Apakah Aloe Vera Dapat Melembabkan dan Menghidrasi Kulit?

A

Aloe vera sejak dulu telah banyak digunakan untuk merawat kecantikan kulit. Namun benarkah lidah buaya memiliki manfaat untuk melembabkan dan menghidrasi kulit?  Kalau kamu sedang mencari moisturizer yang alami, ringan, dan aman untuk semua jenis kulit termasuk kulit berminyak dan berjerawat, aloe vera atau lidah buaya dapat menjadi rekomendasi yang tepat buat kamu. Pasti kamu tahu kalau aloe vera sering digunakan untuk mengatasi kulit yang kering dan pecah-pecah. Nah, ternyata aloe vera juga baik untuk merawat kulit agar terjaga kelembabannya dan mencegah kulit menjadi kering.

Salah satu fungsi bahan pelembab yang sedang trend saat ini adalah bahan yang dapat menghidrasi kulit. Menghidrasi kulit artinya bahan aktif ini akan dapat meningkatkan kadar air dalam kulit, sehingga kulit menjadi lebih lembab dan glowing tanpa terlihat berminyak. Apakah lidah buaya ini hanya menjaga kelembaban kulit saja ataukah dapat menghidrasi kulit? Benarkah aloe vera efektif sebagai moisturizer? Mari kita temukan jawabannya berdasarkan riset terpercaya berikut ini.

Apa Sebenarnya Aloe Vera Itu?

Pasti kamu sering menemukan aloe vera sebagai salah satu komposisi produk skincare atau kosmetik. Aloe vera atau disebut juga dengan lidah buaya adalah jenis tanaman yang banyak dijumpai pada daerah beriklim tropis atau semi-tropis. Tanaman ini awalnya berasal dari Semenanjung Arab di Timur Tengah, dan kemudian banyak dijumpai di berbagai belahan dunia. Tanaman aloe sendiri memiliki 420 jenis spesies. Spesies yang digunakan untuk merawat kelembaban kulit adalah tanaman Aloe barbadensis miller. Lidah buaya adalah bagian daun dari tanaman Aloe barbadensis miller ini.

Tanaman aloe vera telah digunakan untuk mengatasi masalah kulit sejak 2.000 tahun yang lalu. Tanaman ini sudah ribuan tahun digunakan sebagai obat di Yunani, Mesir, India, Mexico, Jepang, dan Cina. Sejarah menunjukkan bahwa ratu zaman Romawi Kuno seperti Nefertiti dan Cleopatra juga telah memakai aloe vera untuk merawat kecantikan kulitnya. Sementara itu Alexander Agung dan Christopher Columbus juga telah menggunakan aloe vera untuk mengobati prajurit yang terluka saat perang. Pada tahun 1930-an, aloe vera mulai digunakan untuk mengobati radang kulit yang parah.

Apa Saja Kandungan Aloe Vera?

Menurut sebuah review yang dipublikasikan pada Indian Journal of Dermatology pada tahun 2008, daun tanaman aloe tersusun atas tiga lapisan, yaitu:

  • Lapisan terluar yang tebal yang berfungsi sebagai kulit pelindung dan mensintesis karbohidrat dan protein. Pada bagian dalam kulit daun ini terdapat pembuluh yang berperan untuk transportasi air dan tepung.
  • Lapisan tengah dari kulit yang memiliki rasa pahit dan mengandung anthraquinone dan glikosida.
  • Lapisan tengah berisi gel yang mengandung 95% air. Sisanya mengandung glucomannan, asam amino, lipid, sterol, dan vitamin.

Selain banyak mengandung air, aloe vera juga mengandung 75 bahan aktif yang bermanfaat bagi kulit. Diantara bahan aktif signifikan yang terkandung dalam aloe vera adalah:

  1. Vitamin

Aloe vera banyak mengandung vitamin A (betakaroten), vitamin C, dan vitamin E, yang merupakan bahan antioksidan yang baik untuk melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas. Selain itu aloe vera juga mengandung vitamin B12, asam folat, dan kolin.

  1. Enzim

Aloe vera mengandung 8 macam enzim, yaitu enzim aliiase, alkalin fosfatase, amylase, bradykinase, karboksipeptidase, katalase, selulase, lipase, dan peroksidase. Enzim bradykinase yang dimiliki aloe vera dapat meredakan peradangan jika dioleskan pada kulit. Beberapa enzim lainnya berfungsi untuk memecah gula dan lemak.

  1. Mineral

Beberapa mineral yang terkandung dalam aloe vera adalah kalsium, krom, tembaga, selenium, magnesium, mangan, kalium, natrium, dan seng. Mineral ini adalah zat penting untuk menunjang fungsi berbagai sistem metabolisme enzimatik dan beberapa diantaranya dapat berfungsi sebagai antioksidan.

  1. Senyawa gula

Aloe vera mengandung berbagai senyawa gula golongan monosakarida (glukosa dan fruktosa), dan polisakarida (glukomanan atau polimanosa). Senyawa gula ini berasal dari lapisan lendir pada aloe vera yang disebut juga sebagai mukopolisakarida. Senyawa monosakarida yang terdapat dalam aloe vera diantaranya adalah mannose-6-phosphate, dan senyawa glukomanan yang terkandung diantaranya adalah acemannan. Aloe vera juga diketahui mengandung senyawa glikoprotein yang disebut sebagai alprogen yang memiliki sifat anti alergi, dan C-glucosyl chromone yang memiliki sifat anti inflamasi.

  1. Senyawa antrakuinon

Yaitu senyawa fenol yang dapat berfungsi sebagai pencahar, pereda nyeri, dan anti bakteri.

  1. Asam lemak

Aloe vera mengandung kolesterol dan lupeol yang memiliki fungsi anti inflamasi dan antiseptik.

  1. Hormon

Hormon yang terkandung dalam aloe vera diantaranya adalah auksin dan giberelin yang memiliki fungsi anti inflamasi dan mempercepat penyembuhan luka.

  1. Asam amino

Aloe vera memiliki 20 dari 22 jenis asam amino yang dibutuhkan tubuh kita, dan 7 dari 8 jenis asam amino esensial.

  1. Salicylic acid

Salicylic acid yang merupakan bahan aktif yang memiliki banyak manfaat bagi kulit juga terkandung dalam aloe vera. Salicylic acid adalah salah satu bahan aktif yang banyak digunakan untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

  1. Kandungan lainnya

Senyawa lain yang terkandung dalam aloe vera diantaranya adalah lignin yang dapat meningkatkan efek penetrasi aloe vera ke dalam kulit, dan saponin yang memiliki efek membersihkan dan antiseptik.

Manfaat Aloe Vera Untuk Kesehatan Kulit

Dengan berbagai kandungan zat aktif di atas, aloe vera memiliki banyak manfaat bagi kulit kita, diantaranya adalah:

  1. Mengatasi kulit kering

Aloe vera dapat digunakan untuk mengatasi kulit yang terasa kering, atau kulit yang terlalu kering hingga terasa kasar dan pecah-pecah. Karena teksturnya yang ringan, aloe vera juga aman digunakan sebagai pelembab untuk kulit berminyak.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Kandungan senyawa glukomanan dan giberelin dalam aloe vera dapat menstimulasi pembentukan jaringan kolagen pada kulit yang terluka, sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan lebih cepat.

  1. Melawan efek buruk dari sinar UV

Aloe vera mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti vitamin A, C, dan E yang dapat berfungsi untuk menangkal efek buruk radikal bebas yang berasal dari sinar UV dan polusi.

  1. Meredakan peradangan pada kulit

Kulit yang sensitif seringkali mengalami peradangan karena pemakaian kosmetik atau penyebab lainnya. Memakai aloe vera sebagai moisturizer juga dapat meredakan peradangan pada kulit. Aloe vera memiliki berbagai kandungan yang memiliki sifat anti inflamasi seperti asam arakidonat dan glucosyl chromone yang dapat meredakan peradangan. Karena itu, aloe vera aman digunakan untuk kulit sensitif atau kulit yang meradang.

  1. Efek anti aging

Aloe vera dapat menstimulasi pembentukan kolagen dan elastin pada kulit, sehingga membuat kulit lebih kenyal dan memudarkan garis-garis halus serta kerutan.

  1. Menghaluskan kulit

Asam amino yang terkandung dalam aloe vera dapat menghaluskan kulit yang kasar dan bersisik. Kandungan zinc dalam aloe juga dapat mengecilkan pori-pori kulit sehingga kulit tampak lebih halus.

  1. Membantu meredakan jerawat

Selain memiliki efek anti inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada jerawat, aloe vera juga memiliki beberapa zat aktif yang bersifat antibakteri seperti lupeol, salicylic acid, fenol, sulfur, cinnamonic acid, dan urea nitrogen. Kemampuan aloe vera dalam mengurangi jerawat ini telah dibuktikan oleh sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2014.

Mengapa Aloe Vera Dapat Digunakan Sebagai Moisturizer?

Aloe vera merupakan salah satu bahan moisturizer yang efektif karena memiliki sifat higroskopis atau dapat menarik air atau kelembaban. Tanaman aloe vera dapat bertahan di iklim yang kering karena dapat menyerap dan mempertahankan kelembaban dari udara dan dari air yang diserap oleh akar. Gel tanaman aloe vera memiliki sifat dapat mempertahankan kelembaban. Mekanisme tanaman aloe vera untuk mempertahankan kelembaban ini sama dengan cara kerja moisturizer untuk kulit kita. Produk moisturizer akan menghidrasi kulit dengan menyerap kelembaban dari udara dan dari dalam sel kulit, dan juga mempertahankan kelembaban agar tidak hilang.

Biasanya, produk moisturizer memakai bahan aktif yang berminyak untuk mempertahankan kelembaban ini. Itulah sebabnya kadang setelah memakai krim moisturizer kulit kita jadi terasa berminyak dan lengket, dan bahan dengan komposisi minyak ini dapat menyumbat pori dan menyebabkan jerawat. Namun berbeda dengan bahan berminyak pada produk moisturizer, aloe vera terasa lebih ringan dan tidak berminyak. Aloe vera juga tidak menyumbat pori sehingga tidak menyebabkan komedo dan jerawat.

Apakah Lidah Buaya Dapat Menghidrasi Kulit?

Katanya, moisturizer yang bagus untuk kulit itu harus dapat menghidrasi kulit, atau meningkatkan kadar air dalam kulit. Tujuan memakai produk perawatan kulit yang memiliki efek hidrasi diantaranya adalah untuk meningkatkan dan mempertahankan kelembaban kulit dan memperlambat timbulnya tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan. Apakah aloe vera dapat menghidrasi kulit kita? Jawabannya tentu saja ya, aloe vera dapat menghidrasi kulit. Dan hal ini telah terbukti oleh sejumlah penelitian. Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2014 telah menganalisa kemampuan hidrasi formulasi krim moisturizer yang mengandung 5% gel aloe vera dengan basis silikon yang tidak berminyak dan krim dengan basis olive oil.

Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua jenis moisturizer yang mengandung gel aloe vera ini terbukti dapat meningkatkan hidrasi pada kulit kering, normal, dan berminyak setelah pemakaian selama 7 hari. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa efek hidrasi ini dapat dipertahankan oleh kulit meskipun pemakaian moisturizer aloe vera telah dihentikan selama 4 hingga 7 hari. Hal ini membuktikan bahwa aloe vera dapat menghidrasi kulit dan mempertahankan kelembaban alami kulit.

Lidah Buaya Sebagai Bahan Aktif Vs Gel Aloe Vera

Apa bedanya aloe vera sebagai bahan aktif dengan gel aloe vera, dan mana yang lebih baik? Moisturizer yang mengandung aloe vera sebagai bahan aktif memiliki kandungan bahan lain untuk menunjang fungsi moisturizer tersebut. Sebagai bahan aktif, umumnya gel aloe vera memiliki kadar 5 hingga 10% dalam produk moisturizer. Bahan-bahan lain yang ditambahkan dapat berupa bahan pelembab lain seperti olive oil, dimethicone, atau glycerin, atau dapat berupa zat aktif seperti salicylic acid, atau bahan yang berfungsi sebagai sunscreen seperti benzophenon.

Aloe vera sebagai bahan aktif juga dapat ditambahkan dalam bentuk serbuk ekstrak. Baik gel maupun serbuk ekstrak, keduanya sama-sama terbukti efektif untuk menghidrasi kulit. Sebuah riset telah membuktikan bahwa pemakaian moisturizer yang mengandung 0,25 – 0,5% ekstrak kering aloe vera dapat meningkatkan kadar air dalam lapisan stratum korneum kulit dari pertama kali pemakaian. Berbeda dengan bahan aktif, gel aloe vera adalah gel murni yang didapatkan dari daun tanaman Aloe barbadensis tanpa penambahan zat aktif lain.

Gel aloe vera dapat kamu buat sendiri dengan mengambil bagian tengah daun lidah buaya lalu menghaluskan teksturnya dengan blender. Atau kamu juga dapat membeli produk gel aloe vera murni dalam kemasan, yang biasanya mengandung 92 hingga 100% gel aloe vera. Tentunya produk gel aloe vera dalam kemasan ini lebih praktis dan mudah digunakan di saat darurat. Baik sebagai bahan aktif maupun sebagai gel murni, aloe vera sama-sama efektif dalam menghidrasi kulit. Namun jika kamu memilih aloe vera sebagai bahan aktif moisturizer, perhatikan juga komposisi bahan lainnya.

Apakah Lidah Buaya Memiliki Efek Samping?

Pemakaian aloe vera pada kulit relatif aman. Namun bagi kulit yang sangat sensitif, sebaiknya cobalah dulu pemakaian aloe vera pada bagian kulit yang tersembunyi sebelum mencobanya untuk kulit wajah. Meskipun jarang terjadi, ada kemungkinan terjadi iritasi dan alergi pada pemakaian aloe vera untuk kulit yang sangat sensitif atau pada kulit yang mengalami dermatitis. Pemakaian aloe vera pada kulit juga dapat meningkatkan penyerapan krim steroid seperti hidrokortison ke dalam kulit.

Kesimpulan

Aloe vera adalah bahan pelembab alami yang diperoleh dari daun tanaman Aloe barbadensis miller yang memiliki berbagai manfaat untuk kulit, diantaranya untuk melembabkan, mempercepat penyembuhan luka, sebagai antioksidan, menghaluskan kulit, mengurangi peradangan, memperlambat efek penuaan, dan membantu mengurangi jerawat. Aloe vera memiliki kandungan 95% air dan berbagai kandungan zat lain seperti asam lemak, senyawa fenol, dan salicylic acid.

Aloe vera telah terbukti efektif digunakan sebagai moisturizer yang ringan dan alami dan dapat menghidrasi kulit sejak pemakaian yang pertama. Sebagai bahan aktif maupun sebagai gel murni, lidah buaya sama-sama efektif untuk menghidrasi kulit dan memiliki tekstur ringan dan tidak berminyak sehingga cocok digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan kulit sensitif.

Referensi:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2763764/
  2. https://www.researchgate.net/publication/285624009_Moisturizing_capacity_of_aloe_vera_gel_in_skin_creams_made_with_silicone-based_and_olive_oil-based_latex_preparations
  3. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.0909-752X.2006.00155.x

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.