8 Macam Minyak Rambut yang Cocok untuk Rambut Alami

8

Baik bagi kaum pria maupun wanita, rambut adalah salah satu hal yang penting yang menambah daya tarik seseorang. Sama halnya dengan kulit, rambut membutuhkan perawatan yang rutin agar terlihat tetap berkilau, lembut, dan bebas dari ketombe maupun kerontokan. Salah satu cara untuk merawat rambut adalah dengan menggunakan minyak rambut yang cocok untuk rambut alami. 

Ada beberapa jenis minyak rambut yang cocok untuk rambut alami yang bisa digunakan, mari kita bahas satu-persatu 8 macam minyak rambut yang cocok untuk rambut alami yang sudah diakui oleh para ahli dan sering digunakan khalayak umum. 

1.   Jojoba oil (minyak Jojoba)

Jojoba oil atau minyak jojoba sendiri sudah dikenal memiliki banyak khasiat baik untuk kesehatan dan keindahan kulit. Ternyata, minyak satu ini juga baik untuk merawat rambut. Sifatnya yang mudah terserap dan membuat minyak satu ini disukai banyak orang.

Menurut suatu riset, Jojoba oil mampu melembabkan kulit kepala sehingga terbebas dari ketombe dan banyak mengandung Vitamin E serta anti-oksidan yang baik untuk keseluruhan kesehatan rambut.

Tips:

Ada dua cara pengaplikasian Jojoba oil, yang pertama bisa diaplikasikan secara langsung ataupun digabungkan dengan produk perawatan rambut lainnya seperti shampoo atau kondisioner. Bila akan dipakai secara langsung, taruh di telapak tangan dan biarkan 5-10 detik sampai konsistensi lebih cair. Lalu baru gunakan secara merata ke seluruh rambut sampai ke ujung-ujung dan diamkan selama 20 menit. Setelah itu, cuci bersih dengan shampoo dan kondisioner.

Bila ingin digunakan bersama produk lain seperti shampo atau kondisioner, gunakan 3-5 tetes minyak Jojoba dan campurkan pada shampo atau kondisioner sebelum pemakaian. Atau bisa juga menggunakan shampo atau kondisioner yang sudah memiliki kandungan Jojoba oil di dalamnya.

2.   Peppermint oil (minyak peppermint)

Mentol adalah kandungan utama yang terdapat di dalam peppermint oil atau minyak peppermint yang bermanfaat sebagai anti-mikroba dan anti-radang.

Banyak orang menggunakan minyak peppermint ini untuk memperlancar peredaran darah di kepala sehingga bisa mencegah kerontokan rambut. Kerontokan terjadi karena peredaran darah tidak mengalir dengan lancar sampai ke folikel rambut.

Dengan menggunakan peppermint oil, tidak hanya kerontokan rambut yang bisa dicegah tapi juga meningkatkan pertumbuhan rambut. Hal ini sudah dibuktikan melalui sebuah studi.

Tips:

Patut diingat, karena bahan utama dari Pepermint oil atau minyak peppermint ini dari bahan mentol, minyak akan memberikan sensadi dingin saat digunakan. Cara pengaplikasiannya bisa secara langsung ke rambut dengan cara dipijat secara lembut dan biarkan selama 15-20 menit sebelum dicuci dengan shampo dan kondisioner atau bisa dicampurkan ke dalam shampo atau kondisioner yang akan dipakai. Jangan gunakan terlalu banyak cukup 3-5 tetes saja. Hal ini dikarenakan terlalu banyak mentol bisa memberikan sensasi panas.

3.   Olive oil (minyak zaitun)

Minyak satu ini memang sudah dikenal akan khasiatnya baik dalam kesehatan tubuh, kulit, maupun rambut. Memiliki banyak kandungan Vitamin C dan anti-oksidan yang membatu merawat rambut dari masalah kerorontokan, ketombe, dan rambut kusut dan kusam.

Bila rambutmu menderita kerusakan karena berada di bawah sinar matahari terlalu lama, pakailah olive oil untuk memperbaikinya. Selain itu, hasil penelitian juga menyatakan bahwa minyak zaitun atau olive oil ternyata bisa membantu pertumbuhan rambut.

Tips:

Ada banyak cara untuk mengaplikasikan minyak zaitun ini. Namun yang paling popular, biasanya digunakan sebagai masker rambut. Bila ingin membuatnya sendiri, bisa memakai ¼ atau 1/8 cup minyak zaitun. Jangan terlalu banyak agar tidak membuat rambut malah jadi berminyak. Setelah itu letakkan dan diamkan sebentar di telapak tangan agar konsitensinya menjadi lebih encer dan mudah terserap pada kulit kepala. Kemudian aplikasikan pada rambut secara merata, dari akar sampai ujung-ujungnya. Setelah itu, gunakan shower cap dan diamkan selama kurang lebih 15 menit sampai minyak merasuk ke kulit kepala. Terakhir, cuci bersih dengan shampoo dan air hangat beberapa kali. Tidak perlu melakukan perawatan ini setiap hari, sekali seminggu atau dua kali dalam sebulan cukup untuk membuat rambutmu kuat.

4.   Rosemary oil (minyak rosemary)

Biasanya rosemary terkenal digunakan untuk dikomsumsi, namun daun tanaman herbal ini ternyata juga baik digunakan untuk menjaga perawatan rambut. Hampir sama seperti peppermint oil atau minyak peppermint, rosemary oil juga memiliki khasiat untuk memperlancar peredaran darah di daerah folikel rambut dan mencegah kerontokan dan mengurangi uban di kepala.

Selain itu, minyak rosemary juga bisa melembabkan kulit kepala dan mencegah ketombe atau kulit kepala gatal karena kering. Menurut studi, rosemary oil sangat bagus untuk mengatasi alopecia atau kebotakan, terutama pada kaum pria dan membantu pertumbuhan rambut.

Tips:

Untuk penggunaan, bisa mengaplikasikan secara langsung pada rambut secara merata sampai ke ujung-ujung rambut untuk meratakan ujung-ujung yang bercabang. Setelah itu, pijat dengan lembut dan biarkan selama 5-10 menit. Kemudian, cuci bersih dengan shampo. Cara yang kedua bisa dengan dicampurkan pada produk perawatan rambut lainnya seperti shampo atau kondisioner. Tidak perlu terlalu banyak saat menggunakan minyak rosemary atau rosemary oil ini, hanya cukup 2-3 tetes saja dan maksimal sampai dengan 5 tetes.

5.   Coconut oil (minyak kelapa)

Minyak kelapa memang kebanyakan dipakai untuk memasak tapi menurut suatu riset, minyak kelapa juga bagus untuk mengatasi kerusakan yang terjadi pada rambut dan meningkatkan kesehatan keseluruhan rambut mulai dari akar samapai ke ujung-ujung rambut. Selain itu, coconut oil atau minyak kelapa juga berperan penting untuk membuat rambut menjadi lebat, bersinar, lembab, dan halus.

Tips:

Untuk hasil yang maksimal, letakkan coconut oil atau minyak kelapa pada tangan dan usap kedua tangan untuk mencairkan konsistensi minyak. Kemudian aplikasikan pada rambut mulai dari akar sampai ujung-ujungnya. Pijat secara lembut dan biarkan mengering semalaman dan baru cuci bersih keesokkan harinya. Hal ini dikarenakan penggunaan minyak kelapa pada rambut yang belum dicuci bisa mencegah kehilangan protein pada rambut, dan efeknya bekerja lebih efektif dibandingkan dengan sunflower oil (minyak biji bunga matahari) ataupun mineral oil.

6.   Tea Tree oil

Minyak satu ini memang kalah popular dibanding dengan coconut oil, olive oil, ataupun rosemary oil. Namun, tea tree oil juga memiliki banyak khasiat untuk merawat agar rambut tetap sehat. Tea tree oil memberikan banyak nutrisi pada kulit kepala dan membuat agar kulit kepala tetap lembab. Berdasarkan hasil penelitian, 5% kandungan tea tree oil dalam shampoo bisa mengatasi masalah ketombe.

Tips:

Bila rambutmu sedang mengalami masalah ketombe, gunakan shampoo yang mengandung bahan tea tree oil 5% dan aplikasikan pada rambut dan diamkan selama 3 menit sebelum dibilas. Lakukan setiap hari selama 4 minggu untuk hasil yang maksimal. Kalau rambutmu sehat, bisa menggunakan rasio 1 banding 10 dicampur dengan minyak lain seperti minyak rosemary atau zaitun. Untuk hasil yang maksimal, gunakan setiap hari.

7.   Grapeseed oil (minyak biji anggur)

Sudan banyak dibuktikan bila minyak biji anggur atau grapeseed oil baik untuk kesehatan tubuh dan kulit. Seraya waktu berjalan, peneliti juga menemukan bahwa minyak biji anggur (grapeseed oil) atau minyak yang berasal dari tanaman, biasanya memiliki banyak kandungan bahan yang bisa melembabkan kulit.

Kebanyakan orang menggunakan minyak satu ini untuk merapikan rambut yang kusut maupun untuk melembabkan kulit kepala. Kelebihan lain minyak biji anggur atau grapeseed oil ini dibanding jenis minyak dari tanaman lainnya adalah konsistensinya yang ringan sehingga saat diaplikasikan tidak membuat rambut berasa berminyak.

Suatu studi penelitian di Jepang juga menemukan bahwa grapeseed oil bisa membantu mempercepat pertumbuhan rambut. Selain studi dan hasil riset, banyak juga pengalaman orang-orang yang membenarkan bahwa pemakaian minyak biji anggur secara teratur bisa menumbuhkan rambut dalam waktu 6 minggu dan dalam waktu 4 bulan, rambut sudah cukup lebat untuk ditata. 

Tips:

Cara pemakaiannya hampir sama dengan tea tree oil, yaitu bisa langsung diaplikasikan pada rambut bila rambutmu dalam keadaan sehat. Atau bisa membeli shampo yang mengandung bahan grapeseed oil. Ada juga yang membuat campuran grapeseed oil dengan jojoba oil, peppermint oil, dan eucalyptus oil untuk membantu pertumbuhan rambut dan membuat kulit kepala lembab. 

8.   Argan oil (minyak argan)

Mungkin minyak argan terdengar asing di telinga banyak orang. Bisa jadi tidak semua orang, yang bahkan memakai minyak ini tahu apa itu sebenarnya argan. Jadi minyak argan ini didapat dari biji pohon argan yang asalnya dari barat daya Maroko. Sama seperti minyak biji anggur atau grapeseed oil, argan oil atau minyak argan ini konsistensinya ringan dan memiliki banyak kandungan bahan-bahan yang bisa melembabkan kulit kepala.

Bagi kamu yang sering mewarnai rambut, bisa jadi rambutmu berasa kering dan bercabang. Namun jangan khawatir, ada suatu riset yang menunjukkan bahwa pemakaian teratur minyak argan bisa merawat kerusakan rambut yang terjadi karena sering diwarnai atau dicat.

Selain itu, minyak ini juga efektif tidak hanya dalam memperbaiki kerusakan rambut lainnya yang disebabkan karena paparan berlebih sinar UV matahari tapi juga bersifat sebagai pelindung dari sinar matahari untuk rambut.

Tidak hanya sampai di situ, minyak yang asalnya dari biji pohon argan ini juga bisa mempercepat pertumbuhan rambut. Banyak orang yang menggunakan minyak argan atau argan oil secara teratur mengatakan bahwa rambut mereka menjadi lebih sehat, bersinar, dan lebat.

Tips:

Seperti olive oil atau minyak zaitun yang ada beberapa macam, minyak argan juga sama. Ada yang “pure”, ada yang “roasting”. Bedanya, yang “pure” berarti tidak melalui banyak proses sedangkan yang “roasting”, minyak sudah diproses terlebih dahulu dengan dipanaskan. Hal itu bisa menghancurkan asam lemak bagus di dalam komposisi argan oil yang beermanfaat untuk menghidrasi kulit kepala. Jadi bila akan membeli, pastikan yang labelnya “100% pure”.

Cara pemakaiannya ada beberapa cara, bisa 1) dijadikan masker rambut, 2) membeli shampoo dengan kandungan minyak argan atau dicampurkan ke shampo secara manual, 3) digunakan sebagai pengganti kondisoner, 4) diaplikasikan sebagai styling product

1) BIla ingin dijadikan masker rambut, bisa teteskan 8-10 tetes minyak dan usapkan secara merata pada rambut dan kulit kepala. Setelah itu, pijat dengan lembut selama 10 menit. Kemudian tutupi dengan handuk dan biarkan semalaman. Keseokan harinya cuci bersih dan tata rambut seperti biasa.

2) Bila tidak ingin atau tidak bisa menemukan shampo yang berkandungan argan oil, bisa dicampurkan secara manual. Tambahkan 1-2 tetes minyak argan pada shampo yang akan kamu gunakan. Setelah itu aplikasikan dan cuci bersih seperti biasa. Lakukan setiap 2-3 hari sekali.

3) Kalau ingin menggunakan argan oil atau minyak argan sebagai pengganti kondisioner, kamu tinggal ganti saja kondisioner yang biasa kamu pakai dengan minyak ini. Setelah keramas dan mengeringkan rambut, ambil 2-3 tetes minyak argan dan usapkan secara merata pada rambut. Biarkan kering dan tata rambut seperti biasa.

4) Bila rambutmu cepat kusut, bisa menggunakan minyak dari biji pohon argan untuk membuat rambut lebih bersinar. Caranya mudah, cukup ambil 2-3 tetes minyak argan pada tangan dan usapkan secara merata pada rambut. Jangan aplikasikan pada kulit kepala. Setelah itu, tata rambutmu seperti biasa. Cara ini juga ampuh untuk memberikan perlindungan dari sinar matahari berlebih pada rambut apalagi bila kamu tipe outdoor.

Kesimpulan

Jenis minyak rambut yang cocok untuk rambut alami minyak dibahas di atas memang bisa membantu merawat rambut melawan ketombe, bisa menghidrasi dan melembabkan kulit kepala, memberikan nutrsi yang diperlukan rambut, dan mempercepat pertumbuhan rambut. Semua manfaat yang sudah disebutkan bisa membuat rambut jauh lebih sehat. Hal itupun sudah dibuktikan melalui hasil riset, penelitian, dan studi kasus, jadi bisa dipercaya.

Namun kembali lagi, perlu pemakaian yang teratur dan kesabaran dalam pengaplikasian agar perawatan rambut dengan minyak-minyak yang sudah dijelaskan di atas berhasil dan perubahan baik yang didapat juga bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama.

Patut diingat, seberapa banyak tetes minyak yang perlu digunakan, harus disesuaikan dengan panjang dan tebal rambut. Jadi hindari pemakaian yang berlebihan agar terhindar dari masalah kulit kepala berminyak dan masalah kerusakan rambut lainnya.

Referensi

  1. https://www.sidemast.org/download/sidemast_20140401124048.pdf#page=137
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4289931/
  3. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0129578
  4. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22517595/
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12715094/
  6. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12451368/
  7. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4988453/
  8. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10084307/
  9. https://www.researchgate.net/publication/273687487_Hair_Protective_Effect_of_Argan_Oil_Argania_spinosa_Kernel_Oil_and_Cupuassu_Butter_Theobroma_grandiflorum_Seed_Butter_Post_Treatment_with_Hair_Dye

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.