Kenalilah Manfaat Zinc Oxide (Zinc Oksida) – Pelindung Ajaib Bagi Kulitmu

K

Bagi kaum wanita, pasti kamu pernah mengalami ruam di sekitat pantat atau selangkangan karena gesekan dengan pembalut saat menstruarsi. Atau mungkin para ibu, juga sering menemui ruam di bayi kalian, biasanya di sekiatar area yang memakai popok. Umumnya, obat yang dipakai untuk mengatasi masalah ini, pasti ada kandungan zinc oksida atau Zinc Oksidanya. Selain itu, saat membeli sunscreen di toko dan melihat komposisinya, pasti juga menemui zat ini dalam salah satu kandungan komposisinya. Sebenarnya, apa itu zinc oxide (zinc oksida)? Apa saja manfaatnya bagi kulit? 

Zinc oxide (zinc oksida) – apa itu?

Zinc oksida atau zinc oksida adalah termasuk sejenis mineral yang memiliki warna putih dan dalam bentuk bubuk. Zat satu ini umumnya digunakan untuk mengobati ruam pada kulit. Para ibu pasti menemukan bedak atau salep yang memiliki kandungan zinc oxide atau zinc oksida untuk mengatasi ruam pada kulit bayi yang disebabkan oleh popok.

Selain itu, bedak atau salep sejenis juga biasa dipakai wanita saat mengobati ruam yang dikarenakan gesekan dengan pembalut.  Zinc oksida atau juga sering dikenal sebagai zinc oksida di Indonesia, juga bisa digunakan untuk mengatasi iritasi kulit ringan akibat teriris atau tergores benda tajam dan luka bakar. Apa hanya itu sajakah manfaatnya?

Tentu saja tidak. Ada satu manfaat lagi yang perlu kamu ketahui dari zinc oxide atau zinc oksida ini. Zat ini juga banyak ditemui dalam komposisi produk sunscreen. Pasalnya, senyawa ini memang memiliki fungsi untuk merefleksikan dan menghamburkan radiasi dari UV. 

Tips:
Karena manfaat itulah, zinc oxide atau zinc oksida ini banyak ditemui dalam produk perawatan kuku, lotion bayi, perawatan make up, sabun mandi, dan juga bedak untuk kaki. Selain itu, hampir di semua produk sunscreen pasti juga menggunakan zat satu ini. Riset penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zinc oxide atau zinc oksida pada sunscreen, aman dipakai. 

Secara keseluruhan, zinc oxide atau zinc oksida itu memberikan proteksi bagi kulit terutama dari paparan sinar matahari. Bahkan, karena teknologi sudah berkembang, ada juga sekarang tekstil yang dipintal dari zinc oxide atau zinc oksida, yang bila dipakai bisa merefleksikan sinar UV dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih. 

Zinc oxide (zinc oksida) – manfaat

Sebenarnya zinc oxide atau zinc oksida sudah dikenal dari lama di dalam dunia kecantikan. Zat ini memang tidak hanya dipercaya tapi juga sudah dibuktikan oleh riset maupun penelitian bahwa bisa mengatasi permasalahan kulit dan menjaga kecantikan serta kesehatan kulit. Berikut info lengkap manfaat yang bisa didapat dari penggunaan produk berbahan zinc oksida atau yang sering juga dikenal sebagain zinc oksida:

  • Mengatasi ruam dan iritasi

Zinc oxide atau zinc oksida kerap kali ditemui di dalam salem atau krim untuk mengatasi ruam. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan topical atau obat luar zinc oksida bisa memberikan lapisan perlindungan pada kulit dan terutama mengobati iritasi. Selain itu, produk yang mengandung zinc oksida sebesar 5% saja, cukup untuk meringankan gejala iritasi pada bayi yang biasanya terjadi karena gesekan dengan popok. 

  • Mencegah infeksi bakteri

Selain itu mengtasi ruam atau iritasi, zinc oksida juga bisa digunakan untuk mencegah infeksi bakteri dengan cara membunuh bakteri berbahaya yang menyebabkan infeksi pada kulit dan berfungsi sebagai agen penyembuh alami kulit. Dokter umumnya juga meresepkan obat ini untuk pasien pasca operasi karena zinc oxide bisa merawat luka akibat operasi maupun bisul.

Sebuah studi menunjukkan bahwa zinc oxide memang bisa membantu penyembuhan luka. Karena zat ini termasuk mineral, maka zinc oksida memiliki peranan penting untuk memperbaiki luka di lapisan luar kulit (epidermis) dan membentuk kolagen atau jaringan ikat baru. 

  • Merawat jerawat

Tidak hanya bermanfaat unutk mengatasi iritasi, infeksi, maupun luka saja, tapi zinc oxide juga bisa mengobati jerawat. Riset sudah membuktikan hal itu. Untuk pengobatan jerawat, biasanya zat ini dikombinasikan dengan zat anti-peradangan atau anti-imflammatory untuk menekan tingkap keparahan dan menghilangkan rasa sakit akibat jerawat yang timbul karena ketidakseimbangan hormon.

Hasil studi menemukan bahwa penggunaan zinc oksida bisa menggantikan obat jerawat karena harganya lebih murah dan tidak banyak terjadi reaksi alergi. Tapi, itu hanya berlaku  selama jerawat yang dialami tidak parah. 

  • Melindungi kulit dari sinar UV

Banyak produk sunscreen di pasaran yang menggunakan zinc oksida dalam kandungannya. Hal ini dikarenakan zinc oxide bisa memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UVA dan UVB). Para ahli berpendapat bahwa zat zinc oksida sangat diperlukan dalam suatu produk sunscreen karena manfaatnya unutk merefleksikan sinar UV dari permukaan kulit.

Kandungan zinc oxide pada sunscreen bisa beragam, mulai dari 25-30%, Tingkatan itulah yang menentukan seberapa tinggi tingkat SPF suatu produk sunscreen. Semakin tinggi kandungan zinc oksida pada suatu produk sunscreen, makan tingkat SPF yang produk itu punya juga akan semakin tinggi. 

Itulah fungsi utama dari zinc oxide atau zinc oksida. Zat ini sangat dikenal khalayak sebagai salah satu bahan yang bisa mencegah kulit terbakar matahari sehingga sangat popular di kalangan wanita. Di Indonesia, penggunaan zinc oksida banyak ditemui dalam produk sunscreen, dan tidak terlalu terkenal sebagai obat minum atau dikonsumsi secara oral. Namun baik oral maupun topical, zinc oxide memang memiliki banyak manfaat bagi kulit. Setelah mengetahui manfaatnya, ada baiknya kamu juga mengetahui seputar penggunaan dan efek sampingnya.

Zinc oxide – Penggunaan dan efek samping

Penggunaan zinc oxide sangatlah aman karena laporan terjadinya alergi sangatlah jarang. Apalagi bila digunakan sebagai obat topical atau penggunaan luar. Selama masih dalam batasan normal, tidak ada reaksi alergi yang terjadi. Tidak ada juga pengecualian khusus untuk ibu hami dan menyusui. Namun zinc oksida ini tidak disarankan digunakan bersamaan dengan obat atau produk perawatan kulit (skincare) lainnya yang mengandung:

  • Heparin
  • Sodium calcium edelate
  • Ichthammol ointment
  • Phenoxymethilpenicilin 
Tips:
Biarpun zinc oksida yang digunakan pada produk perawatan kulit (skincare) diaplikasikan secara topical, tentu saja efek samping tetaplah ada. Umumnya, efek samping meliputi pembengkakan, iritasi kulit yang semakin parah, hipersensitivitas berupa ruam kemerahan, ruam yang terasa gatal, gangguan pernapasan, dan nyeri kepala berat.  

Memang tidak semua orang mengalami efek samping yang ditulis di atas. Lagipula, pelaporan karena reaksi alergi pada produk yang menggunakan zat mineral satu ini juga jarang. Namun ada baiknya kamu mengetahui efek samping di atas juga untuk langkah-langkah pencegahan. Bila setelah menggunakan produk zinc oxide atau zinc oksida, dan kamu mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, segera hentikan pemakaian. Bila keadaan tidak membaik, segeralah pergi meminta bantuan dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Kesimpulan

Zinc oxide atau yang sering dikenal sebagai zinc oksida di Indonesia, memang memberikan banyak manfaat pada kecantikan dan kesehatan kulit. Zat yang termasuk mineral ini bisa mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi dan mengobati ruam, iritasi, bahkan jerawat. Tidak hanya itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa zinc oxide bisa membantu penyembuhan luka pasca operasi. 

Namun manfaat yang paling diketahui umum adalah khasiatnya yang merefleksikan sinar UV sehingga kulit bisa terlindungi dari sengatan sinar matahari berlebih. Karena fungi inilah, banyak produk sunscreen yang dijual di pasaran dewasa ini memiliki kandungan zinc oksida.

Menariknya lagi, saat membeli sunscreen, kamu pasti akan memberli yang SPF nya tinggi. Tinggi tidaknya tingkatan SPF ini ditentukan dari kadar kandungan zinc oxide atau yang juga dikenal sebagai zinc oksida di dalamnya. Bila kandungan zinc oxide di dalam suatu produk sunscreen tinggi, maka tingkat SPF nya juga akan tinggi. 

Reaksi alergi jarang ditemui dalam penggunaan produk berbahan zinc oksida. Tapi efek samping tetaplah ada. Jadi bila kamu mengalami efek samping dari pemakaian produk berbahan zinc oxide, segera hentikan pemakaian. Bila tidak membaik dan efek samping yang dirasa semakin parah, jangan menunda untuk menemui dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut. 

Referensi:

  1. https://www.researchgate.net/publication/301755162
  2. https://www.researchgate.net/publication/11635614
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5852775/
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4120804/
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29193602/
  6. https://www.researchgate.net/publication/46008173

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.