6 Tips yang Perlu Kamu Ketahui Untuk Mengotrol Minyak pada Kulit Wajah

6

Memiliki wajah berminyak tentunya ada baik dan buruknya. Keunggulan memiliki wajah yang berminyak adalah kulit wajah tidak cepat mendapatkan keriput atau garis-garis halus tanda penuaan. Kekurangannya, kulit berminyak membuat kulit wajah tampak kusam. Tapi jangan khawatir, ada tips-tips yang bisa kamu lakukan unutk mengurangi kadar minyak berlebih pada kulit wajah. Tapi sebenarnya apa ya alasan kulit wajah bisa jadi berminyak? Artikel di bawah ini akan membahas alasan kulit wajah berminyak bserta caranya mengatasi kadar minyak alami (sebum) berlebih pada kulit wajah.

Penyebab kulit wajah jadi berminyak 

Minyak alami di wajah (sebum) itu umum. Semua orang pasti memiliki minyak alami di wajah, bedanya kadar minyak pada setiap orang berbeda. Ada orang yang memiliki kadar sebum atau minyak alami pada wajah yang tinggi, tapi ada juga yang sedikit

Tips:
Kulit wajah yang memiliki kadar minyak yang tinggi sering disebut sebagai kulit wajah berminyak, sedangkan kulit yang memiliki sedikit kadar minyak alami (sebum) disebut kulit kering. Ada juga jenis kulit kombinasi yang beberapa area pada wajah berminyak namun area lainnya ternyata kering. 

Minyak alami (sebum) ini diproduksi oleh kelenjar sebaseous dan kelenjar inilah yang mengatur banyak sedikitnya produksi sebum. Sebenarnya kulit memang butuh minyak untuk menjaga agar kulit wajah tetap lembab dan terhidrasi. Pada beberapa orang, kelenjar sebaseous ini memproduksi terlalu banyak minyak. Hal inilah yang akhirnya membut kulit wajah tampak mengkilat dan berminyak. 

Memiliki kulit berminyak memang ada sisi baik dan sisi negatifnya. Sisi baiknya, kulit berminyak membuat kulit wajah tidak cepat memberikan tanda-tanda penuaan berupa garis-garis halus tapi negatifnya, kulitmu tampak kusam dan berkilat. Selain itu, minyak yang berlebih juga kerap kali menimbulkan masalah jerawat. Alasannya, karena sebum yang berlebih bisa menyumbat pori-pori dan bila sebum ini bercampur dengan sel kulit mati, bisa membuat jerawat tumbuh subur. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa kulit seseorang bisa berminyak:

  • Genetik
  • Usia
  • Lingkungan tempat tinggal
  • Pori-pori besar
  • Menggunakan produk perawatan kulit yang salah
  • Menggunakan skincare secara berlebihan
  • Tidak menggunakan pelembab wajah

Faktor yang sudah disebutkan di atas merupakan faktor umum yang bisa menyebabkan seseorang memiliki kulit berminyak. Dari faktor-faktor di atas, ada yang memang di luar control kita tapi ada juga yang sebenarnya bisa kita upayakan semisal, kita bisa memilih produk perawatan kulit yang tepat sehingga tidak membuat kondisi wajah berminyak jadi lebih berminyak. Selain harus tepat memilih produk, perlu juga melakukan langkah-langkah lainnya untuk menghilangkan minyak pada wajah.

Cara menghilangkan minyak pada wajah

Faktor-faktor seperti genetic, usia, ataupun memiliki pori-pori besar tentunya tidak bisa kamu ubah. Namun kamu bisa mengubah faktor-faktor lainnya seperti gaya hidup dan produk perawatan kulit atau skincare yang digunakan. Berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan unutk menghilangkan atau mengurangi produksi minyak pada wajah:

  • Rajin melakukan rutin perawatan kulit

Salah satu cara untuk menghilangkan atau mengurangi kadar minyak pada wajah adalah dengan menggunakan produk perawatan kulit (skincare) yang mengandung sulfur, salicylic acid, niacimide, atau tea tree oil. Keunggulan bahan-bahan tersebut (BHA) adalah bisa melarutkan kelebihan sebum pada permukaan kulit.

Tips:
Selain bahan-bahan di atas, glycolic acid juga bisa digunakan. Zat yang satu ini fungsinya hampir sama seperti bahan-bahan di atas namun kelebihannya glycolic acid dapat meningkatkan keseluruhan warna dan tekstur kulit. 

Setelah pemakaian produk perawatan yang mengandung bahan-bahan yang sebutkan di atas, jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembab. Saat memilih pelembab, penting unuk memilih yang bebas minyak. 

  • Cuci muka dengan benar

Saat kulitmu berminyak, biasanya kamu pasti ingin terus cuci muka. Namun, ini tidak baik. Terlalu sering mencuci muka malah bisa memperparah kondisi kulit. Pembersihan yang berlebihan bisa menghilangkan seluruh minyak alami (sebum) pada kulit wajah dan hal ini malah memicu kelenjar sebaseous unutk memproduksi lebih banyak minyak

Tips:
Andrea Pfeffer, Founder of Pfeffer Sal, menyarankan agar pemilik kulit berminyak unutk menggunakan krim atau pembersih berbahan susu. Alasannya karena produk tersebut bisa mengangkat kotoran tanpa menganggu fungsi pelindung dan tingkat kelembapan alami kulit. 
  • Tetap memakai pelembab

Alasan lainnya kenapa wajah jadi berminyak bisa dikarenakan karena kulit mengalami dehidrasi. Bila kulit dehidrasi, produksi minyak akan meningkat unutk mengimbanginya. Initnya, kulit berminyak akan jadi lebih berminyak bila kulit wajah kurang hidrasi. Itulah sebabnya biarpun wajahmu berminyak, kamu teta harus menggunakan pelembab. Namun carilah pelembab yang bebas minyak dan bersifat non-comedogenic. 

  • Gunakan clay mask

Clay mask bekerja seperti spons yang menyerap semua kotoran yang ada pada permukaan kulit. Selain kotoran, clay mask juga bisa menyerap minyak berlebih pada wajah dan memastikan agar pori-pori kulit tidak tersumbat

  • Atur pola makan

Menurut para ahli, ada kalanya masalah kulit berminyak terletak pada jenis makanan yang kita konsumsi. Ada baiknya bagi kamu yang memiliki kulit wajah berminyak, hindari mengkonsumsi produk gula dan susu karena produk tersebut bisa meningkatkan produksi minyak pada kulit wajah. 

Tips:
Selain menghindari produk gula dan susu, kekurangan seng, vitamin B dan Omega 3 juga bisa membuat kulit wjaah memproduksi lebih banyak minyak. Perbanyak makan makanan yang mengandung seng seperti pada kacang-kacangan, kerang and polong-polongan. 
  • Memiliki gaya hidup yang seimbang

Produksi minyak berlebih juga bisa dikarenakan oleh fluktuasi atau naik turunnya hormon. Hormon khusus yang disebut Androgen membuat produksi minyak jadi berlebihan. Umumnya androgen meningkat saat seseorang berada dalam siklus haid, PCOS, pubertas, kehamilan, dan menopause. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi antara peningkatan hormon androgen dengan produksi sebum berlebih.

Kondisi ini tidak bisa kamu control jadi kamu bisa menyeimbangkannya dengan cara tidur yang cukup dan bisa mengatasi stress.  Itu tadi beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi minyak di wajah. Ingat, kulit wajah tetap membutuhkan minyak jadi jangan terlalu sering juga mencuci wajah. Kalau berlebihan, kulit malah akan memproduksi lebih banyak minyak lagi dan membuat wajah berminyak jadi lebih berminyak.

Kesimpulan

Setiap kulit wajah pasti memiliki kadar minyak. Namun kadar miyak di wajah masing –masing orang jelas berbeda. Ada yang sedikit dan ada juga yang banyak. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenapa seseorang memiliki lebih banyak kadar minyak (sebum) pada kulit wajah daripada orang lain seperti, faktor keturunan ataupun faktor karena salah memakai produk perawatan kulit (skincare).

Memang tidak ada yang bisa dilakukan dengan faktor keturunan, namun faktor lainnya karena gaya hidup dan pemilihan produk perawatan bisa diupayakan. Kamu bisa melakukan rutin perawatan wajah seperti mencuci muka dua kali sehari dan menggunakan pelembab yang bebas minyak dan berlabel non-comedogenic. Selain itu, kamu juga bisa mengatur pola makan dan gaya hidup.

Para ahli sudah membuktikan melalui riset bahwa ada kaitannya antara produksi minyak berlebih dengan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.  Selain itu, stres yang berlebih juga bisa memicu produksi hormon Androgen. Hormon ini yang bertanggung jawab dalam mengatur dan mengontrol produksi minyak alami (sebum). Bila stres meningkat, kadar hormon ini juga meningkat.

Bagi wanita, hormon Androgen ini akan meningkat terutama saat dalam siklus haid, PCOS, kehamilan, dan menopause, jadi bisa mulai merawat diri sesaat mau memasuki masa tersebut.  Kadar minyak berlebih pada kulit wajah bisa menyumbat pori-pori. Bila bercampur dengan sel kulit mati, kotoran, dan debu, sangat mungkin untuk menimbulkan masalah jerawat. Kamu juga bisa atasi masalah ini dengan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung salicylic acid, niacimide, tea tree oil, dan glycolic acid.

Bahan-bahan tersebut bisa melarutkan minyak alami wajah (sebum) beserta dengan sel kulit mati, memastikan agar pori-pori kulit tidak tersumbat. Glycolic acid juga bisa meningkatkan keseluruhan warna dan tekstur kulit. Jadi, saat mencari produk perawatan unutk kulit berminyak pastikan kamu membeli yang formulanya memang dikhususkan untuk kulit berminyak dan mengandung BHA.  

Referensi:

  1. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24641601/
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1360273/
  3. https://pfeffersal.com/andrea-pfeffer

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.