Moisturizer yang Tepat Untuk Kulit Kering dan Kusam

M

Memakai moisturizer itu wajib bagi Anda yang memiliki kulit kering dan kusam. Pastikan untuk memilih jenis moisturizer yang paling tepat. Ini dia caranya! Memiliki tipe kulit kering katanya tidak perlu repot karena tidak terlihat mengkilap dan tidak rawan jerawat. Tetapi siapa bilang kulit kering bebas dari masalah? Nyatanya saat udara menjadi kering atau saat berada di ruangan dengan kelembaban rendah, kulit kering dapat menjadi kusam dan bersisik.

Kulit kering juga perlu trik khusus untuk merawat kelembutan dan mencegah kulit menjadi kusam. Salah satunya adalah dengan menjaga kulit tetap lembab. Ya, caranya adalah dengan memakai moisturizer setiap hari. Tetapi, kini jenis dan macam moisturizer yang dapat dipilih banyak sekali. Bagaimana caranya memilih moisturizer yang tepat untuk kulit yang kering dan kusam? Mari kita simak info menarik untuk merawat kulit kering berdasarkan riset dan pendapat ahli kulit berikut ini.

Tanda-tanda Kulit Kering

Sebelum memilih moisturizer untuk kulit kering, pastikan dulu kondisi dan jenis kulit Anda, apakah memang berjenis kering. Cara yang sederhana adalah dengan mengamati noda minyak pada tisu yang ditempelkan pada wajah setelah wajah dibersihkan dengan pembersih yang ringan dan dibiarkan tanpa kosmetik apapun selama 30 menit. Kulit kering tidak akan memberi noda minyak pada tisu wajah.

Selain itu, kulit yang kering memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kulit terasa kering dan kencang saat disentuh.
  • Kulit bersisik dan kadang mengelupas.
  • Kadang terasa gatal.
  • Kulit mudah teriritasi atau menjadi kemerahan.
  • Kulit terasa kasar.
  • Kulit terasa lebih sensitif.
  • Mudah timbul garis halus dan kerutan.

Penyebab Kulit Menjadi Kering dan Kusam

Kulit kering merupakan kondisi kulit yang kekurangan atau kehilangan kelembabannya. Kulit yang kering seringkali disertai dengan penampilan kulit yang tampak kusam karena kurangnya kadar air atau kelembaban alami kulit. Kulit kering juga hanya memiliki sedikit sebum. Jika jumlah sebum yang terlalu banyak pada kulit berminyak dapat menyebabkan komedo dan jerawat, maka kulit yang memiliki terlalu sedikit sebum dapat menjadi terasa kering dan terlihat kusam.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016 menjelaskan karakteristik kulit kering secara kimiawi sebagai kondisi kulit yang mengalami penurunan kadar air dan faktor kelembaban alami kulit, serta mengalami perubahan komposisi lipid kulit. Secara fungsional, kulit kering memiliki permeabilitas sel yang lebih tinggi, sehingga air dari dalam kulit akan lebih mudah hilang dan kulit akan lebih mudah mengabsorpsi bahan lain dari luar, sehingga dapat menjadi lebih sensitif.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Journal of Cutaneous Medicine and Surgery pada tahun 2011, beberapa penyebab kulit menjadi kering dan kusam diantaranya:

  1. Iklim dan cuaca

Umumnya kulit akan menjadi lebih kering pada cuaca dingin, yaitu saat temperatur udara dan kelembaban menurun drastis. Tetapi bukan berarti daerah yang tidak memiliki cuaca dingin akan bebas dari masalah kulit kering. Suhu udara yang panas yang disertai dengan kelembaban udara yang rendah juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering.

  1. Berada di ruangan ber-AC

Terlalu lama berada di ruangan yang memakai AC dapat menyebabkan kulit menjadi kering, karena AC dapat menyebabkan berkurangnya kelembaban dari udara. Sistem pengaturan udara buatan seperti pada kabin pesawat juga dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembaban alaminya.

  1. Mencuci wajah dengan air hangat

Terlalu sering mencuci wajah apalagi dengan menggunakan air hangat, dapat merusak lapisan lipid pelindung kulit. Berkurangnya lapisan lipid ini dapat membuat kulit menjadi kering.

  1. Berenang

Kolam renang dapat mengandung chlorine, yaitu bahan kimia yang digunakan untuk menjaga air kolam renang tetap bersih. Senyawa chlorine ini dapat membuat kulit menjadi kering.

  1. Suhu panas

Semua sumber panas seperti pemanas ruangan hingga perapian dapat menurunkan kelembaban udara, sehingga dapat menyebabkan kulit kering.

  1. Sinar matahari

Seperti sumber panas lainnya, sinar matahari juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Selain itu, sinar UV dari sinar matahari dapat menembus lapisan kulit dan menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin dan membuat kerusakan pada kulit yang membuat kulit menjadi kering dan terlihat kusam.

  1. Sabun wajah yang keras

Kulit yang normal memiliki pH alami cenderung asam, yaitu antara 4.5 dan 5.75. Namun beberapa sabun pembersih wajah memiliki pH yang tinggi, sehingga pH alami kulit dapat berubah. Hal ini akan menyebabkan terganggunya pertahanan alami kulit sehingga kulit kehilangan kelembaban alaminya.

  1. Proses aging

Masalah kulit kering banyak dialami oleh wanita yang mengalami proses penuaan atau aging. Seiring dengan bertambahnya usia, aktivitas kelenjar sebasea yang memproduksi sebum pada kulit juga akan semakin menurun. Akibatnya, saat sebum kulit semakin menurun, kulit menjadi lebih kering. Penelitian membuktikan bahwa wanita yang berumur 60 tahun ke atas hanya memiliki aktivitas kelenjar sebasea sebesar 60% saja dibandingkan saat muda.

  1. Dehidrasi

Kulit kering dan kusam juga dapat disebabkan faktor dari dalam tubuh, yaitu saat tubuh kekurangan asupan air atau mengalami dehidrasi. Sebuah studi telah menunjukkan bahwa minum air putih dalam jumlah yang cukup sangat mempengaruhi kelembaban dan kesehatan kulit.

  1. Penumpukan sel kulit mati

Sel kulit mati yang menumpuk yang dapat disebabkan oleh pemakaian kosmetik tertentu atau karena kulit tidak dieksfoliasi secara teratur, dapat menyebabkan kulit menjadi kusam, bersisik, dan kering.

Manfaat Moisturizer Untuk Kulit Kering dan Kusam

Memakai moisturizer setiap hari sangat dianjurkan oleh para ahli kulit, terutama bagi yang memiliki kulit kering dan kusam. Apa manfaat moisturizer bagi kulit kering dan kusam? 

  • Moisturizer dapat meningkatkan barrier atau pertahanan kulit

Menurut sebuah studi, moisturizer dapat memperbaiki pertahanan alami kulit dengan cara mempertahankan struktur lipid pada lapisan luar kulit. Moisturizer dapat memperbaiki struktur kulit dengan berperan sebagai humektan atau menjaga kelembaban, emolien atau menghaluskan kulit, dan oklusif atau melindungi permukaan kulit untuk mencegah hilangnya kelembaban alami dari kulit.

  • Moisturizer dapat meningkatkan hidrasi

Memakai moisturizer dapat meningkatkan hidrasi atau kadar air pada lapisan stratum korneum kulit. Moisturizer dapat mengurangi terjadinya trans-epidermal water loss, atau menguapnya air dari sel kulit ke lingkungan luar.

  • Melindungi kulit dari iritasi

Kulit yang kering cenderung lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi. Memakai moisturizer akan menciptakan lapisan tipis di permukaan kulit yang akan melindungi kulit dari bahan yang dapat mengiritasi kulit.

  • Menghaluskan kulit

Kulit yang kering dan kusam kadang memiliki tekstur yang kasar dan bersisik karena kerusakan lapisan lipid pada permukaan kulit. Bahan aktif moisturizer dapat mengisi celah-celah pada kulit yang kering sehingga kulit menjadi lebih halus.

  • Mengaplikasikan makeup menjadi lebih mudah

Tekstur kulit yang lebih lembab dan halus akan membuat pemakaian makeup menjadi lebih mudah dan rapi. Makeup juga menjadi lebih awet.

Bahan Aktif Moisturizer Untuk Kulit Kering dan Kusam

Kulit kering memerlukan moisturizer yang dapat memberikan kelembaban pada kulit secara intensif. Namun perlu diperhatikan juga jangan sampai moisturizer yang dipakai dapat membuat kulit menjadi kusam. Beberapa bahan aktif yang direkomendasikan sebagai moisturizer terbaik untuk kulit kering dan kusam diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Ceramide

Ceramide merupakan komponen alami yang terdapat dalam lapisan lipid kulit. Moisturizer yang memiliki kandungan bahan utama ceramide memiliki banyak manfaat bagi kulit kering, diantaranya dapat meningkatkan pertahanan alami kulit sehingga dapat melindungi kulit dari kekeringan dan efek polutan, mengunci kelembaban kulit, mengurangi sensitivitas kulit terhadap bahan aktif tertentu, dan menghaluskan kulit. Ceramide dalam moisturizer umumnya memiliki konsentrasi hingga 3% dan sering dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti antioksidan.

  1. Hyaluronic acid

Memakai hyaluronic acid sebagai moisturizer tidak hanya akan membuat kulit menjadi lebih lembab, tetapi bahan ini juga dapat mengunci kelembaban sehingga melindungi kulit dari kekeringan. Hyaluronic acid juga dapat membuat kulit menjadi lebih halus. Kadar hyaluronic acid dalam moisturizer umumnya adalah 0,1 – 2%.

  1. Glycerin

Glycerin merupakan bahan pelembab tipe humektan, yaitu bahan moisturizer yang dapat menarik kelembaban dari dalam kulit dan dari udara ke lapisan stratum korneum kulit. Selain dapat menghidrasi lapisan luar kulit, glycerin juga dapat meningkatkan pertahanan alami kulit dan melindungi kulit dari iritasi. Kadar glycerin sebagai bahan pelembab dalam moisturizer umumnya adalah 5 – 10%.

  1. Aloe vera

Aloe vera atau lidah buaya juga merupakan bahan moisturizer yang baik untuk kulit yang kering dan kusam. Sebuah riset telah membuktikan bahwa pemakaian aloe vera dengan kadar 0.1 – 0.5% sebagai moisturizer pada kulit selama dua minggu dapat meningkatkan kadar air pada kulit dan mencegah hilangnya kelembaban alami kulit. Aloe vera juga disebutkan mengandung salicylic acid yang baik digunakan untuk mengatasi kulit kusam.

  1. AHA

Moisturizer untuk kulit kering dan kusam juga dapat mengandung bahan aktif eksfolian yang berfungsi untuk mengurangi timbunan sel kulit mati yang dapat membuat kulit terlihat kusam. Salah satu bahan eksfolian yang cukup aman dipakai untuk kulit kering adalah AHA atau glycolic acid. Sebuah riset menyebutkan bahwa moisturizer yang mengandung 5% glycolic acid efektif untuk mengatasi kulit kering dan kasar.

  1. Vitamin dan antioksidan

Beberapa bahan aktif yang telah terbukti efektif untuk mengatasi kulit kusam seperti vitamin dan antioksidan juga sering ditambahkan pada moisturizer, diantaranya adalah vitamin C, vitamin E, niacinamide, dan ferulic acid. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang juga terbukti efektif untuk mengatasi kulit kusam, mencerahkan, dan mengatasi efek aging yang ditimbulkan oleh sinar UV. Antioksidan lain seperti vitamin E juga memiliki manfaat yang baik bagi kulit kering dan kusam.

Vitamin E telah dipakai sebagai bahan skincare selama lebih dari 50 tahun dan terbukti dapat melindungi kulit dari efek radikal bebas. Niacinamide atau vitamin B3 dalam moisturizer juga efektif untuk mencerahkan kulit kusam dan melembabkan kulit. Antioksidan lainnya seperti ferulic acid juga dapat menangkal radikal bebas dan lebih stabil.

Cara Memilih Moisturizer Untuk Kulit Kering dan Kusam

Selain mengandung beberapa bahan aktif di atas, memilih moisturizer untuk kulit kering dan kusam juga perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Pilihlah yang berbentuk krim

Kulit yang kering memerlukan moisturizer dengan bahan yang lebih padat seperti krim atau moisturizer yang mengandung minyak. Moisturizer jenis ini akan lebih kuat dalam melembabkan kulit dan dapat lebih kuat mengunci kelembaban dalam kulit.

  • Mengandung bahan aktif yang dapat mencerahkan kulit kusam

Selain mengandung bahan pelembab, pilihlah moisturizer yang mengandung bahan aktif yang telah terbukti efektif untuk mencerahkan kulit kusam, misalnya vitamin C atau niacinamide.

  • Mengandung sunscreen

Kulit kering memerlukan perlindungan terhadap efek sinar UV yang dapat membuat kulit semakin kering dan rusak. Karena itu, pilihlah moisturizer yang mengandung sunscreen broad spectrum yang dapat melindungi kulit dari efek sinar UVA dan UVB, dengan SPF 30 ke atas.

Tips Memakai Moisturizer Untuk Kulit Kering dan Kusam

Agar dapat merasakan manfaat yang optimal dari moisturizer yang Anda pakai, perhatikan beberapa tips berikut saat memakai moisturizer untuk kulit kering dan kusam:

  • Gunakan moisturizer setelah mandi atau membersihkan muka saat kulit masih lembab dan sedikit basah.
  • Jika kulit Anda kering dan sensitif, hindari moisturizer yang mengandung asam, pewangi, dan pewarna.
  • Hindari mencuci muka dengan air hangat.
  • Cukupkan asupan air dalam tubuh dengan minum air minimal 8 gelas setiap hari.
  • Pakailah moisturizer dua kali sehari setiap hari.
  • Bila perlu, gunakan humidifier untuk meningkatkan kelembaban udara.

Kesimpulan

Salah satu cara merawat kulit yang kering dan tampak kusam adalah dengan memakai moisturizer dengan teratur. Meskipun kondisi kulit kering kadang tidak dapat dihindari, misalnya kulit kering karena proses aging, namun sebaiknya hindari atau batasi faktor yang menyebabkan kulit menjadi kering seperti pemakaian AC, pemanas ruangan, sinar matahari, suhu udara panas, kelembaban udara yang rendah, berenang di kolam renang, atau terlalu sering mencuci muka dengan menggunakan air hangat.

Dalam memilih moisturizer untuk kulit kering dan kusam, sebaiknya pilihlah yang berbahan dasar krim, mengandung bahan pencerah kulit dan antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan niacinamide, serta mengandung sunscreen dengan SPF 30 ke atas. Beberapa bahan yang efektif sebagai moisturizer untuk kulit kering diantaranya adalah ceramide, hyaluronic acid, glycerin, dan aloe vera.

Referensi:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4885180/
  2. https://www.researchgate.net/publication/312342256_Pathway_to_Dry_Skin_Prevention_and_Treatment
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5849435/ 

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.