Apakah Minyak Vitamin E Baik Untuk Wajah?

A

Bepergian di dalam atau keluar kota di panas yang terik, dan kadang-kadang tanpa perlindungan terhadap sinar matahari, dapat memberi efek yang buruk bagi kulitmu. Ingin mengeluh pun kadang tidak bisa. Kadang karena tuntutan pekerjaan kita harus lari maraton di siang bolong. Atau, karena ambisi dan jiwa petualang Anda. Atau, karena tanggung jawab! Mari cari tahu lebih lanjut trntang minyak Vitamin E untuk wajah.

Apapun itu, Anda tidak bisa selalu bersembunyi di bawah bayangan karena takut terbakar sinar matahari atau takut jerawat semakin parah. Keriput bisa jadi semakin lebar, tetapi hal ini tidak dapat menghalangimu untuk keluar ruangan.

Oh ya! Sunscreen dapat menyelamatkan harimu. Tahukah Anda, vitamin E adalah bahan yang sering ditemui di hampir semua produk sunscreen?

Apa Itu Vitamin E?

Vitamin E adalah nutrien yang larut dalam lemak dan dibutuhkan oleh tubuh untuk mendukung sistem imun dan meregenerasi sel baru. Vitamin E terbagi atas dua jenis molekul:

  1. Tokoferol, yang terdapat dalam empat bentuk yaitu alpha, beta, gamma, dan delta (terbentuk di dalam tubuh dalam jumlah banyak).
  2. Tocotrienol, juga terdapat dalam empat bentuk (lebih sedikit terkandung di dalam tubuh).

Vitamin E banyak terdapat di alam. Vitamin E dapat ditemukan dalam:

  • Minyak nabati, misalnya minyak biji gandum, minyak bunga matahari.
  • Buah-buahan, misalnya alpukat, apricot, dan blackberry.
  • Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. 

Pada label makanan, umumnya vitamin E disebutkan sebagai d-alpha-tocopherol.

Vitamin E yang diproduksi secara komersial seringkali disebut sebagai dl-alpha-tocopherol, dan Anda dapat menemukannya di banyak produk kosmetik. Vitamin E bentuk ini bekerja dengan lebih efisien dan dapat diserap dengan cepat saat dikombinasikan dengan vitamin C.

Saran Ahli Minimalist:
Gunakan vitamin C, dan vitamin C yang dikombinasikan dengan vitamin E telah terbukti (oleh JAAD) dapat meningkatkan perlindungan terhadap sinar matahari. Ketahui lebih banyak tentang vitamin C.
Vitamin E dapat mengurangi kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar UV (ultraviolet).

Pernahkah Anda Mendengar tentang Teori Radikal Bebas dalam Proses Penuaan?

Mari berbicara tentang dasar sains-nya. Sinar UV adalah penyebab utama timbulnya radikal bebas dalam kulit.

Radikal bebas merusak kulit dengan cara mengambil elektron sisa dari atom dalam kulit. Hal ini akan merusak kolagen sehingga menimbulkan penuaan dini.

Radikal bebas juga melemahkan kulit, membuat kulit terlihat longgar dan kendur. Selain itu juga dapat timbul bintik hitam pada beberapa bagian kulit.

Radikal bebas juga terbentuk sebagai hasil dari metabolisme tubuh, dan karena paparan zat toksik lainnya dari lingkungan seperti polusi, asap rokok, debu, dan lain-lain.

Manfaat Minyak Vitamin E Untuk Kulit

1) Penangkal radikal bebas

Bagaimana caranya? Vitamin E adalah zat antioksidan dan dapat memberikan elektron pada radikal bebas. Hal ini akan menstabilkan radikal bebas dan mengurangi oksidasi sel kulit.

Molekul vitamin E dapat menyerap radiasi sinar UV dan mengurangi kerusakan yang ditimbulkan sinar UV pada kulit.

Sebuah studi klinis (dengan konsumsi oral vitamin E) melaporkan bahwa vitamin E mengurangi kerusakan kulit yang disebabkan oleh UV. Tetapi tidak ada konfirmasi mengenai aktivitas perlindungannya terhadap sinar UV.

Meskipun begitu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa jika vitamin E dikombinasikan dengan vitamin C untuk suplemen oral, terdapat peningkatan tingkat perlindungan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh UV.

2) Anti-inflamasi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin E membatasi aktivasi sel imun setelah terpapar sinar UV, dan mengurangi inflamasi yang terjadi setelahnya.

Vitamin E yang dioleskan pada kulit dapat meringankan bengkak yang terjadi karena UV, penebalan kulit, erythema, edema, dan semua gejala peradangan kulit.

Meskipun ada beberapa keterbatasannya, vitamin E dapat digunakan untuk mengatasi penyakit radang kulit yang kronis, baik sebagai bahan tunggal maupun dikombinasikan dengan vitamin C dan vitamin D.

3) Menyembuhkan luka

Kadar antioksidan dalam kulit (termasuk vitamin C, vitamin E, dan glutathione) menurun tajam pada area kulit yang terluka.

Namun kadar antioksidan ini akan kembali naik secara perlahan saat terjadi proses penyembuhan luka, karena kulit memerlukan regenerasi sel baru.

Terapi oral yang digunakan untuk menyembuhkan luka akibat tekanan dan luka bakar menggunakan vitamin E sebagai bahan aktif bersama vitamin C dan zinc.

4) Mencegah kerutan

Vitamin E melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh sinar UV. Hasilnya, vitamin E akan mempertahankan kekencangan dan elastisitas kulit sehingga dapat mencegah timbulnya kerutan.

Tetapi, tidak ada studi yang signifikan yang dapat mengkonfirmasi apakah vitamin E dapat mengurangi kerutan yang telah ada.

5) Berfungsi sebagai pelembab

Minyak yang mengandung tokoferol dan tocotrienol telah disebutkan mengandung bahan pelembab. Namun belum ada data yang cukup untuk membuktikan ini.

Dua penelitian kecil menunjukkan bahwa vitamin E yang digunakan pada kulit dapat meningkatkan kemampuan kulit untuk mengikat air (setelah penggunaan 2-4 minggu).

6) Mengobati penyakit kulit kronis

Vitamin E dapat mengurangi gejala atopic dermatitis dan psoriasis. Sebuah riset menunjukkan bahwa vitamin E yang larut dalam lemak dapat mengurangi peradangan.

7) Melembutkan bibir yang kering dan pecah-pecah

Vitamin E meningkatkan proses regenerasi sel, menambah sel baru pada permukaan kulit dengan lebih cepat.

Kerapatan minyak vitamin E yang tinggi juga dapat mencegah iritasi.

Minyak vitamin E atau kapsul?

Vitamin sintetik banyak terdapat pada produk kosmetika, seperti krim anti-aging, minyak murni, serum mata, sunscreen, moisturizer, dan makeup.

Produk-produk tersebut mengandung vitamin E sebagai bahan aktif dengan kadar antara 0,5% hingga 1%.

Minyak vitamin E murni juga terdapat dalam sediaan kapsul, yang biasa dikenal sebagai kapsul vitamin E. Anda dapat membuka kapsul ini dan mengoleskan isinya langsung pada area kulit yang kering atau bermasalah.

Pada umumnya, produk vitamin E untuk kulit mengandung campuran tocopherol dan tocotrienol. Setelah pemakaian pada kulit, kedua bahan ini akan terakumulasi pada stratum corneum (bagian terluar dari kulit).

Vitamin E untuk kulit juga dapat menembus lapisan epidermis dan dermis. Kecepatan absorpsi dan seberapa dalam absorpsinya dalam kulit manusia belum diketahui. 

Bagaimana cara menggunakan minyak vitamin E pada wajah?

Menutrisi kulit pada malam hari

Umumnya vitamin E digunakan bersama serum atau sebagai campuran minyak lainnya yang digunakan untuk merawat wajah.

Vitamin E memiliki konsistensi yang kental. Disarankan untuk menggunakan vitamin E pada malam hari agar vitamin E dapat diserap oleh kulit sepanjang malam.

Langkah-langkah menggunakan minyak vitamin E pada wajah

  1. Bersihkan wajah dengan produk pembersih wajah. Kompres wajah dengan handuk hangat selama 2-3 menit untuk membuka pori agar dapat menyerap minyak dengan lebih mudah. Setelah itu, keringkan wajah dengan ditepuk-tepuk.
  2. Jika Anda menggunakan kapsul vitamin E (minyak murni), Anda perlu mencampur 1 atau 2 tetes minyak murni dalam setiap 10 tetes minyak pembawa. Minyak pembawa akan melarutkan vitamin dan membuatnya melekat di kulit untuk waktu yang lama. Minyak pembawa ini dapat berupa minyak almond, minyak kelapa, jojoba, dan lain-lain.
  3. Oleskan campuran minyak atau serum pilihan Anda dan ratakan dengan jari. Lakukan gerakan memutar pada wajah. Ratakan hingga ke seluruh bagian wajah.
  4. Tunggu setidaknya 20 menit setelah pemakaian campuran minyak terlebih dahulu sebelum Anda istirahat atau menempelkan wajah pada permukaan lainnya.

Ulangi pemakaian satu hingga dua kali dalam seminggu sebagai salah satu perawatan rutinmu, kurang lebih 30 menit sebelum tidur.

Catatan: Minyak murni vitamin E tidak direkomendasikan untuk dipakai pada kulit berminyak karena dapat menyumbat pori. Untuk kulit berminyak dapat menggunakan vitamin E yang terdapat dalam pelembab non-comedogenic.

Menggunakan masker untuk menutrisi permukaan kulit dengan vitamin E

Anda dapat membuat sendiri masker vitamin E dengan mencampur minyak vitamin E dengan minyak almond, perasan buah lemon, madu, dan alpukat. Diamkan masker pada wajah selama 10-20 menit.

Masker ini dapat mencerahkan dan melembutkan wajah.

Sebagai obat oles

Beberapa orang menggunakan produk vitamin E oles sebagai obat oles untuk mengatasi jerawat dan bekas jerawat. Namun belum ada bukti tentang seberapa efektif vitamin E dalam mengatasi bekas jerawat.

Jika Anda ingin mencobanya, gunakan minyak vitamin E murni, atau produk yang mengandung alpha-tocopherol dosis tinggi. Oleskan pada area yang bermasalah. Diamkan beberapa saat hingga terserap kulit.

Hindari mengoleskan minyak vitamin E pada area wajah yang mudah berjerawat seperti area T dan dagu.

Bagaimana cara mengkonsumsi vitamin E?

Ada dua cara. Pertama, dengan mengkonsumsi bahan alami sebagai bagian dari menu makanan. Kedua, dengan meminum suplemen dan kapsul vitamin E. Kedua cara tersebut dapat mensuplai tubuh dengan alpha dan gamma tocopherol.

Vitamin E yang diminum akan disimpan pada kelenjar sebasea. Sebum yang dihasilkan kelenjar ini akan membawa nutrisi esensial ke lapisan kulit lainnya.

Vitamin E yang diminum akan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Tetapi, vitamin E yang diperoleh secara alami memberikan efek yang lebih baik daripada vitamin E sintetik.

Catatan: Untuk Anda ketahui, remaja, dewasa, dan wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi vitamin E lebih dari 15 mg per hari. Wanita menyusui membutuhkan sekitar 19 mg vitamin E per hari.

Sebuah uji coba klinik menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin E yang berlebihan dapat meningkatkan resiko kanker prostat pada pria sehat.

Karena itu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin E.

Ikuti pro-tips ini agar mendapatkan hasil maksimal dari skincare vitamin E

  1. Jika Anda memiliki kulit kering, Anda dapat membiarkan vitamin E pada wajah (atau bagian kulit lainnya) sepanjang malam.
  2. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau mudah berjerawat, biarkan 15 menit setelah memakai minyak vitamin E lalu bersihkan wajah. Minyak vitamin E bertekstur kental dan dapat menyumbat pori sehingga dapat membuat jerawat semakin parah. Anda dapat membiarkan minyak pada wajah lebih lama. Jika tidak timbul jerawat, Anda dapat menaikkan batas waktu membiarkan minyak pada wajah.
  3. Jika Anda memiliki kulit berminyak, pertimbangkan untuk menggunakan moisturizer dengan kadar alpha-tocopherol yang cukup. 
  4. Jika Anda ingin menggunakan minyak vitamin E pada tubuh, pastikan agar minyak tidak menyentuh pakaian karena akan menimbulkan noda. Anda dapat melapisi bantal dengan handuk tebal saat memakai minyak vitamin E sepanjang malam.
  5. Cucilah tangan setelah memakai minyak vitamin E agar tidak terasa licin dan berminyak.

Apa efek samping memakai vitamin E?

Vitamin E yang terlalu banyak dapat berbahaya

Untuk mendapatkan vitamin E dari makanan, Anda dapat mengkonsumsi buah dan sayuran sebanyak mungkin. Hal ini tidak berbahaya.

Tetapi, vitamin E sintetik harus dikonsumsi dengan hati-hati. Suplemen vitamin E oral dapat menyebabkan efek samping berikut: (tetapi jarang terjadi)

Efek samping suplemen vitamin E oral

Efek samping penggunaan vitamin E pada kulit cukup sering terjadi, tetapi cepat mereda:

  • Kulit terasa panas
  • Kulit cekit-cekit
  • Kemerahan
  • Iritasi

Kesimpulan

Tidak diragukan lagi, vitamin E sangat baik dan penting untuk kulit. Pemakaian minyak vitamin E pada kulit efektif untuk mengurangi kerusakan akibat sinar matahari, mencegah keriput, dan mengatasi kulit kering. Gunakan minyak Vitamin E untuk wajah dan lihat hasil yang luar biasa.

Meskipun aman bagi kulit atau wajah, minyak vitamin E adalah minyak yang berat dan tidak direkomendasikan untuk kulit berminyak.

Konsultasikan dengan dokter atau dietisien terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin E.

Referensi:

  1. https://www.jaad.org/article/S0190-9622(03)00781-3/abstract
  2. https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/skin-health/vitamin-E
  3. https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/skin-health/vitamin-E
  4. https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/skin-health/vitamin-E
  5. https://www.longdom.org/open-access/psoriasis-and-fatsoluble-vitamins-a-review-2155-9554-1000421.pdf
  6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4169010/

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.