Sabun Pepaya: Apakah Benar-benar Bermanfaat Untuk Kulit?

S

Buah pepaya adalah salah satu buah yang paling umum dijumpai di wilayah dengan iklim tropis, salah satunya Indonesia. Selain untuk dikonsumsi langsung atau diolah menjadi makanan lainnya, buah pepaya juga banyak dimanfaatkan untuk merawat kecantikan kulit

Salah satu produk kosmetik hasil pengolahan buah pepaya adalah sabun pepaya. Sabun pepaya saat ini sangat populer sebagai salah satu sabun yang dapat memutihkan kulit. Sabun pepaya yang bagus mengandung ekstrak pepaya alami dan cukup aman digunakan untuk kulit tubuh dan wajah tanpa membuat kulit menjadi kering.

Namun benarkah sabun pepaya memiliki banyak manfaat untuk kulit? Mari kita simak hal-hal berikut ini.

Apa Itu Sabun Pepaya?

Sabun pepaya adalah sabun alami yang mengandung ekstrak buah pepaya, dan biasanya cukup lembut untuk digunakan pada kulit wajah dan tubuh. Sabun pepaya dapat dibuat dari ekstrak papain dari getah buah pepaya yang telah dikeringkan atau dari jus segar buah pepaya, atau perpaduan keduanya.

Bahan dasar sabun biasa pada umumnya mengandung surfaktan SLS (sodium lauryl sulphate) yang dapat menyebabkan kulit kering. Kondisi ini dapat memicu masalah kulit lainnya seperti jerawat dan gatal-gatal.

Berbeda dengan sabun biasa, sabun pepaya umumnya dibuat dengan cara tradisional dengan menggunakan lemak nabati dan soda kaustik yang efeknya lebih lembut untuk kulit. Sabun pepaya juga mengandung enzim papain yang dapat menguraikan protein menjadi peptida dan asam amino.

Karena itu, enzim ini dapat membersihkan kulit dengan baik dengan cara melarutkan kotoran dan sel kulit mati pada kulit. Papain juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka.

Sabun pepaya yang alami dan tidak mengandung zat pewangi tambahan umumnya tidak berbau apapun. Namun banyak produk sabun pepaya yang ditambahkan minyak esensial untuk menambah aroma.

Kandungan Nutrisi Dalam Sabun Pepaya

Sabun pepaya kaya akan nutrisi yang terkandung secara alami dari buah pepaya. Sabun pepaya umumnya mengandung 15 – 30% buah pepaya dan ditambahkan 0,5 – 1,5% ekstrak enzim papain.

Sebuah studi menunjukkan bahwa sabun pepaya memiliki aktivitas antioksidan terbaik dan aman bagi kulit pada konsentrasi buah pepaya 30% dan enzim papain 1,5%.

Berikut adalah kandungan nutrisi pada 152 gram buah pepaya :

Pepaya juga mengandung antioksidan kuat dari golongan karotenoid yang disebut lycopene. Selain itu, pepaya juga banyak mengandung enzim proteolitik papain. Enzim papain ini banyak terkandung dalam getah buah pepaya muda. Enzim papain juga terkandung dalam daun pepaya dan daging buah pepaya.

Manfaat Sabun Pepaya bagi Kulit

Setelah menyimak berbagai kandungan nutrisi dalam buah pepaya, maka kita dapat mengetahui bahwa sabun yang dibuat dari buah pepaya pasti memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kecantikan kulit kita.

Berikut adalah manfaat sabun pepaya yang telah teruji dan terbukti:

  1. Mencerahkan dan memutihkan kulit

Salah satu manfaat utama dari pemakaian sabun pepaya adalah untuk mencerahkan dan memutihkan kulit.

Sebuah review mengenai bahan-bahan pemutih kulit menyebutkan bahwa pepaya merupakan buah yang paling banyak digunakan untuk memutihkan kulit karena kandungan enzim papain dan vitamin C nya.

Selain itu pepaya mengandung betakaroten, vitamin, dan nutrisi lain yang berguna untuk memutihkan warna kulit.

Kandungan enzim papain dalam buah pepaya juga dapat melarutkan protein inaktif pada kulit sehingga dapat mencerahkan warna kulit.

Pemakaian sabun pepaya yang teratur setiap hari dapat memudarkan noda hitam pada kulit.

  1. Mengikis sel kulit mati atau mengeksfoliasi kulit

Kandungan enzim papain dalam sabun pepaya juga dapat melarutkan kotoran dan sel kulit mati pada kulit. Sebagai enzim proteolitik, papain akan mengikis keratin pada lapisan terluar kulit, sehingga penggunaan sabun pepaya yang teratur membuat kulit terlihat lebih bersih dan cerah, serta lebih halus.

  1. Mengurangi kerutan pada kulit

Kulit yang mengalami penuaan atau banyak terpapar dengan radikal bebas kadang mengalami masalah kerutan atau garis halus.

Masalah ini dapat diatasi dengan memakai sabun pepaya secara teratur. Kandungan antioksidan dalam sabun pepaya seperti vitamin C dan lycopene dapat efektif mengatasi radikal bebas yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan pada kulit seperti kerutan.

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa antioksidan kuat dapat mengatasi tanda-tanda penuaan pada kulit dengan cara menangkal efek radikal bebas.

Penelitian yang lain juga menunjukkan bahwa kombinasi vitamin C dan lycopene dapat mengurangi kedalaman kerutan pada kulit wanita yang telah menua.

  1. Meningkatkan elastisitas kulit

Selain untuk mengurangi penampakan kerutan pada kulit, sabun pepaya juga dapat meningkatkan elastisitas kulit sehingga terlihat lebih segar dan muda. Kulit dapat kehilangan elastisitasnya karena berbagai penyebab, diantaranya sinar UV, polusi udara, kekurangan konsumsi vitamin, dan kebiasaan merokok.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menunjukkan bahwa pepaya dapat meningkatkan elastisitas kulit.

  1. Mengatasi jerawat

Sabun pepaya juga baik digunakan pada kulit yang berjerawat. Kandungan enzim papain dan chymopapain dalam sabun pepaya memiliki efek anti radang yang dapat mempercepat penyembuhan jerawat.

Enzim papain ini juga dapat menghilangkan tumpukan keratin pada permukaan kulit yang dapat menjadi penyebab jerawat.

Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam sabun pepaya juga dapat membantu mengatasi jerawat.

  1. Mengatasi gigitan serangga

Selain untuk kecantikan, sabun pepaya juga ternyata dapat digunakan untuk mengatasi gangguan gigitan serangga yang dapat membuat kulit merah, bengkak, atau gatal.

Kandungan papain dalam sabun pepaya dapat mengurangi inflamasi yang disebabkan oleh gigitan serangga. Selain itu, toksin yang dikeluarkan serangga yang menyebabkan kulit meradang juga umumnya tersusun atas peptida, yaitu penyusun protein. Kemampuan enzim papain untuk menguraikan protein dapat menetralkan racun serangga ini sehingga dapat meredakan efek yang ditimbulkannya.

  1. Mengurangi komedo

Kemampuan enzim papain untuk mengikis sel kulit mati yang menutup pori membuat sabun pepaya efektif untuk mengatasi komedo. Sabun pepaya juga dapat mengurangi sebum dan membersihkan kotoran sehingga kulit tampak lebih bersih.

  1. Memudarkan bekas jerawat

Sabun pepaya juga dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami. Kandungan vitamin C yang tinggi dan vitamin A sangat baik untuk merawat kulit dengan bekas luka atau bekas jerawat.

Vitamin C akan menghambat produksi melanin kulit sehingga akan menipiskan noda bekas jerawat. Vitamin A sangat baik untuk mempercepat regenerasi sel kulit.

Kombinasi vitamin ini ditambah dengan nutrisi lain yang terkandung dalam sabun pepaya juga dapat menstimulasi produksi kolagen kulit, sehingga bekas luka atau jerawat yang dalam dapat tersamarkan.

Efek Samping Sabun Pepaya

Sabun pepaya adalah produk kosmetika yang alami. Namun tidak menutup kemungkinan Anda dapat mengalami reaksi sensitif atau alergi karena menggunakan sabun pepaya.

Pertama, amati komposisi bahan sabun pepaya, apakah mengandung SLS. Jika mengandung SLS, sebaiknya penggunaan pada kulit kering dan sensitif lebih hati-hati karena bahan ini dapat membuat kulit semakin kering dan jerawat pada kulit dapat semakin teriritasi.

Saat Anda telah memastikan bahwa sabun pepaya yang digunakan tidak mengandung bahan yang berbahaya, jika Anda baru pertama kali menggunakan sabun pepaya pertama kali sebaiknya coba gunakan pada sedikit bagian kecil kulit dulu, misalnya pada punggung tangan. Jika kulit terasa gatal atau kemerahan, hentikan pemakaian sabun pepaya.

Sabun pepaya juga sebaiknya tidak digunakan bagi Anda yang alergi pepaya atau alergi getah. Enzim papain yang terkandung dalam sabun pepaya dihasilkan dari getah pepaya yang masih mentah.

Jika Anda alergi getah, pemakaian sabun pepaya dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit seperti gatal, kemerahan, bengkak, atau bruntusan.

Cara Memilih Sabun Pepaya yang Terbaik untuk Kulit

Saat ini banyak sekali merk sabun pepaya yang dapat ditemui di supermarket atau toko online. Berbagai merk menawarkan kemasan yang menarik, atau aroma wangi yang memukau. Namun, apakah semua merk sabun pepaya dapat memberikan manfaat yang sama?

Kenyataannya, merk yang berbeda dapat memberikan efek dan manfaat yang berbeda pula. Meskipun kandungannya sama-sama ekstrak buah pepaya, namun cara produksi atau bahan lain yang digunakan untuk membuat sabun pepaya juga dapat mempengaruhi efeknya ke kulit.

Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan saat memilih sabun pepaya:

  • Pilihlah produk handmade

Sabun pepaya banyak yang diproduksi secara massal dengan menggunakan mesin dengan zat aditif berupa bahan kimia yang berbahaya bagi kulit.

Pilihlah sabun pepaya yang dibuat secara handmade dan menggunakan bahan-bahan yang alami. Sabun pepaya yang baik dibuat dengan cara saponifikasi dengan cold process yang tidak memakai pemanasan luar sehingga tidak merusak kandungan enzim.

Sabun handmade yang dibuat dengan saponifikasi cold process juga dibuat dengan lebih telaten satu per satu sehingga kualitasnya lebih terjamin.

  • Amati komposisi bahannya

Pilihlah sabun yang mengandung minyak nabati dan jus pepaya alami atau enzim papain yang diekstrak dari pepaya. 

Pastikan sabun pepaya tidak mengandung bahan kimia yang dapat berbahaya bagi kulit tanpa pengawasan dokter, misalnya hidrokinon, SLS, paraben, DEA, BHT, BHA, oxybenzone, atau bahan kimia berbahaya lainnya.

Selain dapat berbahaya bagi kulit, pembuangan sisa bahan-bahan kimia ini juga dapat mencemari lingkungan. Jadi dengan menghindari pemakaian sabun yang mengandung bahan-bahan tersebut, Anda juga ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Beberapa merk sabun pepaya juga memakai bahan pewangi tambahan untuk menambah aroma. Pastikan wanginya tidak terlalu menyengat dan berasal dari minyak esensial alami.

  • Teksturnya lebih lembut dan aroma tahan lama

Sabun yang diproduksi secara massal dapat mengandung bahan aditif yang membuat tekstur sabun lebih keras namun lebih cepat habis.

Jenis sabun seperti ini biasanya dapat mengering, menyusut, atau retak saat tidak digunakan dalam waktu yang lama. Bahkan ada yang menjadi berbau tidak sedap saat sabun sudah mengecil.

Sabun pepaya yang bagus adalah yang teksturnya lebih soft tetapi lebih awet untuk penggunaan yang lebih lama, dan aromanya tahan lama meskipun sabun sudah hampir habis.

  • Amati kandungan bahan aktifnya

Cermati kandungan bahan aktif pada sabun pepaya. Seperti yang telah kita ketahui, zat aktif yang memiliki berbagai manfaat baik bagi kulit pada sabun pepaya adalah enzim papain.

Beberapa merk sabun pepaya menggunakan ekstrak buah pepaya sebagai bahan aktif, dan ada yang menggunakan enzim papain sebagai bahan aktifnya, atau perpaduan keduanya.

Konsentrat enzim papain dihasilkan dari getah buah pepaya muda yang dikeringkan, jadi efeknya pada kulit akan lebih kuat daripada jus buah pepaya saja.

Tips:

Papaya soap which contains a combination of papaya fruit and papain enzymes will have a good effect on the skin. The best concentrations of papaya fruit and papain enzymes in papaya soap are 30% and 1.5%.

If the active substance level is not stated, observe the list of ingredients in papaya soap. Usually the active ingredients added in sufficiently high concentrations will be mentioned earlier. Conversely, if the active ingredient is mentioned at the back of the composition list, it means that the active ingredient is added in a small amount.

Kesimpulan

Berbagai penelitian dan studi telah membuktikan bahwa sabun pepaya memiliki berbagai manfaat bagi kulit. Manfaat tersebut diantaranya untuk mencerahkan dan memutihkan kulit, mengurangi kerutan, menambah elastisitas kulit, mengurangi jerawat dan bekas jerawat, mengurangi komedo, dan dapat digunakan untuk mengatasi gigitan serangga.

Namun perlu diingat juga bahwa tidak semua produk sabun pepaya memiliki kualitas dan efek yang sama bagi kulit.

Pilihlah sabun yang dibuat secara handmade, terbuat dari bahan-bahan alami tanpa tambahan bahan kimia yang berbahaya bagi kulit dan lingkungan, memiliki tekstur lebih lembut dan aroma yang lebih tahan lama meskipun sudah lama dipakai, dan memiliki kandungan zat aktif buah pepaya dan enzim papain dengan konsentrasi 30% dan 1,5%.

Referensi

  1. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/105/1/012048/pdf
  2. https://nutritiondata.self.com/facts/fruits-and-fruit-juices/1985/2
  3. https://www.researchgate.net/publication/249650287_Review_on_Skin_Whitening_Agents
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23927381
  5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3508853/

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.