Wajah Berjerawat? Ini dia Skincare Routine terbaik untuk Kulit Berminyak yang Mudah Berjerawat

W

Memiliki kulit yang mudah berjerawat memang kadang bikin pusing. Meskipun kita ingin jerawat di wajah dapat hilang secepatnya, namun merawat kulit berjerawat tidak boleh sembarangan juga. 

Asal coba-coba berbagai merk obat jerawat, bisa-bisa hasilnya malah jerawat makin banyak dan meradang.

Perawatan wajah berjerawat memerlukan rutinitas perawatan kulit, atau biasa kita sebut sebagai skincare routine. Namanya rutinitas, artinya kita harus melakukan skincare routine ini secara teratur sebagai bagian dari kegiatan rutin harian kita.

Lalu bagaimana skincare routine yang efektif untuk perawatan kulit berjerawat? 

Yuk simak cara merawat wajah yang berjerawat serta tips dan trik yang menarik berikut ini.

Kenali Jenis Kulit dan Tipe Jerawat

Tidak hanya kulit berminyak yang rawan jerawat, lho. Kulit kering juga dapat menjadi rentan jerawat jika tidak dirawat dengan benar. 

Jika kulit berminyak mudah berjerawat karena kelebihan minyak di wajah yang menyumbat pori, maka kulit kering dapat berjerawat karena faktor lingkungan atau karena salah memakai produk kosmetik yang menyebabkan iritasi kulit atau menyumbat pori.

Sebelum menentukan perawatan seperti apa untuk meredakan jerawat di wajah, kenali dulu jenis kulitmu. Jenis kulit yang berbeda akan memerlukan perawatan dan produk skincare yang berbeda pula.

Untuk mengetahui jenis kulitmu, cobalah cara mudah ini yang direkomendasikan ahli kulit. Caranya, cuci muka dengan sabun yang ringan seperti sabun bayi, lalu keringkan dengan lembut dan diamkan tanpa memakai produk kosmetik apapun. 

Setelah beberapa jam, amatilah kulit wajahmu:

  • Jika kulit terlihat mengkilap, maka jenis kulitmu adalah berminyak. 
  • Jika kulit terlihat bersisik, kasar, atau merah-merah, artinya kamu memiliki kulit kering. 
  • Jika kulit terlihat glowing tanpa masalah, artinya kulit wajahmu berjenis normal. 
  • Jika kulit pipi terlihat kering dan kulit area T mengkilap, maka kamu memiliki kulit kombinasi.

Selain jenis kulit, perawatan kulit berjerawat juga tergantung dari jenis jerawatnya. Ada 2 jenis jerawat, yaitu:

  • Jerawat tidak meradang, adalah jenis jerawat yang ringan yang disebabkan penumpukan kotoran atau sisa kosmetik pada pori. Yang termasuk jenis ini adalah komedo, yang berupa jerawat kecil atau blackhead yang terlihat hitam.
  • Jerawat meradang. Yaitu jerawat yang berwarna merah dan kadang disertai dengan nanah. Jerawat ini terasa lebih dalam dan terasa nyeri.

Dr. Davin mengatakan

Setiap ahli kulit harus mempertimbangkan cara untuk melawan jerawat sebelum memberikan penanganan medis.

Dr. Davin Lim

Bahan Aktif Penghilang Jerawat Terbaik untuk Kulit Berminyak

Sebelum melakukan perawatan wajah, tentukan dulu produk kosmetik mana yang terbaik untuk kulitmu. 

Untuk kulit berminyak dan berjerawat, ini dia bahan yang terbukti secara klinis aktif terbaik yang sebaiknya ada pada produk skincare yang kamu pakai:

Hyaluronic acid

Bahan aktif satu ini berfungsi sebagai humectant, atau memberi kelembaban pada kulit. 

Fungsi:

  • Memberi kelembaban pada kulit.
  • Kulit terasa lebih kenyal.
  • Menghidrasi kulit dari dalam.
  • Mengatasi kekeringan karena berkurangnya kadar air pada kulit.

Waktu pemakaian: Pagi dan malam hari.

Kontra dengan: Tidak ada.

Vitamin C

Vitamin C adalah zat antioksidan yang sangat kuat yang dapat melawan radikal bebas yang merusak kulit dan mengobati jerawat.

Fungsi:

  • Mengurangi radang pada jerawat.
  • Memudarkan noda hitam pada kulit, hiperpigmentasi, dan noda bekas jerawat.

Waktu pemakaian: Pagi dan malam hari.

Kontra dengan: Niacinamide

Niacinamide

Bahan aktif ini paling banyak terkandung dalam pelembab dan serum. Dalam penggunaan yang teratur Niacinamide dapat mengurangi sebum dan minyak pada wajah. 

Fungsi:

  • Mengecilkan pori.
  • Mengatur kadar sebum.
  • Meningkatkan elastisitas dan ketahanan kulit.

Waktu pemakaian: Malam hari.

Kontra dengan: Vitamin C.

AHA (Alpha Hydroxy Acid)

AHA bekerja dengan membantu pengelupasan lapisan kulit terluar untuk menghilangkan sel kulit mati dan kulit kusam, sehingga kulit terlihat lebih halus dan muda. Jenis AHA yang paling banyak digunakan adalah glycolic acid, lactic acid, dan mandelic acid.

Fungsi:

  • Mengurangi efek buruk pada kulit yang ditimbulkan sinar UV dan proses penuaan.
  • Mempercepat proses regenerasi kulit.
  • Memudarkan noda hitam dan hiperpigmentasi.
  • Mencerahkan kulit.

Waktu pemakaian: Malam hari.

Kontra dengan: Semua zat asam.

Salicylic Acid (BHA)

Zat ini berfungsi untuk membersihkan kotoran penyumbat pori dan meredakan peradangan. BHA juga dapat menghilangkan sel kulit mati sehingga dapat mencerahkan kulit.

Fungsi:

  • Membersihkan dan mengecilkan pori.
  • Mengurangi jerawat.
  • Mempercepat regenerasi sel kulit.
  • Membunuh kuman dan bakteri.

Waktu penggunaan: Malam hari.

Kontra dengan: Semua zat asam.

Benzoyl Peroxide

Zat ini berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, dan baik digunakan untuk jerawat meradang. Benzoyl peroxide dapat menyebabkan kekeringan pada kulit, sehingga sebaiknya gunakan moisturizer.

Fungsi:

  • Membunuh bakteri dan kuman.
  • Mengurangi peradangan pada jerawat.
  • Membersihkan kulit.

Waktu pemakaian: Malam hari.

Kontra dengan: Semua zat asam.

Retinoid

Zat ini mengandung vitamin A yang dapat mempercepat regenerasi sel kulit dan menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori. Zat ini juga dapat  serta meredakan peradangan pada jerawat. Pemakaian retinoid dalam dosis yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan bersisik. Jadi, sebaiknya cobalah dengan dosis yang rendah saat pertama kali pemakaian.

Fungsi:

  • Mengurangi produksi sebum.
  • Mengurangi minyak.
  • Memperbaiki tekstur kulit.
  • Memudarkan tanda-tanda penuaan.

Waktu pemakaian: Malam hari.

Kontra dengan: Produk retinol lainnya.

Panthenol (Vitamin B5)

Selain berfungsi sebagai pelembab, panthenol juga dapat memperbaiki kulit dan meningkatkan ketahanan kulit. Panthenol baik untuk digunakan kulit berminyak dan kulit yang dehidrasi, terutama jika dikombinasikan dengan BHA dan Benzoyl peroxide.

Fungsi:

  • Menjaga kadar air pada kulit.
  • Meningkatkan ketahanan kulit.
  • Membuat kulit lebih kenyal dan cerah.

Waktu pemakaian: Pagi dan malam hari.

Kontra dengan: Tidak ada.

Azelaic Acid

Zat ini adalah senyawa organik yang terkandung dalam gandum, gandum hitam, dan barley. Azelaic acid dapat mengatasi jerawat dengan lebih lembut jika dibandingkan dengan retinoid dan benzoyl peroxide.

Fungsi:

  • Mengatasi kulit sensitif.
  • Mengatasi jerawat yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.
  • Mencerahkan kulit.
  • Mempercepat regenerasi kulit.
  • Mengatasi radang dan membunuh bakteri.

Waktu pemakaian: Malam hari.

Kontra dengan: Semua zat asam.

Perawatan Sehari-hari untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Perawatan Sehari-hari untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Pagi skincare routine untuk Kulit yang Mudah Berjerawat

Pada pagi hari sebaiknya kamu menggunakan produk perawatan seminimal mungkin, karena kamu akan banyak beraktivitas dan berkeringat. Juga hindari produk yang membuat kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari.

Step 1: Pembersih wajah

Awali harimu dengan membersihkan wajah dengan pembersih ringan yang bebas sabun, sehingga tidak mengurangi kelembaban alami kulit. Ingat, banyaknya busa tidak menjamin kulit menjadi lebih bersih. Busa pada pembersih wajah dapat menyebabkan kulit menjadi kering.
Hindari menggunakan pembersih yang membuat kulitmu terasa lebih kering. Gunakan pembersih yang dapat menjaga pH alami kulit, yaitu di kisaran pH 4,5 – 6,5.

Step 2: Toner

Gunakan toner atau penyegar untuk menghilangkan sisa pembersih dan kelebihan di kulit wajah. Toner dapat menyeimbangkan pH kulit dan menghidrasi kulit sebelum memakai produk perawatan lainnya. Untuk kulit berminyak dan berjerawat, sebaiknya menggunakan toner berbahan dasar air dan bebas alkohol. Pada penggunaan jangka panjang, alkohol dapat membuat kulitmu semakin sensitif.

Step 3: Serum

Serum mengandung bahan aktif untuk mengatasi masalah kulitmu. Gunakan serum vitamin C di pagi hari untuk membantu mencerahkan kulit. Hindari memakai serum dengan zat aktif yang dapat menipiskan kulit, karena akan membuat kulitmu semakin sensitif di bawah sinar matahari. Setelah memakai serum, beri jeda 1 menit sebelum memakai pelembab.

Step 4: Pelembab berbahan dasar air

Cermati terlebih dahulu komposisi bahan pada pelembab yang akan kamu gunakan. Biasanya, bahan yang disebutkan di awal memiliki konsentrasi yang lebih tinggi. Pastikan pelembabmu memiliki bahan air atau aqua dengan konsentrasi tinggi. PIlihlah pelembab yang non-comedogenic atau tidak menyumbat pori. Hindari memakai pelembab yang mengandung mineral oil, petroleum jelly, atau paraffin.

Step 5: Tabir Surya

Pemakaian obat jerawat kadang membuat kulit semakin tipis dan sensitif terhadap sinar matahari. Agar kecantikan kulit tetap terlindungi, gunakan tabir surya dengan SPF 35 ke atas dan dengan PA+++. 
Pilihlah produk tabir surya yang berbahan dasar air dan tidak menyumbat pori.

Malam skincare routine untuk Kulit yang Mudah Berjerawat

Malam hari adalah saatnya melakukan perawatan yang intensif untuk membasmi jerawat, karena kulit dapat menyerap zat aktif lebih baik pada malam hari.

Step 1: Pembersih

Kamu dapat menggunakan pembersih yang sama dengan yang dipakai di pagi hari jika kamu tidak memakai riasan yang berat. Namun jika kamu memakai makeup, bersihkan wajah dalam 2 langkah, yaitu langkah pertama dengan menggunakan cleansing oil atau cleansing balm yang kemudian diikuti dengan foaming cleanser atut cleanser untuk jerawat.

Step 2: eksfoliasi (tiga kali seminggu)

Gunakan produk berbahan akif zat asam seperti AHA dan BHA untuk melakukan eksfoliasi atau pengelupasan sel kulit mati. Konsentrasi asam untuk proses ini adalah 2%. Step ini efektif untuk mengurangi jerawat dan komedo, dan membersihkan penyumbatan pori serta menghaluskan permukaan kulit.

Hindari menggunakan peeling yang mengandung scrub, karena akan membuat kulitmu semakin sensitif.

Step 3: Hidrasi

Sebelum memakai obat jerawat atau peeling, gunakan produk untuk menghidrasi kulit, misalnya hyaluronic acid. Zat ini akan menjaga kelembaban kulit agar kulit tidak menjadi kering atau sensitif karena pemakaian obat jerawat.

Step 4: Serum

Gunakan serum yang mengandung bahan aktif retinoid 2% serum dan niacinamide 10% serum. Namun, hindari pemakaian retinoid setelah melakukan peeling. Gunakan niancinamide terlebih dahulu.

Step 5: Obat totol jerawat (bila perlu)

Jika sedang ada jerawat meradang, olesi jerawat dengan produk yang mengandung benzoyl peroxide. Obat ini hanya untuk bagian kulit yang berjerawat saja, tidak untuk seluruh wajah. Jika menggunakan ini, jangan memakai retinol karena efeknya saling berlawanan.

Step 6: Pelembab

Gunakan pelembab yang sama dengan yang digunakan di pagi, yaitu yang berbahan dasar air. Bila kulit terasa kering, gunakan masker untuk menghidrasi kulit.

Satu kali seminggu

Gunakan cairan peeling yang mengandung AHA – BHA untuk menghilangkan sel kulit mati seminggu sekali. Untuk hasil terbaik gunakan cairan dengan kadar AHA 20-30% + BHA 2-3%. Jika kulit Anda tahan, Anda dapat melakukannya lebih sering menjadi 2 kali seminggu.

Jerawat bukanlah ‘kotoran‘, jadi menggosok jerawat dengan keras dengan eksfolian kuat tidak akan membantu menyembuhkan, malah akan membuat jerawat semakin meradang dan iritasi.

Dr. Brook

Yang Wajib Dilakukan dan Harus Dihindari Saat Berjerawat

  1. Wajib membersihkan wajah dua kali sehari dan setelah berkeringat: saat wajahmu sedang berjerawat, membersihkan wajah di pagi dan malam hari sebelum tidur sangat direkomendasikan. Bila perlu, saat wajahmu kotor dan berkeringat setelah beraktivitas juga disarankan untuk membersihkan wajah. Namun jangan terlalu sering membersihkan wajah karena dapat menyebabkan iritasi kulit.
  1. Jangan memencet jerawat: sulit rasanya menahan untuk tidak memencet jerawat. Namun perlu diingat bahwa memencet jerawat akan menyebabkan bekas jerawat semakin lama hilangnya. Memencet jerawat juga dapat menyebarkan bakteri ke bagian kulit lainnya, dan dapat menyebabkan jerawat kecil menjadi semakin besar, dalam, dan meradang.
  1. Bersihkan semua benda yang kontak langsung dengan kulit wajah: tanpa kita sadari benda-benda di sekitar kita yang menyentuh kulit wajah juga dapat mengandung bakteri atau debu halus yang dapat menyebabkan jerawat. Sprei, kuas makeup, layar ponsel, adalah contoh dari benda-benda yang dapat menjadi sumber bakteri penyebab jerawat. Gantilah sprei paling tidak seminggu sekali dan ganti sarung bantal 2-3 kali seminggu. Cuci kuas makeup seminggu sekali, dan bersihkan layar HP dengan cairan pembersih satu atau dua kali sehari.
  1. Pilihlah produk kosmetik non-comedogenic: tidak semua produk kosmetik aman bagi kulit berjerawat. Amati kandungan produk kosmetik yang akan kamu gunakan. Beberapa zat seperti alkohol atau parfum pada kosmetik dapat menyebabkan iritasi kulit yang tentunya akan membuat jerawat semakin meradang. Pilihlah kosmetik dengan label “oil-free”, atau “non-comedogenic”, atau “tidak menyumbat pori/won’t clog pores”. Kosmetik berlabel inilah yang aman untuk dipakai pada kulit berjerawat.
  1. Hindari tidur tanpa membersihkan makeup: pastikan wajah telah bersih dari makeup sebelum tidur. Malas membersihkan makeup sebelum tidur dapat menyebabkan tersumbatnya pori oleh sisa makeup, sehingga menyebabkan jerawat.

Penanganan Klinis untuk Kulit Berjerawat

Kadang perawatan kulit berjerawat memerlukan penanganan khusus secara klinis oleh dokter kulit. Jika skincare routine sudah kamu lakukan secara teratur dan telaten, namun jerawat tidak juga menghilang, mungkin kamu perlu mempertimbangkan untuk melakukan hal berikut ini.

Kapan harus ke dokter kulit

Jerawat ringan umumnya dapat diatasi sendiri dengan skincare routine yang tepat. Namun, jika setelah beberapa minggu jerawat tidak juga membaik atau bahkan bertambah parah, mungkin kamu perlu melakukan konsultasi dengan dokter kulit.

Biasanya dokter akan menanyakan sejarah medis dan produk skincare yang kamu gunakan. Lalu dokter akan memeriksa kulitmu dan menentukan tipe dan tingkat keparahan jerawat. Kemudian dokter akan meresepkan obat oles atau obat minum untuk jerawat atau kombinasi keduanya. Dokter juga akan merekomendasikan gaya hidup sehat yang harus kamu ikuti untuk membantu penyembuhan jerawat.

Biasanya dokter juga akan merekomendasikan beberapa tindakan medis untuk membantu mengurangi peradangan, mengurangi pertumbuhan bakteri, dan mengurangi noda bekas jerawat.

Dokter juga akan menyarankan kontrol check up setelah beberapa waktu untuk melihat perkembangan penyembuhan jerawat.

Obat dokter untuk kulit berjerawat

Dokter kulit biasanya meresepkan obat berikut untuk pengobatan jerawat:

  • Obat oles antibiotik dan retinoid. Obat oles atau obat totol jerawat yang diresepkan dokter umumnya mengandung zat retinoid berupa tretionin dan antibiotik tetrasiklin serta benzoyl peroxide untuk membunuh bakteri.
  • Antibiotik oral. Dokter dapat meresepkan antibiotik yang diminum dalam jangka pendek tertentu untuk membantu penyembuhan jerawat.
  • Obat pengatur hormonal. Obat pengatur hormon seperti pil KB atau spironolactone kadang diresepkan dokter untuk jerawat yang disebabkan oleh hormon. Namun obat ini juga kadang digunakan untuk jenis jerawat yang tidak disebabkan oleh hormon, dan menunjukkan hasil yang efektif untuk mengurangi pertumbuhan jerawat.

Tindakan medis untuk mengatasi jerawat

Selain dengan obat, dokter kadang merekomendasikan tindakan medis berikut untuk merawat kulit berjerawat:

  • Chemical peeling. Prosedur ini menggunakan zat kimia asam pekat yang dioleskan pada kulit yang dapat mengurangi komedo dan menghilangkan sel kulit mati.
  • Laser. Laser menggunakan energi cahaya yang menembus hingga lapisan dalam kulit. Tindakan ini banyak direkomendasikan dokter kulit untuk mengurangi peradangan kulit dan membunuh bakteri penyebab jerawat hingga lapisan kulit dalam.
  • Ekstraksi jerawat. Jerawat besar yang tidak dapat sembuh dengan obat biasa, kadang memerlukan prosedur ekstraksi atau pengeluaran isi jerawat yang dilakukan oleh dokter. Prosedur ini dapat mempercepat penyembuhan jerawat dan mencegah timbulnya bopeng.

Cara Merawat Bekas Jerawat 

Jangan lega dulu setelah jerawat kempes dan mengering. Kulitmu masih memerlukan perawatan untuk menghilangkan atau menyamarkan bekas jerawat yang dapat mengganggu penampilan. Scrub, home peeling, atau perasan buah lemon yang katanya dapat menyamarkan noda bekas jerawat, kadang tidak memberikan efek yang diharapkan. Lalu bagaimana cara merawat wajah setelah jerawat sembuh? Simak beberapa tips berikut, ya.

Gunakan produk perawatan yang mengandung BHA

Kombinasi produk perawatan terbaik untuk merawat bekas jerawat adalah: pembersih wajah anti iritasi, eksfolian salicylic acid (BHA) dan obat jerawat yang mengandung benzoyl peroxide. Trio produk perawatan ini dapat mengurangi bekas jerawat dengan efektif. Gunakan eksfolian yang mengandung BHA 2% untuk hasil terbaik.

Wajib pakai sunscreen setiap hari

Bekas jerawat yang terpapar UV langsung akan semakin susah pudar. Jadi, kamu wajib memakai sunscreen atau tabir surya pada kulit dengan bekas jerawat. Memakai sunscreen juga penting untuk memudarkan noda bekas jerawat, dan agar kulitmu terlindungi dari efek buruk sinar UV.

Gunakan skincare yang mengandung vitamin C dosis tinggi

Untuk memudarkan bekas jerawat, gunakan skincare dengan vitamin C dosis tinggi (25%) yang selain dapat meratakan warna kulit, juga dapat membuat kulitmu menjadi lebih halus.

Jangan mengelupas luka bekas jerawat

Saat melihat bekas jerawat mulai mengering, rasanya gatal ingin mengelupas bekasnya. Sulit ditahan memang, namun mengelupas bekas jerawat yang mengering hanya akan membuat noda bekas jerawat semakin lama hilangnya. Kadang jika dikelupas paksa, luka bekas jerawat malah akan menjadi semakin parah. Jadi, tunggulah hingga bekas jerawat mengelupas dengan sendirinya.

Kesimpulan

Hal yang penting yang dapat disimpulkan untuk perawatan wajah berjerawat diantaranya adalah:

  • Gunakan pembersih wajah yang ringan, jangan yang terlalu keras dan membuat kulit kering.
  • Jaga kadar air kulit dengan hyaluronic acid.
  • Gunakan pelembab berbahan dasar air.
  • Gunakan zat asam AHA atau BHA untuk peeling, dan hindari peeling dengan scrub.
  • Selalu gunakan tabir surya saat keluar ruangan di siang hari.
  • Jangan memencet jerawat atau komedo.

Referensi:

  1. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18489300/
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3366450/
  3. https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/oily-skin

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.