Glycolic Acid – Yang Perlu Kamu Ketahui Seputar Manfaat dan Resiko Pemakaian

G

Dibandingkan dengan Salicylic acid maupun Benzoyl peroxide, tidak banyak orang mengetahui bahwa Glycolic acid ini juga banyak terdapat dalam produk perawatan kulit, sperti toner, serum, maupun peeler. Sekarang kita kenal lebih jauh apa itu Glycolic acid, manfaatnya bagi kulit, beserta dengan resiko bila pemakaian berlebihan.

Apa itu Glycolic acid?

Glycolic acid adalah semacam senyawa kimia yang disebut sebagai alpha-hydroxy acid (AHAs), atau yang lebih sering disebut sebagain fruit acids. Bahan kimia ini sering digunakan dermatologis untuk mengelupas kulit mati dan meregenerasi sel kulit yang baru dan sehat.

Biasanya Glycolic acid ini sering terdapat pada tanaman tebu. Namun, juga bisa ditemui pada produk rumahan seperti apel, yogurt, dan cuka. Perawatan peeling professional biasanya menggunakan bahan ini secara regular dan dengan konsentrasi yang tinggi, bisa sampai dengan 70%.

Untuk produk perawatan lainnya seperti toner, serum, ataupun peeler pada umumnya, biasanya konsentrasinya hanya sekitar 2-7%, dan maksimal 10%. Lebih dari itu, diperlukan pengalaman agar tidak salah dalam pemakaian. Mari kita lihat apa saja manfaatnya bagi perawatan kulit.

Manfaat Glycolic acid

Karena senyawa ini sering digunakan oleh para professional maupun dermatologis, pastinya Glycolic acid memiliki manfaat yang besar pada kulit, dengan catatan bila pemakaiannya sesuai dosis yang tepat. Kalau begitu, apa saja manfaatnya:

Tidak dipungkiri lagi bila dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan, Glycolic acid bisa sangat berguna untuk merawat kulit dan membuatnya lebih lembut dan bersinar. Namun, sama seperti senyawa kimia lainnya, Glycolic acid juga punya resiko pemakaian. Apa saja resikonya?

Resiko pemakaian Glycolic acid

Berikut efek samping dan resiko pemakaian Glycolic acid, terutama yang memiliki tingkat konsentrat yang tinggi:

  • Bisa melukai kulit apalagi jika konsentratnya melebihi 10%. Hal ini dikarenakan hanya 10% saja yang bisa luntur saat dicuci dengan air. Jadi perlu menggunakan neutralizer, karena neutralizer itu akan menghapus sisa senyawa yang tidak bisa dicuci dengan air.
  • Penggunaan peeler berbahan Glycolic acid, hendaknya digunakan satu atau dua kali dalam sebulan. Biasanya peeler memiliki tingkat konsentrasi Glycolic acid yang lumayan tinggi dari 20-70%, bila digunakan terlalu sering bisa meneybabkan masalah kulit lainnya. Bila kulitmu jenis yang sensitif, ada baiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum pemakaian.
  • Produk berbahan Glycolic acid membuat kulitmu kering dan pecah-pecah. Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan pelembab sesaat setelah mengaplikasikan produk berbahan AHAs ini.
  • Glycolic acid juga membuat kulitmu lebih rentan terhadap sengatan sinar matahari. Hal ini karena Glycolic acid meregenrasi sel kulit baru dan membuang sel kulit mati. Namun sel kulit baru ini sangatlah rentan terhadap panas matahari.

Itulah hal-hal yang harus diwaspadai saat akan mengaplikasikan produk perawatan kulit yang mengandung Glycolic acid. Setelah tahu manfaat dan resiko pemakainnya, mari kita lihat bagaimana cara kerja senyawa AHAs satu ini.

Glycolic Acid – cara kerja

Sama seperti jenis senyawa AHAs lainnya, Glycolic acid membersihkan lapisan sel kulit mati di permukaan kulit tanpa perlu digosok. Proses ini bisa mendorong regenerasi sel kulit yang sehat dan baru.

Peeling sejenis ini sering disebut sebagai “chemical peeling” dan produk yang mengandung bahan Glycolic acid ini lebih disukai publik ketimbang “physical peeling” yang di mana, salah satunya prosesnya adalah menggosok permukaan kulit.

Yang membuat AHAs ini disukai juga karena sifatnya yang water soluble atau mudah diserap oleh air. Karena water soluble inilah, mudah bagi kulit kita yang plaing dalam untuk menyerap kandungan Glycolic acid.

Cara kerja dari Glycolic acid juga tidak kompleks yaitu, dengan mengendurkan dan mengurai substansi mirip lem yang berisi kumpulan sel kulit mati. Saat dipakai, kamu akan merasakan sensasi geli di kulit.

Saat prosesnya selesai, memang kamu tidak akan melihat kulitmu mengelupas dan membuang sel kulit mati, tapi kamu akan merasakan kalau setelah proses tadi, kulitmu akan jadi lebih cerah dan lembut.

Minimalist Tips:

Saat akan menggunakan Glycolic acid atau produk perawatan kulit rumahan yang memilki kandungan AHAs, ada baiknya untuk tidak memilih yang konsentrasinya di atas 10%. Lagipula untuk memilih produk Glycolic acid yang baik juga bukan dilihat dari persentase konsentratnya saja melainkan juga dari tingkat pH nya. Dr. Anita Sturnham, seorang GP spesialis dalam hal dermatologi dan pendiri dari perawata kulit Decree, mengatakan bahwa semakin tinggi konsentrat yang digunakan dan semakin rendah tingkat pH yang ada dalam produk yang mengandung Glycolic acid, maka semakin cepat efek keratolytic (proses pembersihan sel kulit mati) terjadi. Selain tingkat konsentrasi dan pH, beliau juga mengatakan Pka juga berperan penting. Hal ini dikarenakan Pka lebih spesifik dari pH dalam memberitahu apakah molekul tersebut menerima atau malah mengeluarkan proton. Intinya, semakin rendah Pka, maka semakin tinggi tingkat konsentrasi senyawa AHAs. 

Banyak produk perawatan kulit rumahan menggunakan bahan berkandungan Glycolic acid. Ada yang toner, serum, ada juga peeler. Mari kita lihat satu-persatu keunggulan produk- produk tersebut.

Glycolic acid pada toner

Salah satu manfaat dari Glycolic acid memang bisa membuka dan membersihkan pori-pori yang tertutup oleh sel kulit mati. Bila digunakan dalam toner, manfaat ini masih bisa dirasakan. Pemakaian Glycolic acid pada toner sangat cocok bila kamu ingin merawat permasalahan kulit seperti:

  • Jerawat

Karena Glycolic acid juga bersifat anti-bakteria, tentunya senyawa satu ini juga ampuh untuk membasmi bakteri penyebab jerawat. Bahan satu ini juga bisa mengurangi kandungan minyak berlebih yang dihasilkan oleh jerawat

  • Bekas luka jerawat

Glycolic acid juga memiliki sifat keratolytic, yang bisa menipiskan lapisan kulit terluar sehingga bekas luka perlahan bisa memudar. Hal ini sudah dibuktikan oleh hasil riset dan studi.

  • Milia

Sering dikira sebagai whiteheads karena mirip gumpalan putih kecil yang biasanya tumbuh di daerah mata dan pipi bagian atas. Milia sendiri terbuat dari kumpulan minyak alami yang menggumpal dan kemudian ditutupi oleh keratin. Milia ini susah dibersihkan sendiri di rumah tanpa meninggalkan bekas luka. Tapi bisa dibantu dengan menggunakan Glycolic acid pada toner untuk membuat sel kulit mati hilang dan perlahan membawa milia ke permukaan kulit sehingga lebih mudah untuk dikerluarkan

  • Rosacea

Bila kulitmu memiliki warna yang agak kemerahan, bisa jadi kamu punya kondisi kulit yang bernama rosacea. Biasanya penderita merasakan ada sensasi tajam dan pembuluh darah di wajah nampak lebih kentara.

Suatu riset sudah membuktikan bahwa Glycolic acid bisa bersifat anti-radang dan tentunya mengurangi tingkat keparahan kondisi masalah kulit satu ini.

  • Hiperpigmentasi

Kalau sering keluar rumah, pasti beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap atau istilah medisnya hiperpigmentasi. Glycolic acid sudan dibuktikan melalui suatu studi bahwa bisa merawat bagian kulit yang mengalami hiperpigmentasi dengan cara mempercepat pertumbuhan sel kulit baru. Seraya waktu berlalu dan dengan pemakaian Glycolic acid toner yang teratur, bagian yang gelap akan samar. 

Minimalist Tips:

Saat akan memilih toner, selain yang sudah disebutkan di atas soal Pka, pH dan tingkat konsentrat, ada bagusnya juga untuk memilih yang ada bahan penetralnya karena AHAs bisa sangat keras pada kulit. Bisa mencari yang ada bahan Tasmanian pepper berry atau Aloe vera. Keduanya bisa menenangkan kulit dari iritasi yang biasa disebabkan oleh proses exfoliasi.

Bila kulitmu tipe yang berminyak, efek keras dari Glycolic acid ini bisa lebih ditoleransi. Namun bila kulitmu sensitif, ada baiknya dikombinasikan dengan produk perawatan lainnya.

Tingkat konsentrasi (%)Penggunaan
2-3%Konsentrasi rendah bisa digunakan pada
Berminyak, dan rentan berjerawat.
Bisa digunakan 2 kali dalam sehari
5-6%Memudarkan hiperpigmentasi secara berkala dan Mencerahkan warna kulitmu
Konsentrasi yang masih relatif rendah
Digunakan untuk kulit normal dan
30%Gunakan sekali sehari sajaKonsentrasi yang relatif tinggi, cocok dengan kulit
Berminyak dan rentan berjerawat.
Memberikan efek lebih cepat daripada yang
Tingkat konsentrasinya rendah.
Gunakan sekali seminggu saja.

Cara pemakaiannya dari Glycolic acid toner ini juga mudah. Bisa digunakan setelah menggunakan cleanser, karena toner ini nantinya akan berfungsi sebagai pembersih sisa-saisa minyak dan debu yang ada di permukaan kulit.

Teteskan sedikit saja Glycolic acid pada kapas dan usapkan dengan lembut dari tengah wajah ke arah dagu, pipi, dan dahi. Hindari kontak dengan bibir dan mata agar tidak menimbulkan iritasi.

Jangan didiamkan terlalu lama, jadi setelah diaplikasikan segera cuci bersih. Kemudian pakailah nourishing pelembab setelahnya untuk menghidrasi dan meringankan sensasi panas dan mencegah iritasi dan kemerahan untuk muncul.

Glycolic acid pada serum

Selain toner, Glycolic acid juga terdapat pada serum. Nah, keunggulan Glycolic acid serum ini daripada produk perawatan Glycolic lainnya adalah serum bisa diaplikasikan tanpa perlu dibilas. Sedangkan produk perawatan lainnya, seperti toner, nantinya harus dibilas. Bila dibilas, tentu efeknya berkurang.

Minimalist Tips:

Bila belum pernah menggunakan Glycolic acid serum sebelumnya, sebaiknya digunakan saat malam hari saja selama beberapa minggu sebelum diaplikasikan pada siang hari. Caranya, bersihkan dulu wajah baru setelah itu aplikasikan sedikit saja. Lakukan ini selama 2 minggu saat malam hari. Setelah sudah menggunakan serum selama malam hari dalam kurun waktu 4 minggu, baru cobalah untuk menggunakannya saat siang hari. Bila terjadi iritasi ringan, bisa menggunakan pelembab untuk meringankan reaksinya.

Patut diingat, bila akan menggunakan produk berbahan Glycolic acid saat siang hari, jangan lupa menggunakan tabir surya. Hal ini dikarenakan senyawa AHAs membuat kulit lebih rentan terhadap sengatan matahari.

Glycolic acid pada peeler

Sebelumnya kita sudah membahas Glycolic acid pada toner dan serum, sekarang kita akan membahas Glycolic acid pada peeler. Berdasarkan hasil riset, para ahli setuju bahwa GA peeler ini yang plaing efektif dalam merawat kulit.

Bicara soal ini, ada produk terkenal bernama AHA 30% + BHA 2% Peeling solution. Produk ini terkenal karena formula AHA 30% + BHA 2% nya. Coba kita telaah lebih lanjut soal Glycolic peeler solution satu ini.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, produk berbahan Glycolic acid itu memberikan sensasi perih dan bisa membuat iritasi, karena itu disarankan saat membeli, selain melihat tingkat konsentrasinya, pH, dan Pka, juga pastikan ada elemen lain yang bisa menenangkan kulit atau meringankan efek samping dari pemakain Glycolic acid. AHA 30% + BHA 2% Peeling solution ini memiliki semua itu.

Produk ini menggunakan elemen penenang kulit dari bahan Tasmanian pepper berry. Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan bentuk crosspolymer dari hyaluronic acid yang bisa membuat kulit terasa nyaman. Ditambah lagi dengan vitamin B5 untuk membantu pemulihan kulit dan wortel hitam yang bersifat anti-oksidan. Di bawah ini berisi detil lebih lanjut mengenai AHA 30% + BHA 2% Peeling solution:

pH- 3,5- 3,7                    Water-free (no)                  Alcohol-free (yes)               Oil-free (yes)                     Nut-free (yes)      Vegan (yes)                     Gluten-free (yes) Silicone-free Cruelty-free

Cara pakainya juga relatif mudah. Cukup bersihkan wajahmu terlebih dahulu lalu keringkan. Jangan pakai saat wajah masih basah. Aplikasikan secara merata ke seluruh bagian wajah dan leher secara lembut. Hindari kontak dengan mata dan bibir.

Jangan didiamkan lebih dari 10 menit, jadi sebisa mungkin cepat cuci dengan air dengan suhu ruangan (tidak panas tapi juga tidak dingin). Karena konsentratnya yang tinggi, tidak direkomendasikan untuk menggunakan ini lebih dari dua kali dalam seminggu.

Bila iritasi parah terjadi, segera konsultasikan dengan dokter dan ingat, seperti yang sudah dibahas di atas, bila akan keluar ruangan setelah menggunakan produk berkandungan Glycolic Acid, jangan lupa pakai tabir surya.

MinimalistTips:

Karena produk AHA 30% + BHA 2% Peeling solution memiliki tingkat konsentrat yang tinggi, pemakaian tidak direkomendasikan bagi pemula atau yang memiliki kulit sensitif atau kering.

Baik toner, serum, maupun peeler, semuanya berfungsi untuk merawat wajah. Namun perlu diketahui pemakaian yang berlebihan malah bisa menimbulkam masalah kulit.

Jadi ada baiknya, bila sudah menggunakan toner, jangan menggunakan serum ataupun peeler dan begitu sebaliknya. Gunakan saja satu produk yang berkandungan Glycolic acid dan pakailah secara teratur sesuai aturan pakainya.

Kesimpulan

Glycolic acid memang bisa memberikan hasil yang baik untuk perawatan kulit wajah namun hal itu harus dibarengi dengan cara pemakaian yang tepat dan tidak sembarangan.

Pemakaian yang terlalu sering malah bisa merusak dan menimbulkan masalah kulit lainnya. Patut diingat juga bila kulitmu tipe yang sensitif, ada baiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum memulai memakai produk berbahan Glycolic acid.

Bila akan membeli produk berbahan ini, bisa memilih yang tingkat konsentratnya tinggi, pH dan Pka nya rendah, dan yang memiliki soothing elemen seperti lidah buaya (aloe vera) atau Tasmanian pepper berry.

Pemakaian Glycolic acid oleh sendiri bisa dilakukan bila memang sudah berpengalaman dalam menggunakan produk ini. Bila masih pemula, lebih baik konsultasikan dulu pada dermatologismu.

Referensi:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4375771/
  2. https://www.researchgate.net/publication/318885105_The_efficacy_and_safety_of_a_70_glycolic_acid_peel_with_vitamin_C_for_the_treatment_of_acne_scars
  3. https://pdfs.semanticscholar.org/00c2/952000cf0649910fb194126f0c7644c21956.pdf
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3047947/
  5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3875240/

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.