Apa Itu Acne Vulgaris? Penyebab dan Tips Perawatan

A

Risih rasanya bila memiliki wajah berjerawat. Rasanya harus pegang jerawat yang ada di wajah biar cepat hilang. Jangan gegabah dalam menangani jerawat, di bawah ini akan dikupas tuntas bagaimana menghilangkan jerawat dengan aman. Jerawat (Acne Vulgaris) adalah penyakit kulit yang dikenal dengan sebutan jerawat. Jerawat diketahui dialami oleh 90% orang dari semua ras di seluruh dunia.

Jadi, pasti setiap orang hampir pernah mengalaminya. Setidaknya sekali dalam seumur hidup. Kebanyakan jerawat dialami oleh remaja dan dewasa muda. Terutama mereka yang berusia 12-24 tahun. Mereka mulai menderita jerawat ringan hingga level yang parah dan membandel.

 Menurut Dokter Dermatologis, Davin Lim, Australia berkata:

Jerawat adalah bagian dari hidup. Kebanyakan pasien akan sembuh dari kondisi ini di usia awal 20-an tanpa memerlukan perawatan dan prosedur yang serius. Namun, beberapa pasien bisa berjerawat terus menerus dan perlu berkonsultasi dengan dokter yang tepat.” 

Di artikel ini akan diberi wawasan dan informasi seputar Acne Vulgaris (Jerawat). Tentang apa saja penyebabnya, perawatan, dan tips menyembuhkannya. 

Apa itu Acne Vulgaris?

Acne vulgaris adalah istilah medis dari jerawat. Penyakit kulit yang terjadi karena penyumbatan unit pilosebasea (kelenjar sebaceous di dasar folikel rambut) dengan sel kulit mati, bakteri, dan sebum.

 Jerawat sering terjadi pada seseorang ketika mereka mencapai masa pubertas. Karena di saat ini kelenjar sabeceous sedang mengalami masa aktif. Biasanya karena perubahan hormonal, sehingga menghasilkan minyak berlebih dan menyebabkan jerawat.

Menurut penelitian terbaru oleh AAD (American Academy of Dermatology), jerawat adalah penyakit kulit yang kronis yang paling umum di Amerika Serikat. Ada hampir 50 juta orang. Dan jerawat paling sering terjadi pada remaja dan dewasa muda yang bertahan hingga di usia 30-an dan 40-an.

Sedangkan di Indonesia, penderita acne vulgaris mencapai 90% di tahun 2009. Terjadi pada perempuan usia 14-17 tahun dan laki-laki usia 16-19 tahun. Tetapi pada usia 30-40 tahun juga masih ada yang mengalaminya. Jadi ini adalah fenomena wajar dan umum.

Jerawat paling umum bersarang di wajah. Namun, jerawat tidak sebatas di wajah saja, tetapi juga di area dada, punggung atas, leher, dan lengan atas. Penyebabnya adalah banyaknya folikel sebaceous di area tersebut.

Jerawat non-inflamasi dan lesi inflamasi: 

Lesi Non-Inflamasi: Terdiri dari komedo terbuka atau tertutup, baik komedo putih dan hitam, dan belum ada peradangan.

 Komedo Putih: Komedo putih menyumbat di bawah permukaan kulit, kemudian berkembang menjadi benjolan di bawah kulit yang disebut dengan komedo tertutup. Komedo ini tidak muncul di permukaan kulit.

Komedo Hitam: Komedo hitam lebih tampak di permukaan. Komedo yang ada di permukaan kulit berubah warna menjadi hitam yang disebabkan oleh interaksi melamin dengan oksigen yang teroksidasi (atau udara luar yang kotor).

Lesi Inflamasi: Terdiri dari Nodul, Papula, dan Pustula.

Nodul: Merupakan lesi yang menyakitkan dan besar dan merupakan benjolan paling parah. Sering dikenal dapat memberikan rasa sakit dan nyeri ketika terluka.

Papula: Merupakan benjolan berwarna merah muda dan lembut ketika disentuh.

Pustula: Benjolan yang berisi nanah, di mana ujung benjolan itu berwarna putih atau sedikit kekuningan.

Apa Penyebab Acne Vulgaris (Jerawat)?

Ada empat faktor utama yang menyebabkan timbulnya jerawat: 

1. Hiperproliferasi: merupakan istilah untuk pelepasan kulit mati yang tidak teratur.

2. Produksi Sebum Berlebih: yakni ketika produksi minyak berlebih oleh kelenjar sebaceous

3. Pertumbuhan Bakteri di Wajah: Infeksi dan pertumbuhan bakteri pada wajah yang jarang dibersihkan

4. Peradangan: Peradangan di wajah dapat menimbulkan jerawat.

Salah satu dari keempat faktor di atas dapat memicu reaksi pembentukan jerawat. Berikut keterangan bagaimana jerawat bisa terbentuk:

Produksi sebum diatur oleh hormon seperti Androgen, yang dapat merangsang pembesaran kelenjar sebaceous dan meningkatkan produksi minyak. Ketika hal ini dibiarkan, maka produksi minyak berlebih itu menimbulkan pertumbuhan bakteri yang disebut Propionibacterium acnes (P. acnes). Yakni bakteri gram positif dan anaerobik yang lambat pertumbuhannya, dapat memicu pertumbuhan jerawat.

Bakteri kemudian mengeluarkan protein atau enzim yang memecah sebum. Ini yang memicu folikel sebasea dan berkembang menjadi komedo, kemudian menyumbat sel kulit mati dan sebum. Folikel sebasea yang dipicu ini melepaskan zat inflamasi dan faktor kemotaktik yang memungkinkan sel darah putih datang ke area ini untuk melawan dan membunuh bakteri ini.

Ketika sel-sel bakteri ini mati dan tidak terkelupas, mereka akan bergabung dengan minyak dan sel kulit mati. Kemudian membentuk nanah & pembengkakan yang mengarah pada pembentukan Pustula dan Nodul tersebut.

Perawatan Jerawat dan Pengobatan

 Ada beberapa produk yang bebas dijual dengan label produk OTC (Over The Counter) dan bisa diobati dengan pengobatan rumahan. Metode ini akan membantu mencegah jerawat secara efektif dan membantu memudarkan bekas jerawat.

Perawatan Dengan Obat Dijual Bebas di Pasaran (OTC)

 Telah banyak dijual produk yang mampu mengobati jerawat ringan hingga sedang. Obat-obatan ini bahkan efektif dan memberikan hasil yang cepat dibandingkan obat rumahan.

 Menurut pedoman yang dikeluarkan oleh AAD, untuk mengelola dan mengobati acne vulgaris (jerawat) pada remaja dan dewasa memiliki bahan-bahan khusus. “Pengobatan untuk jerawat ringan sampai sedang menggunakan obat atau produk yang mengandung benzoil peroksida atau retinoid topikal, atau kombinasi kedua kandungan tersebut”

Untuk lebih tahu mengenai bahan aktif lainnya, berikut adalah beberapa bahan aktif lainnya yang ampuh untuk mengatasi jerawat:

1. Benzoyl Peroxide

Adalah anti bakteri yang terkenal efektif mengobati jerawat. Sifat antibiotiknya dapat mengobati dengan baik. Selain itu juga bermanfaat dalam mengobati peradangan jerawat dan meningkatkan proses pembaruan sel dan membatasi produksi sebum berlebih. Serum yang mengandung 2% Benzoyl Peroxide, jika dioles secara teratur akan efektif mengurangi jerawat.

2. Retinoid Topikal

Berguna untuk mengobati jerawat dengan mempercepat pergantian sel dan membuka pori-pori yang tersumbat. Retinol paling baik mengatasi jerawat dan tanda anti-penuaan setelah usia pertengahan 20-an. 

3. Asam Salisilat

Salicylic Acid ini merupakan exfoliant yang menyebabkan pengelupasan kimiawi dan membantu membuka pori-pori tersumbat dan memudarkan bekas jerawat. Diketahui dapat membantu memecahkan komedo hitam dan putih dan menekan peradangan. Serum wajah yang mengandung asam salicylic 2% efektif menjaga pori-pori kamu tetap bersih.

4. Resorcinol

Bahan ini dapat membantu memecah komedo putih.

 5. Asam Azelaic

Ini digunakan sebagai perawatan anti-jerawat pilihan karena sifat anti-bakterinya yang terkenal membatasi pertumbuhan bakteri. Dia memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat digunakan bahkan untuk orang berkulit sensitif, dan dalam kondisi tertentu rosacea.

Perawatan Menggunakan Resep Untuk Jerawat yang Parah

Salep rekomendasi resep dokter kulit digunakan untuk mengobati jerawat yang parah. Ini efektif dalam mengobati jenis jerawat parah, seperti Nodules dan Pustules. Rekomendasi dokter kulit sangat diperlukan untuk jerawat yang parah. Resep perawatan tersebut meliputi:

1. Antibiotik Oral

Bentuk antibiotik oral seperti eritromisin dan tetrasiklin diresepkan untuk mengobati penumpukan jerawat yang parah. Ini efektif untuk mengurangi jerawat jenis P.acnes dan mampu menekan peradangan.

2. Isotretinoin Oral

Ini adalah Retinoid Oral yang ampuh untuk diresepkan pada orang yang memiliki jerawat Nodulokistik yang sangat parah, dan kadang ada efek sampingnya seperti kemerahan. Menurut AAD, sekitar 85% pasien akan melihat wajah mereka bersih dalam satu kali pemakaian isotretinoin.

3. Kontrasepsi Oral

Pil Kontrasepsi oral dikombinasikan dengan antibiotik atau obat yang disebut spironolakton, biasanya diresepkan untuk pasien wanita. 

Perawatan Alami Ala Rumahan Untuk Jerawat Umum

Beberapa pengobatan dengan bahan yang bisa dijangkau dan alami ini diketahui dapat mencegah jerawat: namun, tidak semua diteliti dengan baik dan mungkin tidak berhasil untuk semua orang.

Seseorang pertama-tama harus mengerti bagaimana proses pengobatan rumahan ini dikonsentrasikan untuk jerawat yang seperti apa. Berikut analisa sederhananya:

1. Menggunakan Cuka Sari Apel

Sifat anti-bakteri dalam cuka sari apel telah diteliti dengan baik untuk mengobati jerawat dan membunuh P.acnes, sang bakteri penyebab jerawat, dan mencegahnya muncul kembali.

Cuka Sari Apel mengandung asam organik seperti asam malat dan asam laktat, yang dikenal untuk membersihkan bekas jerawat. Dia juga dikenal untuk menekan peradangan dan menjaga produksi minyak untuk tetap terkendali. Ini adalah asam yang cukup kuat, maka sebelum pemakaian harus dilarutkan bersama air agar lebih ringan.

Catatan:
Sari Cuka Apel mentah kemungkinan mengandung beberapa alergen yang tidak sesuai untuk beberapa jenis kulit. Sehingga, pertimbangkan untuk menggunakan produk ini.

 2. Menggunakan Minyak Daun Teh (tea tree)

Minyak daun teh telah diteliti dengan baik untuk mengobati jerawat dengan melawan bakteri penyebab jerawat dan menekan peradangan kulit.

Menurut Y. Claire Chang, MD, board-certified cosmetic dermatologist of Union Square Laser Dermatology di New York City, minyak tea tree mengandung banyak komponen untuk menghilangkan jerawat salah satunya Terpinen-4-ol. Komponen yang dapat mengatasi bakteri dan inflamasi.

 Catatan: Minyak tea tree adalah minyak esensial, yang kebanyakan minyak essential menyebabkan alergi kulit. Jadi alangkah baiknya gunakan uji tempel terlebih dahulu. Selain itu, gunakan hanya sebagai perawatan berjangka pendek saja. Karena penggunaan minyak tea tree dapat menyebabkan kulit sensitif.

3. Mengubah Pola Makan

Meskipun terkesan tidak berhubungan antara diet dan perawatan untuk jerawat, namun bahan makanan dan vitamin yang mengandung vitamin A, vitamin E dan Zinc dipercaya mengurangi jerawat. Ini mungkin karena orang berjerawat cenderung kekurangan vitamin tersebut dari pada orang yang berkulit bersih.

 4. Menggunakan Teh Hijau (Green Tea)

Ada beberapa bukti bahwa bahan teh hijau dapat membatasi produksi sebum berlebih, oleh karenanya ini dapat mengobati jerawat. Kemungkinan karena polifenol, flavonoid, dan tanin dalam teh hijau yang terbukti mampu melawan dan mencegah penumpukan bakteri di kulit.

Tips Mencegah Jerawat (Acne Vulgaris)

Berikut beberapa tips yang bermanfaat dan dapat dicoba ketika kamu mengalami masalah jerawat. Di sini ada 4 hal yang terbukti secara ilmiah dapat mengurangi jerawat:

 1. Menggunakan Produk Non-Comedogenic

Produk Comedogenic dapat menyumbat pori-pori kita dan memicu folikel sebaceous untuk mengembangkan jerawat. Menggunakan produk riasan berlabel “non-Comedogenic” dapat mengurangi risiko jerawat karena menyumbat pori-pori. Jika kamu menderita jerawat parah, menjauhi beberapa produk riasan bisa jadi jalan terbaik.

 2. Hindari Memencet Jerawat 

Menusuk atau memencet jerawat dapat membuatnya menjadi lebih parah. Cara ini terdengar gampang namun sulit untuk dipraktekkan, karena pasti kamu risih dan ingin terus memegangnya dengan harapan bisa segera hilang. Namun, memencet jerawat sebenarnya bisa dilakukan oleh tenaga profesional medis.

3. Olahraga

Ternyata berolahraga mampu mengurangi jerawat, dan penting untuk keseimbangan hormonal serta diikuti dengan diet sehat dengan makan sayur dan buah serta minum air putih.

 4. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Kulit wajah lebih rentan saat terkena sinar matahari dan cenderung dapat membuat kerusakan kulit. Oleh karena itu gunakan sunscreen saat keluar rumah.

 5. Praktik Kebersihan Kulit

 Rutin mencuci wajah dan selalu pastikan wajah kamu bersih adalah kebiasaan yang baik untuk kulitmu. Kamu membantu kulit wajahmu sendiri dalam menghilangkan kotoran di wajah.

Kesimpulan

Sebagian besar kasus wajah berjerawat hanya sebentar dan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan serius. Bantuan dokter kulit diperlukan jika jerawat kamu parah dan tidak segera hilang dalam jangka yang lama. Jerawat kemungkinan besar menyerang buat kamu yang memiliki kondisi hormon tidak stabil dan mental fisik yang terganggu.

Misal stress, cemas berlebih, bahkan depresi mampu mempengaruhi kulit wajah kamu. Oleh karena itu, dorongan dan dukungan orang sekitar secara emosional juga menjadi pengobatan tepat untuk jerawat kamu.

About the author

Bertha S.

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.