Salicylic Acid dan Niacinamide: Apakah Dapat Dikombinasikan?

S

Dua bahan aktif ini baik sekali untuk digunakan pada kulit yang berminyak dan rawan jerawat. Apakah salicylic acid dan niacinamide dapat dipakai bersamaan?

Setiap bahan aktif skincare memiliki manfaat yang khas tersendiri. Tetapi, kadang mengkombinasikan 2 bahan aktif atau lebih dapat memperkuat efek yang didapatkan dari kedua bahan aktif tersebut. Namun bisa juga mengkombinasikan 2 bahan aktif justru akan membuat kulit menjadi iritasi, atau menyebabkan salah satu bahan aktif tidak memberikan efek yang diharapkan. Salicylic acid dan niacinamide, keduanya memiliki manfaat yang baik untuk jenis kulit wajah yang berminyak dan rawan jerawat. Pernahkah terpikirkan untuk mengkombinasikan 2 bahan aktif ini? Bolehkah mencampur salicylic acid dengan niacinamide dalam skincare routine kita? Mari kita pelajari dulu lebih jauh tentang kedua bahan ini, dan simak penjelasan tentang apa yang terjadi jika kita mengkombinasikan salicylic acid dengan niacinamide.

Tentang Salicylic Acid dan Niacinamide

Pasti Anda sudah sering sekali menemukan kedua bahan aktif ini dalam kandungan produk skincare. Salicylic acid yang juga sering disebut sebagai BHA (beta hydroxy acid) merupakan bahan aktif asam yang bersifat keratolitik atau dapat menghilangkan sel kulit mati pada permukaan kulit. Di alam, salicylic acid banyak terdapat pada kulit pohon willow. Salicylic acid memiliki sifat larut dalam minyak, sehingga dapat dengan mudah menembus lapisan lipid pada permukaan kulit dan masuk ke pori-pori. Karena itu, salicylic acid sangat efektif untuk membersihkan pori-pori hingga bagian dalam.

Karena efek membersihkan sumbatan pori ini, skincare yang mengandung salicylic acid efektif untuk mengatasi komedo dan jerawat. Salicylic acid juga dapat mengurangi produksi minyak pada wajah. Bahan aktif ini juga memiliki efek anti inflamasi dan anti bakteri, sehingga dapat digunakan untuk mengobati jerawat meradang.

Jadi, sudah terbayang kan bagaimana salicylic acid memberikan manfaat bagi kulit kita? Di sisi lain, niacinamide juga memiliki berbagai manfaat yang tak kalah pentingnya. Niacinamide atau vitamin B3 juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kulit kita. Niacinamide dapat memperkuat barrier kulit, melembabkan, mencerahkan, mengatasi tanda-tanda penuaan, dan dapat mengurangi peradangan pada kulit.

Salicylic Acid Adalah Bahan Aktif Eksfolian

Salycilic acid merupakan bahan aktif yang bersifat eksfolian, atau dapat melunakkan dan menghilangkan lapisan terluar kulit. Senyawa asam ini banyak digunakan untuk chemical peeling pada konsentrasi tinggi 10 – 50%. Chemical peeling dengan menggunakan salicylic acid telah terbukti dapat mengurangi jerawat dan komedo secara efektif. Selain itu, salicylic acid sebagai eksfolian juga efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi seperti melasma, bekas jerawat, dan bintik hitam pada kulit. Salicylic acid juga dapat menghaluskan permukaan kulit dengan mempercepat regenerasi sel kulit.

Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun 2001 juga telah membuktikan efektivitas salicylic acid pada konsentrasi 2% untuk mengurangi peradangan pada jerawat. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa pemakaian gel salicylic acid 2% selain mengurangi komedo dan jerawat meradang, juga dapat mencerahkan kulit.

Salicylic acid banyak terdapat dalam berbagai jenis produk skincare dengan kadar yang bervariasi. Salicylic acid dalam sabun atau pembersih wajah umumnya banyak dipakai untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat, dan memiliki kadar antara 0,5 hingga 5%. Bagi kulit kering atau sensitif, memakai pembersih wajah yang mengandung salicylic acid dapat membuat kulit akan terasa semakin kering.

Salicylic acid kini juga banyak digunakan dalam toner. Saat ini semakin banyak toner yang menawarkan eksfoliasi ringan dan cukup lembut untuk digunakan setiap hari. Toner eksfolian ini umumnya mengandung salicylic acid 0,5 – 2% dan bahan aktif lain seperti AHA. Toner yang mengandung salicylic acid sangat baik untuk mengurangi kadar minyak pada wajah. Eksfoliasi ringannya akan membuat wajah lebih cerah dengan pemakaian yang teratur.

Untuk kulit yang berjerawat, salicylic acid juga dapat digunakan sebagai spot treatment untuk mengurangi peradangan pada jerawat. Spot treatment salicylic acid umumnya berbentuk gel dan memiliki kadar antara 0,5 hingga 5%. Selain jerawat meradang, salicylic acid gel juga dapat membersihkan komedo dan kotoran yang menyumbat pori.

Selain untuk spot treatment, salicylic acid juga dapat digunakan pada kulit wajah secara keseluruhan. Salicylic acid untuk perawatan seluruh kulit wajah ini umumnya berbentuk serum dengan konsentrasi 2%. Serum ini aman untuk dipakai setiap hari, dan dapat membantu mengurangi jerawat dan komedo serta mencerahkan kulit.

Niacinamide dapat Memperkuat Barrier Kulit

Sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang niacinamide. Berbeda dengan salicylic acid yang merupakan asam yang bersifat keratolitik, niacinamide adalah salah satu bentuk vitamin B3 yang memiliki banyak manfaat bagi kulit. Niacinamide tidak menghilangkan lapisan terluar kulit, sehingga niacinamide lebih aman untuk semua jenis kulit. Saat kulit Anda terlalu sensitif untuk memakai retinol atau terlalu kering untuk memakai produk skincare dengan AHA atau BHA, niacinamide dapat menjadi pilihan Anda.

Niacinamide umumnya dapat ditoleransi dengan lebih baik oleh semua jenis kulit jika dibandingkan dengan salicylic acid. Bahan aktif ini aman baik untuk digunakan pada kulit kering dan sensitif, maupun untuk kulit berminyak dan rawan jerawat.

Sebuah riset menyebutkan bahwa niacinamide dapat mempercepat pembentukan ceramide dan keratin pada kulit, sehingga dapat meningkatkan barrier alami kulit. Dengan meningkatnya barrier ini, kulit akan lebih kuat dalam menangkal polusi dan bakteri yang dapat merusak dan menyebabkan infeksi pada kulit. Barrier alami juga dapat melindungi kulit dari kekeringan dengan cara mencegah keluarnya air dari dalam sel kulit. Karena itu, pemakaian niacinamide akan membantu melembabkan kulit secara alami.

Berbagai studi juga telah membuktikan bahwa niacinamide dapat mengatasi hiperpigmentasi dan mencerahkan kulit, serta dapat mengurangi tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus.

Niacinamide banyak terkandung dalam berbagai produk skincare, diantaranya pembersih wajah, toner, serum, dan krim. Skincare yang mengandung niacinamide umumnya juga memiliki bahan aktif lain seperti retinol, hyaluronic acid, vitamin C, hingga AHA atau BHA. Niacinamide memang cukup aman untuk dikombinasikan dengan bahan aktif lain. Niacinamide efektif untuk memberikan manfaat bagi kulit pada konsentrasi 2 hingga 5%.

Niacinamide umumnya aman untuk dikombinasi dengan bahan lain dan tidak akan memperparah efek iritasi yang dapat ditimbulkan bahan aktif tertentu. Kombinasi niacinamide dengan bahan aktif lain juga tidak akan menimbulkan reaksi negatif pada kulit.

Larut dalam Minyak Vs Larut dalam Air

Jika keduanya sama-sama memiliki manfaat yang bagus untuk kulit, lalu apa bedanya salicylic acid dan niacinamide?

Salah satu perbedaan salicylic acid dan niacinamide yang mempengaruhi efek kedua bahan ini pada kulit kita adalah sifat kelarutannya. Salicylic acid adalah bahan aktif yang larut dalam lemak. Karena permukaan kulit dan pori kita terlindungi oleh minyak dan lipid, salicylic acid akan dengan mudah bercampur dengan minyak dan masuk ke dalam pori kulit. Di sinilah salicylic acid bekerja. Salicylic acid mampu membersihkan pori kulit dari kotoran, komedo, dan bakteri penyebab jerawat.

Sementara itu, niacinamide adalah jenis vitamin yang larut dalam air. Karena itu, niacinamide tidak dapat menembus ke dalam pori kulit dan bekerja pada permukaan kulit saja. Apakah hanya dengan bekerja di permukaan kulit efek niacinamide akan tetap maksimal? Ya. Seperti yang telah disebutkan di atas, niacinamide bekerja pada permukaan kulit dengan memperkuat barrier alami kulit. Karena itu, niacinamide sangat baik untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan melindungi kulit dari efek buruk polusi.

Salicylic Acid dan Niacinamide: Keduanya Dapat Mengurangi Sebum

Meskipun memiliki sifat yang berbeda dan mekanisme kerja pada kulit yang sangat berbeda pula, salicylic acid dan niacinamide memiliki beberapa fungsi dan manfaat yang sama bagi kulit kita. Salah satunya adalah keduanya dapat mengurangi minyak berlebih atau sebum pada kulit wajah. Jadi kedua bahan aktif ini sangat baik untuk dipakai pada kulit berminyak dan rawan jerawat.

Salicylic acid dapat mengurangi sebum dengan cara membersihkan minyak hingga ke dalam pori kulit. Dengan memasuki pori kulit, salicylic acid juga dapat mempengaruhi kerja kelenjar sebasea sehingga dapat mencegah produksi minyak yang berlebihan.

Sementara itu, niacinamide dapat mengurangi sebum pada wajah dengan cara menyerap sebum dari permukaan kulit, dan mengecilkan pori-pori kulit sehingga dapat mengontrol keluarnya minyak yang berlebih pada kulit wajah.

Salicylic Acid dan Niacinamide: Sama-sama Dapat Mengatasi Jerawat

Manfaat yang sama antara salicylic acid dengan niacinamide berikutnya adalah keduanya merupakan bahan aktif yang baik untuk mengatasi jerawat. Namun tentu saja dengan mekanisme yang berbeda.

Salicylic acid sangat efektif untuk mengatasi jerawat, baik komedo maupun jerawat yang meradang. Selain dapat membersihkan pori-pori hingga ke bagian dalam, salicylic acid juga memiliki sifat anti inflamasi. Artinya bahan aktif ini dapat meredakan peradangan yang terjadi karena jerawat. Salicylic acid juga dapat membunuh P. acnes, bakteri penyebab jerawat. Efektivitas salicylic acid dalam mengatasi jerawat juga banyak dibuktikan oleh berbagai riset yang terpercaya.

Di sisi lain, niacinamide juga dapat menurunkan peradangan pada jerawat. Selain itu, niacinamide juga dapat memperkuat barrier kulit sehingga tidak mudah terserang bakteri penyebab infeksi jerawat.

Dua Bahan Aktif yang Efektif Untuk Hiperpigmentasi

Salicylic acid banyak digunakan untuk mencerahkan kulit wajah. Salicylic acid dapat mempercepat regenerasi kulit wajah, sehingga wajah akan terlihat lebih cerah, dan pada pemakaian teratur, dapat terjadi peningkatan tingkat kecerahan pada wajah.

Salicylic acid juga merupakan salah satu bahan aktif yang banyak digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi karena bekas jerawat.

Niacinamide juga memiliki manfaat yang sama dalam hal ini. Bahan aktif ini juga banyak digunakan untuk mencerahkan warna kulit wajah. Niacinamide tidak mempercepat regenerasi kulit, tetapi bahan aktif ini dapat menghambat transport melanin dalam sel. Karena itu, proses penggelapan kulit menjadi terhambat dan akhirnya kulit menjadi tampak lebih cerah.

Apa yang Terjadi Jika Mengkombinasikan Salicylic Acid dengan Niacinamide?

Seperti yang telah disebutkan di atas, sebenarnya salicylic acid memiliki banyak kemiripan fungsi dengan niacinamide untuk kulit, meskipun dengan mekanisme dan sifat yang berbeda. Jadi, mencampur atau mengkombinasikan pemakaian kedua bahan ini dapat meningkatkan efek manfaatnya pada kulit, terutama pada fungsi menurunkan kadar sebum pada wajah dan mengecilkan pori-pori kulit.

Karena itu, kombinasi salicylic acid dan niacinamide sangat baik untuk digunakan pada kulit berminyak dan rawan jerawat, untuk mengontrol keseimbangan sebum, mencegah dan mempercepat proses penyembuhan jerawat, dan merawat bekas jerawat karena keduanya memiliki fungsi mengatasi hiperpigmentasi.

Cara Mengkombinasikan Salicylic Acid dan Niacinamide dengan Benar

Salicylic acid memang pemakaiannya dapat dikombinasikan dengan niacinamide. Namun bagaimana cara mencampur kedua bahan aktif ini dengan benar untuk dapat merasakan manfaat yang maksimal dari keduanya?

Salicylic acid dan niacinamide memang memiliki fungsi yang aditif, artinya jika digunakan bersamaan maka keduanya akan menguatkan efek satu sama lain. Hal ini tentunya akan memberikan efek yang semakin baik bagi kulit kita. Namun saat memakai 2 skincare yang berbeda dengan bahan aktif salicylic acid dan niacinamide, sebaiknya berilah jeda kurang lebih 10 menit sebelum di antara pemakaian 2 produk ini. Hal ini dilakukan agar masing-masing bahan aktif dapat diserap dengan lebih sempurna oleh kulit kita sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Jika Anda tidak ingin menunggu 10 menit di antara pemakaian 2 produk skincare, dapat juga pemakaian salicylic acid dan niacinamide dipisahkan pada pagi dan malam hari. Jika dipisahkan seperti ini, sebaiknya niacinamide dipakai pada pagi hari. Sedangkan salicylic acid sebaiknya dipakai pada malam hari, untuk mencegah kulit menjadi terlalu sensitif terhadap sinar matahari.

Kesimpulan

Salicylic acid dan niacinamide adalah dua bahan aktif dengan sifat yang sangat berbeda  namun memiliki fungsi dan manfaat yang sama pentingnya bagi kulit kita. Keduanya banyak terdapat dalam berbagai produk skincare dari mulai pembersih wajah, toner, serum, gel, atau krim. Mengkombinasikan kedua bahan ini untuk perawatan kulit kita ternyata dapat meningkatkan efek masing-masing bahan aktif pada kulit. Mencampur salicylic acid dan niacinamide harus dilakukan dengan cara yang benar. Berilah jeda 10 menit saat memakai kedua bahan aktif ini bersamaan agar masing-masing bahan aktif dapat memberikan fungsi yang optimal pada kulit. Atau, gunakan kedua bahan ini pada waktu yang terpisah dalam satu hari, misalnya niacinamide pada pagi hari dan salicylic acid pada malam hari.

About the author

Anisha Shekhawat

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.