Manfaat dan Resiko Memakai Shea Butter Untuk Kulit

M

Shea butter untuk kulit yang biasa digunakan sebagai bahan pelembab kulit ternyata memiliki banyak manfaat. Tetapi, ternyata ada resikonya juga memakai bahan ini!

Yakin shea butter akan memberikan manfaat yang bagus untuk perawatan kulit? Coba pikir-pikir lagi. Ternyata tidak semua jenis kulit akan cocok memakai shea butter. Jadi, jangan buru-buru mencoba dulu, pahami dulu manfaat dan kenali dengan betul resiko memakai shea butter untuk skincare berikut ini.

Shea Butter Itu Apa Sih?

Shea butter adalah lemak yang didapatkan dari ekstraksi biji sejenis kacang dari tanaman shea. Tanaman shea berasal dari Afrika Barat, dan hingga saat ini sebagian besar shea butter di dunia berasal dari sana. Shea butter berbentuk padat pada suhu hangat dan berwarna putih buram atau ivory. Shea butter terkenal sebagai bahan skincare yang dapat membuat kulit sehat dan glowing.

Shea butter mengandung banyak vitamin dan asam lemak. Konsistensi alaminya mudah dioleskan dengan rata dan dapat digunakan untuk melembutkan dan menenangkan kulit. Shea butter telah digunakan sebagai bahan skincare dan dianggap sebagai bahan yang ‘ajaib’ untuk kecantikan kulit.

Bahan satu ini memang banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti jerawat, dermatitis, atau eksim. Shea butter juga baik digunakan untuk mengatasi kerutan. Selain itu, bahan ini juga memiliki aktivitas anti peradangan yang baik untuk melembabkan dan menenangkan kulit.

Kandungan Shea Butter

Lalu apa yang membuat shea butter menjadi bahan ‘ajaib’ bagi kulit? Coba kita amati senyawa kimia yang terkandung dalam shea butter.

  1. Asam lemak

Shea butter mengandung 90% asam lemak. Asam lemak utama yang terkandung dalam shea butter adalah asam oleat (46,4%) dan asam stearat (41,5%). Selain itu juga terdapat beberapa asam lemak dalam jumlah kecil seperti asam palmitat (4%), asam linoleat (6,6%), dan asam arakidonat (1,3%).

  1. Vitamin

Shea butter mengandung vitamin A, vitamin E, dan F yang baik untuk kesehatan kulit. Vitamin A dan E dapat berfungsi sebagai antioksidan yang mencegah kulit dari kerusakan karena radikal bebas. Vitamin F dapat melancarkan peredaran darah dan membantu pertumbuhan sel kulit baru.

  1. Trigliserida

Merupakan komponen dari shea butter yang dapat memberi kelembaban dan menutrisi kulit. Komponen lain selain trigliserida asam lemak adalah beberapa senyawa organik hidrokarbon, sterol, dan vitamin E.

  1. Cetyl ester

Cetyl ester adalah komponen dari shea butter yang dapat mengunci kelembaban alami kulit, sehingga dapat menjaga kulit dari kekeringan.

Manfaat Shea Butter

Shea butter sebagai bahan skincare semakin ramai diperbincangkan. Memang bahan satu ini banyak sekali manfaatnya untuk kecantikan dan kesehatan kulit.

Manfaat memakai shea butter for kulit diantaranya adalah sebagai berikut:

Manfaat Shea Butter
  1. Menyembuhkan peradangan

Shea butter telah terbukti dapat meredakan peradangan kulit. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang menyatakan bahwa shea butter mengurangi reaksi kulit terhadap zat penyebab iritasi. Menurut studi tersebut, efek anti peradangan ini dihasilkan oleh senyawa alpha amyrin yang terkandung dalam shea butter. Alpha amyrin telah teruji memiliki daya anti inflamasi terhadap kulit.

Karena efek anti inflamasi ini, shea butter dapat digunakan untuk mengurangi peradangan pada infeksi jerawat.

  1. Melembutkan kulit

Shea butter dapat digunakan sebagai emolien atau pelembab untuk mengatasi kulit yang kering. Sebuah studi membuktikan shea butter memiliki efek emolien untuk kulit eksim. Pada studi ini, setelah penggunaan krim shea butter 5% selama 1 minggu setiap hari, kulit yang mengalami eksim terbukti menjadi lebih halus. Penelitian ini juga menemukan bahwa efek emolien shea butter pada kulit terbukti lebih kuat jika dibandingkan dengan vaselline.

  1. Anti aging

Shea butter juga telah terbukti dapat membantu regenerasi sel kulit dan menghaluskan kulit, sehingga baik digunakan untuk skincare anti aging. Sebuah studi menunjukkan bahwa pemakaian shea butter dengan kadar 15% atau shea butter murni pada kulit dua kali sehari terbukti dapat mencegah photo aging. Shea butter juga terbukti dapat menstimulasi pembentukan kolagen pada kulit. Karena itu, shea butter baik digunakan untuk melembutkan kulit yang kering atau mengalami tanda-tanda penuaan berupa keriput.

  1. Memiliki efek sunscreen

Shea butter mengandung senyawa ester sinamat dari triterpen alkohol yang dapat mengabsorbsi sinar UV B dengan kuat pada panjang gelombang 290 – 320 nm. Kulit yang terlalu sering terkena paparan UV B dapat memiliki resiko kanker. Karena itu, shea butter dapat bermanfaat untuk melindungi kulit dari efek sinar UV B. Namun, sebuah studi menyatakan bahwa efektivitas shea butter sebagai sunscreen masih diragukan.

  1. Antioksidan

Shea butter mengandung vitamin A dan E yang akan memberikan efek antioksidan pada kulit. Zat antioksidan akan melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini.

  1. Efek antibakteri dan anti jamur

Shea butter juga memiliki efek anti bakteri dan anti jamur sehingga dapat digunakan untuk mengatasi jerawat. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah riset pada tahun 2012 yang menunjukkan bahwa ekstrak tanaman shea yang dikonsumsi secara oral dapat menurunkan aktivitas mikroba.

  1. Memudarkan stretchmark dan bekas luka

Shea butter dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka sekaligus merawat bekas luka. Shea butter akan mencegah pembentukan keloid pada luka dan menstimulasi pembentukan sel kulit baru.

  1. Mengatasi sunburn

Shea butter juga efektif untuk mengatasi kulit yang terbakar karena sinar matahari. Shea butter memiliki efek soothing yang akan menenangkan kulit yang terbakar dan mempertahankan kelembaban kulit untuk mempercepat penyembuhan luka karena sunburn.

  1. Shea butter baik untuk kulit sensitif

Anda yang memiliki kulit sensitif mungkin cukup sulit memilih skincare yang memiliki banyak manfaat untuk kulit namun tidak menimbulkan iritasi. Shea butter adalah pilihan yang mudah untuk Anda. Shea butter merupakan bahan alami yang telah terbukti efektif mengatasi masalah kulit. Jadi, bahan ini cukup aman untuk digunakan pada kulit yang sensitif.

Manfaat Lain dari Shea Butter

Selain manfaat yang tadi sudah disebutkan, masih ada lagi lho manfaat shea butter untuk kesehatan dan kecantikan:

  • Mengatasi ketombe

Tak hanya kulit wajah dan tubuh, shea butter juga memiliki manfaat untuk kulit kepala. Sebuah riset yang dipublikasikan pada tahun 2018 menyebutkan bahwa shea butter yang dikombinasikan dengan bahan pelembab lainnya dapat digunakan untuk mengurangi ketombe.

  • Mengatasi gigitan serangga

Selain bisa membuat kulit cantik, shea butter juga dapat digunakan untuk meredakan efek tidak nyaman pada kulit akibat gigitan serangga, misalnya setelah disengat lebah.

  • Mengurangi nyeri radang sendi

Nyeri sendi dapat disebabkan oleh peradangan pada persendian. Dengan efek anti peradangan yang dimilikinya, shea butter dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada persendian.

Resiko Pemakaian Shea Butter

Jangan langsung tergoda untuk memakai bahan skincare yang banyak sekali manfaatnya ini. Shea butter memang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Namun kenali juga efek samping dan resikonya:

  1. Alergi

Shea butter adalah minyak yang diperoleh dari biji-bijian atau kacang-kacangan. Jadi, meskipun kemungkinannya sangat kecil, shea butter dapat menimbulkan reaksi alergi.

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap kacang, sebaiknya hati-hati sebelum memutuskan untuk mencoba memakai shea butter untuk kulit.

  1. Menyumbat pori

Pemakaian shea butter pada kulit dapat menyebabkan penyumbatan pada pori, yang akhirnya menimbulkan komedo dan jerawat.

Hal ini juga didukung oleh sebuah riset dari The American Academy of Dermatology yang menyatakan bahwa shea butter dapat menyumbat pori dan menyebabkan jerawat.

  1. Breakout

Breakout merupakan reaksi kulit yang disebabkan oleh skincare sehingga menyebabkan kulit berjerawat dan iritasi. Pemakaian shea butter terutama pada kulit yang mudah berjerawat (acne prone) sebaiknya harus ekstra hati-hati, karena shea butter dapat menyumbat pori dan dapat menyebabkan breakout.

Selalu hati-hati sebelum mencoba produk skincare itu harus. Untuk shea butter, jika diperlukan Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu apakah jenis kulit Anda akan cocok jika memakai shea butter. Apapun jenis kulit Anda, cobalah patch test terlebih dahulu, yaitu cobalah shea butter pada bagian tertentu kulit (yang tersembunyi), dan perhatikan apakah ada efek yang tidak diinginkan.

Jika Anda sudah memutuskan untuk mencoba shea butter, perhatikan apakah Anda mengalami gejala berikut ini:

  • Kulit memerah.
  • Kulit gatal.
  • Nyeri.
  • Jerawat.

Jika timbul hal-hal di atas, segera hentikan pemakaian shea butter.

Cara Memakai Shea Butter

Berbeda tujuan penggunaan, akan berbeda pula cara pemakaian shea butter. Berikut ini adalah caranya:

  1. Shea butter for kulit wajah

Shea butter untuk wajah sebaiknya dipakai pada malam hari, karena shea butter akan membuat make up sulit menempel pada wajah. Oleskan shea butter pada kulit wajah dengan tipis.

  1. Shea butter untuk pelembab tubuh

Saat cuaca dan udara menjadi kering, kulit tubuh sering kehilangan kelembabannya sehingga bagian tertentu seperti tumit dan siku dapat menjadi sangat kering dan bersisik. Oleskan shea butter pada bagian kulit yang kering dengan cukup tebal, dan gosok hingga terserap oleh kulit.

  1. Untuk merawat kelembaban rambut

Untuk rambut, shea butter dapat digunakan sebagai conditioner yang dibilas setelah keramas atau dapat juga digunakan sebagai conditioner tanpa bilas.

Untuk rambut yang tipis, hindari mengoleskan shea butter dekat akar rambut, karena akan menyebabkan rambut semakin lepek dan berminyak.

  1. Hangatkan dengan telapak tangan

Sebelum menggunakan shea butter pada kulit atau rambut, sebaiknya hangatkan dulu shea butter yang akan digunakan dengan telapak tangan sehingga terksturnya dapat lebih mudah diaplikasikan pada kulit.

  1. Gunakan shea butter murni

Shea butter memiliki komposisi alami yang memberikan manfaat pada kulit. Shea butter yang terkandung dalam produk skincare sebagai salah satu komposisi penyusunnya kadang kehilangan khasiatnya karena proses pengolahan produk skincare yang cukup kompleks.

Menggunakan shea butter murni juga direkomendasikan ahli kulit, karena jika shea butter telah mengalami proses kimiawi pada pembuatan skincare, maka shea butter dapat kehilangan bahan kandungan yang memiliki peran aktif dalam kegunaannya.

  1. Shea butter dapat digunakan sebagai masker wajah.

Untuk membuat masker wajah DIY, siapkan bahan-bahan berikut:

  • 1 sendok makan madu murni.
  • 3 – 4 tetes grape seed oil.
  • 1 sendok makan shea butter murni.

Campur bahan-bahan di atas dan oleskan pada wajah sebagai masker, diamkan selama 10 hingga 15 menit. Kemudian bilas masker dengan air hangat dan keringkan dengan handuk lembut.

Kesimpulan

Shea butter adalah bahan alami yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kulit, diantaranya adalah sebagai anti aging, melembabkan, menenangkan, dan mengatasi iritasi serta jerawat. Namun tidak semua jenis kulit akan cocok memakai shea butter.

Untuk kulit yang acne prone, sebaiknya tidak mencoba memakai shea butter, karena bahan ini dapat menyumbat komedo dan menyebabkan jerawat. Shea butter dapat dipakai untuk kulit wajah, kulit tubuh, dan rambut sebagai kondisioner. Jika Anda tertarik mencoba shea butter, gunakan yang dalam bentuk murni yang tanpa mengalami pengolahan kimia.

Q&A Tentang Shea Butter Untuk Kulit

  1. Apakah shea butter dapat mengatasi noda hitam pada kulit?

Shea butter terkenal dapat mengurangi stretch mark dan noda hitam pada wajah. Bahan ini akan menjaga kelembaban kulit sekaligus menyamarkan noda hitam.

  1. Apakah shea butter dapat digunakan untuk merawat kulit rusak?

Tentu saja. Shea butter banyak digunakan untuk merawat kulit yang kering, pecah-pecah, dan bersisik. Shea butter dapat berfungsi sebagai emolien pada kulit dan menjaga kelembabannya.  Shea butter juga dapat meningkatkan produksi kolagen sehingga dapat mengatasi kerusakan kulit berupa garis halus dan kerutan.

  1. Apakah shea butter dapat mencerahkan kulit?

Shea butter mengandung vitamin A dan vitamin E yang dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk kulit. Shea butter juga dapat melindungi kulit dari photo aging atau rusaknya kulit karena sinar matahari. Jadi jawabannya adalah ya, dengan kandungan zat antioksidannya, penggunaan shea butter yang teratur dapat membantu mencerahkan kulit.

  1. Berapa lama harus menggunakan shea butter agar terlihat efeknya?

Gunakan shea butter setiap hari secara teratur pada malam hari. Efek shea butter akan terlihat setelah pemakaian selama 3 – 4 minggu.

  1. Apakah shea butter dapat digunakan untuk semua jenis kulit?

Meskipun berbagai sumber menyebutkan bahwa shea butter cocok untuk semua jenis kulit, namun sebuah riset mengungkapkan bahwa shea butter dapat menyumbat pori. Jadi, untuk kulit berminyak dan mudah berjerawat tidak direkomendasikan untuk memakai shea butter.

Referensi:

  1. https://www.researchgate.net/publication/277021242
  2. https://www.jacionline.org/article/S0091-6749(08)03527-6/fulltext
  3. https://scialert.net/fulltext/?doi=jpt.2012.298.304
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29368843 

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.