5 Minyak Alami yang Kamu Perlu Ketahui untuk Mendapatkan Rambut Sehat

5

Dewasa ini produk minyak rambut yang berlabel ‘natural’ atau “alami” sangat digandrungi oleh masyarakat. Alasannya beragam. Ada yang mungkin tidak suka dengan efek bahan kimia pada suatu produk, ada juga yang hanya ingin coba-coba saja. Patut diketahui bahwa manfaat dari penggunaan minyak natural, efeknya tidak kalah dengan produk minyak rambut yang terbuat dari bahan kimia. Namun kamu pasti bertanya-tanya, dari banyaknya minyak alami yang ada di pasaran, yang mana yang sebaiknya digunakan atau cocok dipakai untuk rambut? dan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan benar? Artikel kali ini akan membahas hal tersebut. 

Minyak rambut alami (natural hair oil) – rekomendasi

Bicara soal minyak rambut alami, pasti ada beberapa nama minyak yang kamu ketahui. Misal, kamu pasti pernah mendengar seputar manfaat minyak kelapa (coconut oil) pada rambut, atau minyak jojoba maupun argan. Minyak natural tersebut sudah dibuktikan oleh penelitian bahwa pengaplikasiaan yang teratur memang bisa meningkatkan kesehatan, tidak hanya kulit saja, tapi juga rambut. Mari kita lihat lebih detail minyak-minyak tersebut.

  • Minyak kelapa (coconut oil) 

Jenis minyak ini tentunya didapat dari kelapa. Minyak kelapa disenangi banyak orang karena mudah ditemukan dan bisa digunakan untuk apa saja. Selain unutk merawat rambut, umumnya minyak kelapa dipakai untuk merawat kulit. Minyak yang juga sering disebut coconut oil ini kaya akan karbohidrat, vitamin dan mineral. Semua senyawa tersebut baik untuk kesehatan rambut. 

Tips:
Minyak kelapa atau coconut oil dijual di pasaran dengan banyak variasi. Mulai dari yang labelnya refined, unrefined, dan extra-virgin. Coconut oil juga diakui sebagai salah satu minyak yang bagus untuk pertumbuhan rambut.

Minyak kelapa (coconut oil) cocok digunakan unutk semua jenis rambut. Terutama unutk rambut kering dan rusak. Minyak ini juga digunakan untuk memulihkan rambut bercabang dan kusut. Tapi, salah satu fungsi utama dari minyak kelapa ini adalah untuk mempercepat pertumbuhan rambut. 

Tips:
Manfaat lainnya dari minyak kelapa adalah bisa melindungi rambut dari kerusakan karena sinar matahari dan memperbaiki rambut rusak. Pemakaian yang teratur bisa membantu rambut dan kulit kepala tetap sehat. Selain itu, coconut oil juga memastikan rambut tetap lembab dan bisa membuat penampilan rambut berkilau. Baunya juga memabut rambut jadi harum. 

Cara menggunakan minyak kelapa juga relatif mudah. Kamu bisa memanaskan minyak kelapa sebentar agar konsistensinya jadi lebih cair dan mudah diaplikasikan. Bila kamu memiliki kulit kepala yang berminyak, aplikasikan pada rambut saja dan hindari pemakaian ke kulit kepala. Bila kamu memiliki kulit kepala kering, gunakan minyak kelapa pada rambut termasuk sampai ke kulit kepala dan akar-akar rambut. Kemuadia diamkan selama 30 menit dan cuci bersih setelahnya menggunakan shampo bebas alkohol. Kamu bisa memakai coconut oil secara rutin selama sekali seminggu untuk menjaga agar rambut tetap sehat dadn berkilau. 

  • Minyak Argan (argan oil)

Selain dikenal dengan nama minyak Argan, jenis satu ini punya nama lain yaitu minyak morrocan. Minyak ini didapat dari ekstrak kacang yang berasal dari pohon argan. Minyak argan atau argan oil kaya akan kandungan asam lemak, antioksidan, dan vitamin E. Bahkan minyak ini juga dikenal sebagai ‘cairan emas’ karena manfaatnya yang besar dan warnanya yang kuning keemasan. 

Tips:
Minyak argan atau minyak morrocan baik digunakan bagi mereka yang punya rambut kasar dan kusut, terutama karena sering diwarnai atau dicat. Selain itu, minyak ini juga cocok untuk rambut yang sering distyle atau rambut yang sering terkena paparan sinar matahari. Rambut ebrminyak juga cocok unutk menggunakan minyak jenis ini. 

Manfaat yang bisa dirasakan dari pemakaian minyak argan adalah perlindungan yang minyak ini berikan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV dan panas matahari. Juga, miyak morrocan bisa membuat rambut tetap lembab dan halus jadi rambut bisa mempertahankan kilaunya. 

Tips:
Karena minyak argan tidak sepekat minyak kelapa, kamu bisa langsung menggunakannya. Selain itu, karena konsistneisnya yang ringan, kamu bisa gunakan jenis minyak ini lebih sering daripada minyak kelapa. Cara menggunakannya gampang. Cukup teteskan beberapa tetes minyak argan pada kedua tanganmu, usap di kedau tangan dengan lembut dan lansung aplikasikan pada rambut. Hindari pengaplikasiaan minyak pada akar rambut. Kamu bisa menggunakan minyak argan (argan oil) ini pada rambut semi-basah maupun rambut kering. 
  • Minyak jojoba (jojoba oil)

Jojoba, atau yang biasa dieja sebagai ho-ho-ba, berasal dari tanaman jojoba. Minyak ini cocok digunakan untuk rambut karena memiliki karakteristik yang sama dengan sebum atau minyak alami yang ada di kulit kepala. Jojoba oil adalah agen pelembab terbaik yang bekerja dari dalam ke luar dengan cara melembabkan rambut dari folikel sampai ke ujung rambut. Selain itu, minyak jojoba juga bersifat anti-bakteri. 

Tips:
Minyak jojoba (jojoba oil) cocok digunakan untuk rambut yang kering dan rusak. Terutama yang memiliki masalah ketombe atau masalah rambut lainnya yang disebabkan oleh kulit kepala yang kering. 

Manfaat lainnya dari minyak jojoba juga untuk mencegah ketombe atau rambut kusut. Karena alami, minyak jojoba bisa digunakan dengan rutin tanpa memberikan efek samping pada rambut. 

Tips:
Ada dua cara kamu bisa menggunakan minyak jojoba ini. Yan gpertama kamu bisa aplikasikan pada rambutmu dari ujung sampai ke kulit kepala dan diamkan selama 30 menit sebelum cuci berish dengan shampo. Yang kedua, kamu bisa aolikasikan pada rambutmu dan biarkan semalaman. Kamu juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak jojoba pada kondisioner saat keramas atau sesudah keramas, kamu bisa aplikasikan pada ujung-ujung rambut saja. 
  • Minyak zaitun (olive oil)

Siapa yang tidak mengetahui manfaat dari minyak zaitun? Minyak satu ini sering digunakan baik dalam memasak bahkan sampai ke perawatan kulit dan rambut. Fungsi utama dari minyak ini adalah melindungi rambut dan keratin dari lingkungan yang merusak. Bila digabungkan dengan jus lemon, olive oil bisa dipakai untuk melawan ketombe. Penggunaan yang rutin bisa membuat rambut tetap lembab 

Tips:
Olive oil bagus digunakan unutk rambut kering, rusak, dan kusut. Rambut yang sering mengalami ketombe juga bisa menggunakan olive oil untuk meredakannya. Karena kaya akan kandungan antioksidan, minyak zaitu atau olive oil akan memperbaiki rambut yang rusak dan melindungi rambut dari radikal bebas. 

Penggunaan olive oil bisa membuat penampilan rambut jadi menarik. Rambut bisa tampak berkilau dan licin. Selain itu bila rambutmu mengalami kerusakan, dengan memakai minyak zaitun atau olive oil secara rutin, rambutmu akan mendapatkan kembali kilaunya dan menjadi lebih sehat. 

Tips:
Cara mengaplikasikan minyak zaitun juga tidak susah. Kami bisa menggunakannya baik pada rambut smei-basah ataupun rambut kering. Gunakan dua sendok makan minyak zaitun dan aplikasikan pada rambut. Kemuadian diamkan selama 30 menit. Setelah itu bersihkan dan cuci dengan air dingin. Tidak perlu menggunakan kondisoner bila sudah menggunakan olive oil. 
  • Minyak biji anggur (grapeseed oil)

Minyak biji anggur didapat dari cara meng-cold-pressed biji anggur. Memiliki banyak kandungan emolien, antioksidan, dan nutrisi memabut minnyak ini popular dan dikenal bagus untuk membantu pertumbuhan rambut. Minyak biji anggur (grapseed oil) memiliki funsi utama dalam memperbaiki rambut rontok dan mempercepat pertumbuhan rambut. 

Tips:
Minyak biji anggur (grapeseed oil) baik digunakan unutk rambut kering, kusut dan rentan terkena ketombe. Selain itu, grapeseed oil sangat ampuh dalam mengatasi masalah rambut rontok 

Grapeseed oil memiliki efek melembabkan yang membuat rambut kuat dan sehat sehingga tidak cepat mengalami kerontokan. Namun manfaat utamanya adalah minyak ini mencegah produksi DHT, hormone yang menyebabkan kerontokan rambut.

Tips:
Bila kamu menggunakannya sebagai pelembab, juga gunakan beberapa sendok makan minyak ini dan diamkan selama 10 menit pada rambutmu. Setelah itu, cuci dengan air dingin dan rambutmu akan terlihat lembab dan berkilau. Bila ingin digunakan unutk mengatasi ketombe, aplikasikan langsung ke kulit kepala agar terserap sampai ke akar rambut. Kamu juga bisa menggunakan dan membiarkan minyak ini meresap pada rambut selama semalaman dan cuci bersih keesokannya. 

Kesimpulan

Minyak yang sudah disebutkan di atas semuanya hampir memiliki fungsi yang sama yaitu unutk menjaga agar rambut tetap sehat dan kuat sehingga tidak mudah terkena masalah ketombe dan kerontokan. Bergantung jenisnya, ada minyak yang memberikan bau ada yang tidak. Bila kamu hanya ingin mendapatkan penampilan rambut yang indah namun tidak memiliki bau minyak, kamu bisa gunakan grapeseed oil, tapi bila kamu juga ingin rambutmu memiliki bau harum, kamu bsia gunakan argan oil atau coconut oil. Karena natural, kamu tidka perlu khawatir minyak di atas memberikan efek samping negatif asalkan kamu mengaplikasikannya dengan tepat dan benar. 

Referensi:

  1. https://www.academia.edu/6773244/27_30_Article_The_Effectiveness_of_Coconut_Oil_Mixed_With_Herbs_To_Promote_Hair_Growth
  2. https://www.researchgate.net/publication/273687487_Hair_Protective_Effect_of_Argan_Oil_Argania_spinosa_Kernel_Oil_and_Cupuassu_Butter_Theobroma_grandiflorum_Seed_Butter_Post_Treatment_with_Hair_Dye

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.