Aloe Vera (Lidah Buaya) – 7 Manfaat yang Perlu Kamu Ketahui dan Cara Penggunaannya

A

Dewasa ini banyak sekali produk kecantikan maupun kesehatan yang menggunakan produk Aloe Ve atau yang juga sering dikenal sebagai Lidah Buaya. Hal ini tidak mengejutkan karena banyak manfaat yang bisa dirasakan dari tanaman satu ini baik itu dari luar ataupun dari dalam dengan cara dikomsumsi. Sebelum kita membahas apa saja manfaat Aloe Vera atau Lidah Buaya pada kulit, mari kita kenal lebih lanjut apa itu Aloe Vera.

Aloe Vera (lidah buaya) – apakah itu?

Aloe Vera atau yang sering dikenal sebagai lidah buaya adalah tanaman herbal yang sudah dipercaya bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan maupun kecantikan. Tanaman ini juga sering digunakan sebagai bahan obat traditional oleh orang-orang dari jaman dahulu.

Tahukah kamu?
Tanaman ini sendiri berasal dari Mediteranina, namun sekarang Aloe Vera sudah banyak dikembangbiakkan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan. Aloe Vera sendiri sering disebut sebagai “Miracle Plant” atau “Tanaman Mujarab” karena manfaatnya yang besar, baik bagi kesehatan maupun untuk kecantikan.

Tanaman ini sendiri berasal dari Mediteranina, namun sekarang Aloe Vera sudah banyak dikembangbiakkan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan. Aloe Vera sendiri sering disebut sebagai “Miracle Plant” atau “Tanaman Mujarab” karena manfaatnya yang besar, baik bagi kesehatan maupun untuk kecantikan.

Ekstrak lidah buaya sendiri yang berbentuk gel bening sering digunakan sebagai salep, sabun, sampo, lotion, ataupun krim wajah untuk mengobati masalah kulit tertentu maupun untuk pelembab dan hidrasi kulit. Selain itu, Aloe Vera juga sering dikomsumsi baik dalam bentuk makanan maupun minuman yang baik untuk kesehatan dan tentunya juga berasa enak dan menyegarkan.

Sekilas fakta tentang Aloe Vera

Manfaat Aloe Vera (lidah buaya) pada kulit

Banyak orang pasti sudah tahu kalau Aloe Vera atau lidah buaya punya banyak manfaat untuk kulit. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya ragam produk kosmetik atau kecantikan mulai dari lotion, krim, sabun, sampo, dll yang mengandung ekstrak Aloe Vera. Namun tidak banyak orang yang benar-benar tahu ragam manfaat yang ditawarkan oleh tanaman tropis satu ini. Yuk, kita simak 7 manfaat lidah buaya untuk kulit di bawah ini:

1.   Mencegah penuaan dini (Anti-Aging)

Seiring bertambahnya usia, garis-garis halus atau kerutan pasti timbul. Terutama pada daerah wajah. Hal ini disebabkan karena kulit yang menua kehilangan banyak dari elatisitas dan kelembapannya. Tapi jangan khawatir, dengan menggunakan lidah buaya, kamu bisa mencegah penuaan dini dan mengurangi kerutan pada wajah, Menurut sebuah studi, tanaman ini juga tinggi akan kandungan anti-oksidan yang dapat meregenerasi sel dan mengangkat sel kulit mati.

2.   Penyembuh luka

Lidah buaya sudah dikenal khalayak umum akan cooling effectnya. Sebuah studi menegaskan karena Aloe Vera meningkatkan kinerja dari sintesa glycosaminoglycan (GAGs) dan jumlah kolagen yang berperan penting dalam menyembuhkan luka dan bagus untuk meredakan rasa sakit karena luka bakar.

3.   Pelembab dan Penghidrasi alami

Karene habitat alami tanaman ini di daerah beriklim tropis, Aloe Vera menyimpan sejumlah besar air agar tidak kering. Karena kemampuan inilah, tanaman ini bisa tetap tumbuh subur pada daerah yang panasnya intens. Jadi jangan heran bila kamu sering menemui produk pelembab atau penghidrasi kulit yang menggunakan lidah buaya. Pemakaian yang teratur bisa membuat kulit wajahmu segar, tidak kusut, dan tetap elastis. 

4.   Mengurangi Inflamasi atau peradangan

Anti-oksidan yang ada dalam lidah buaya tidak hanya baik untuk menangkal radikal bebas tapi juga bisa untuk mengatasi inflamasi atau peradangan. Menurut sebuah riset, Aloe Vera atau lidah buaya ini juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar atau luka karena sengatan matahari. Namun patut diingat, Aloe Vera bukan pengganti sunscreen atau tabir surya ya.

5.   Mengurangi stretch mark

Ketika kulit merenggang atau mengendur, seperti selama kehamilan atau kenaikan dan penurunan berat badan yang drastis, elastisitas kulit pasti berkurang. Hal ini menimbulkan tanda-tanda peregangan yang menyerupai kerutan yang lebih sering disebut stretch mark. Bekas tersebut memang susah hilangnya namun bisa diatasi dengan menggunakan sabun yang berbahan dasar Aloe Vera.

6.   Meredakan dan membasmi jerawat

Bila kulitmu cenderung berjerawat, kamu bisa menggunakan sabun, krim, toner, atau lotion yang mengandung ekstrak lidah buaya. Karena sifatnya yang menyejukkan kulit, Aloe Vera bisa dengan ampuh meeredakan jerawat yang meradang apalagi bila digunakan bersama dengan bahan pemberantas jerawat lainnya. Hal ini sudah dibuktikan oleh riset jadi tidak perlu ragu.

7.   Bersifat anti-bakteri dan anti-septik

Selain anti-oksidan, lidah buaya juga memiliki sifat anti-bakteri dan anti-septik. Menurut studi, Aloe Vera biasa digunakan untuk mengobati berbagai macam jenis jerawat dan luka bakar.

Tahukah kamu?
Menurut sebuah studi, penggunaan Aloe Vera secara oral atau dikomsumsi bisa membantu mempercepat penyembuhan luka, mengurangi dan memperkecil papilloma serta sel kanker kulit.

Efek samping dari menggunakan Aloe Vera (lidah buaya)?

Secara umum sendiri, Aloe Vera dinilai aman baik untuk dikonsumsi ataupun digunakan sebagai krim, lotion, ataupun produk kosmetik lainnya. Tapi memang menurut studi, ada beberapa kasus dimana pengguna yang memiliki reaksi kulit yang sensitif mengeluarkan reaksi negatif terhadap produk lidah buaya. Reaksi alergi tersebut biasanya ditandai dengan rasa gatal dan kemerahan. Hal ini terkadang terjadi bila menggunakan Aloe Vera gel yang murni tanpa dicampur dan dalam jumlah yang banyak. Zat yang bernama Anthraquinones inilah yang memberikan reaksi alergi pada kulit. Bila ini terjadi, segera hentikan pemakaian dan bilamana kondisi memburuk segera konsultasikan dengan dokter kulitmu.

Perlu diketahui:
Penggunaan lidah buaya pada ibu hamil atau yang sedang menyusui lebih baik tidak dihindari. Memang tidak ada efek khusus atau studi soal ini. Peirngatan ini hanya bersifat mencegah saja.

Cara mengambil dan memetik Aloe Vera (lidah buaya)

Jika kamu punya tanaman lidah buaya atau Aloe Vera di pekarangan rumahmu, kamu bisa mengambil dan memetik sendiri. Caranya juga relatif mudah. Bila kamu ingin menggunakan tanaman ini untuk gel atau jus, pastikan memilih yang sudah cukup matang atau dewasa agar mendapat manfaat penuh dari bahan-bahan aktif yang terkandung dalam Aloe Vera.

Bila kamu memiliki banyak tanaman Aloe Vera dan lumayan sering memetiknya, jangan mengambil dari satu tanaman terlalu sering. Pastikan ada jarak beberapa minggu sebelum memetik lagi atau bisa melakukan rotasi pada tanaman lidah buaya lainnya yang kamu miliki. Berikut caranya mengambil Aloe Vera:

·  Ambil sekitar 3-4 helai sekaligus. Pilih yang bagian dagingnya tebal.

·  Pastikan daunnya dalam keadaan sehat, maksudnya tidak diselimuti lumut atau ada kerusakan pada bagiannya.

·  Saat akan memotong, potong dekat dengan batangnya. Hal ini dikarenakan zat nutris yang bermanfaat ada pada bagian paling dasar dari daun

·  Jangan memotong sampai akarnya.

·  Setelah dipotong, cuci bersih dan keringkan

·  Buang bagian yang berduri dengan pisau secara hati-hati.

·  Gunakan pisau atau bisa juga dengan jari tangan untuk meisahkan kulit luar Aloe Vera dengan gel yang ada di dalamnya. Gel itulah yang akan kita pakai nantinya.

·  Saat memotong, biasanya keluar cairan kuning. Cairan kuning itu getah dari lidah buaya yang sering disebut Aloe Vera latex. Memang tidak berbahaya tapi bisa memberikan rasa gatal di kulit bagi yang memiliki kulit sensitif. Karena itu, untuk kamu yang memiliki kulit sensitif, disarankan untuk menggunakan sarung tangan saat proses ini.

·  Ambil daging lidah buaya yang berupa gel yang ada di dalamnya dan simpan. Bisa dipotong kotak-kotak atau diiris panjang-panjang sesuai kemauan.

Tips:
Bila kamu ingin tekstur yang lebih lembut, barangkali untuk digunakan sebagai salep alami, bisa setelah dipotong, dimasukkan ke blender dan disaring.

Cara penggunaan fresh Aloe Vera (lidah buaya)

Bila kamu ingin menggunakan Aloe Vera atau lidah buaya sebagai produk kecantikan, bisa ikuti resep di atas. Namun bila ingin dikonsumsi sebagai jus atau dimakan begitu saja juga boleh.

Untuk membuat jus Aloe Vera, gunakan 1 cup cairan (bisa air atau soda, sesuai selera) untuk setiap 2 sendok teh lidah buaya. Bisa juga menambahkan buah-buahan segar untuk diblender atau boleh juga dijadikan es buah dengan potongan Aloe Vera.

Kalau ingin menyimpan Aloe Vera, caranya mudah. Masukkan gel lidah buaya pada wadah yang kedap lalu masukkan ke dalam kulkas (bisa tahan sampai 1 minggu). Bila ingin disimpan lama, bisa dimasukkan ke dalam freezer. Bila berupa cairan, bisa menambah Vitamin C (500gr)  ke dalam cairan gel Aloe Vera (400ml) sebelum dimasukkan ke kulkas agar awet sampai 2 bulan.

Kesimpulan

Aloe Vera atau Lidah buaya tidak hanya bagus untuk kesehatan tubuh tapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Selain bisa mengecilkan papilloma, mengobati luka bakar, dan mempercepat penyembuhan luka. Dalam dunia kecantikan, sudah menjadi rahasia umum bila tanaman tropis satu ini memiliki kadar anti-oksidan dan nutrisi yang bermanfaat untuk mencegah penuaan dini.

Karena memiliki sifat pelembab dan penghidrasi alami, Aloe Vera juga efektif untuk melembabkan kulit kering dan menambah elastifitas pada kulit sehingga bisa mencegah timbulnya keruta pada kulit wajah. Lidah buaya juga dikenal sebagai anti-bakteri dan anti-septik alami yang sudah dibuktikan menurut riset kalau penggunaan yang teratur dan bersamaan dengan bahan-bahan pembasmi jerawat lainnya, bisa mengatasi berbagai macam jerawat termasuk meredakan jerawat yang meradang.

Bila tidak suka ribet dan lebih memilih menkonsumsi Aloe Vera, bisa dijadikan jus atau campuran untuk es buah. Manfaat yang ada tetap bisa dirasakan. Kalau ingin disimpan di lemari es atau freezer, pastikan disimpan dalam wadah yang kedap. Saat dijadikan jus, tambahkan Vitamin C di dalamnya agar bisa awet sampai 2 bulan dalam lemari es.

Biarpun tidak ada efek samping yang berbahaya, ada beberapa kasus tertentu dimana orang yang memiliki kulit sensitif menunjukkan gejala alergi seperti gata-gatal dan kemerahan. Bila itu terjadi, segera hentikan pemakaian dan kalau perlu konsultasikan pada dokter kulit. Pemakaian pada ibu hamil dan yang sedang menyusui juga tidak disarankan.

Banyaknya enzim dan vitamin yang ada dalam Aloe Vera membuat tanaman tropis satu ini disukai banyak kalangan dan dijadikan banyak sekali bahan untuk produk kecantikan. Bila kamu belum pernah mecoba menggunakan Aloe Vera, setelah membaca artikel ini, kamu bisa mencobanya.

Refrensi

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525/#:~:text=Aloe%20vera%20gel%20can%20not,and%20thereby%20promote%20wound%20healing.&text=Scientific%20studies%20have%20shown%20that,of%20the%20gel%20is%20water.
  2. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19218914/
  3. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.3109/09546634.2013.768328
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525/
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19218914/
  6. https://www.naturalmedicinejournal.com/journal/2012-09/aloe-vera-gel-research-review

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.