Tahukah kamu? Hydrating dan Moisturizing Memiliki Arti Yang Berbeda

T

Saat akan membeli produk perawatan kulit di toko, pasti kamu sering menemui produk pelembab dan produk hidrasi kulit. Sekilas memang terdengar sama. Bila kamu tanya, banyak orang mengatakan bahwa produk perawatan kulit yang berfungsi untuk hydrating ataupun moisturizing itu sama saja. Tapi apa memang benar demikian? Nyatanya, setelah dilihat lebih jauh, keduannya memiliki perbedaan. Tidak hanya beda dalam hal fungsi, tapi kandungan dan konsistensi dari kedua produk ini ternyata juga berbeda. Mari kita lihat lebih lanjut apa perbedaanya. 

Hydrating dan moisturizing – mirip tapi berbeda?

Salah satu hal yang membuat bingung dalam memilih produk perawatan kulit yang berfungsi untuk hidrasi maupun melembabkan adalah karena gejala yang kulit alami untuk dua masalah kulit itu hampir serupa. Tapi jangan salah, perawatan untuk dua masalah kulit ini jelas berbeda. Berikut perbedaannya, sehingga kamu tidak salah pilih beli produk perawatan (skincare

  • Produk moisturizing

Bila kamu memiliki kulit kering, cocok untuk menggunakan produk moisturizing untuk menangani masalahmu. Kulit kering umumnya terjadi karena kulit kekurangan minyak alami (sebum) dank arena permasalahan ini disebabkan oleh genetik, seiring seseorang bertambah tua, permasalahan kulit kering ini akan bertambah parah bila tidak ditangani secara rutin. 

Pemilik kulit kering umumnya sudah memiliki pelindung kulit alami untuk memerangkap kelembapan pada permukaan kulit, namun tidak cukup kuat sehingga membutuhkan produk perawatan kulit (skincare) yang bersifat moisturizing. Produk pelembab bila diaplikasikan pada kulit kering akan menahan kelembapan sekaligus mencegah kelembapan yang diberikan minyak alami (sebum) tidak menguap keluar dan hilang dari kulit. Jadi, produk moisturizing ini bukan untuk manambah kadar air pada permukaan kulit, namun untuk membuat kulit tetap lembab, alias memerangkap kadar air yang ada agar tidak menguap keluar dan tetap ada di dalam kulit.  

Tips:
Kandungan dari produk perawatan kulit (skincare) hydrating dan moisturizing berbeda. Produk pelembab untuk kulit kering biasanya memiliki kandungan seperti mineral oil, petroleum jelly, minyak zaitun, atau zinc oxide. Penelitian menemukan bahwa minyak dari tanaman seperti, minyak biji bunga matahari, memiliki banyak khasiat untuk membuat permukaan kulit tetap lembab. Selain itu, Produk yang memiliki kandungan emolien juga bisa bekerja dengan baik untuk membuat kulit tetap lembab

Semisal kamu mengidap masalah kulit kering, sekarang kamu tahu produk perawatan mana yang harus dipilih. Bila kulit keringmu tingkat keparahannya hanya ringan atau menengah, bisa menggunakan body lotion. Tapi bila kondisi kulit keringmu parah, kamu bisa coba aplikasikan pelembab yang lebih kental atau pekat seperti body butter, atau bisa gunakan keduanya. Semisal, body lotion dulu lalu setelah kering dan meresap, baru aplikasikan body butter. Jika kulit masih kering, kamu harus konsultasi dengan dokter ahli kulit secepatnya. Mengapa? Karena kondisi kulit kering yang tidak diatasi bisa menimbulkan masalah kulit lainnya. Kamu bisa baca untuk lebih jelasnya di sini.

  • Produk hydrating

Sesuai namanya, produk moisturizing memiliki fungsi untuk menghidrasi permukaan kulit, apakah itu kulit wajah maupun kulit tubuh. Produk perawatan kulit (skincare) yang memiliki fungsi hydrating umumnya memilki khasiat humectant yang bisa menyerap air dari luar ke dalam permukaau kulit, sehingga kulit tetap terhidrasi. 

Produk bersifat hydrating dipakai bila kamu memiliki kulit yang dehidrasi. Tidak cuma tubuh saja tapi kulit cuma bisa mengalami dehidrasi atau kondisi di mana kulit kekurangan air. Tanda yang bisa dilihat saat kulitmu mengalami dehidrasi adalah perubahan tekstur pada kulit, yang awalnya dimulai dari kulit jadi kemerahan, terjadi peradangan, dan terkadang menimbulkan rasa gatal. 

Tips:
Bila kamu akan membeli produk hydrating, pastikan ada bahan-bahan ini di produk yang akan kamu beli, hyaluronic acid, gliserin, propylene glycol, madu, panthenol, serta kolagen. Menurut suatu studi, hyaluronic acid memiliki sifat tidak hanya untuk membantu kulit meningkatkan kadar hidrasi tpai juga mempertahankannya sehingga kulit kembali terhidrasi dan terasa kenyal. 

Produk hydrating biasanya bisa dalam bentuk aqua lotion, tapi ada juga yang dalam bentuk toner ataupun serum. Konsistensinya berbeda dengan produk moisturizing yand kental dan pekat, serta terasa lengket. Produk yang berfungsi untuk menghidrasi ini biasanya berkonsistensi cair dan terasa seperti air, tidak lengket pada kulit. 

Sekarang kamu sudah tahu bedannya apa itu produk perawatan kulit (skincare) yang berfungsi sebagai moisturizing dengan yang bermanfaat untuk hydrating. Jadi jalan salah pilih saat kamu ingin membeli produk perawatan kulit (skincare), baik yang moisturizing maupun yang hydrating. Ada yang bertanya, tapi bisakah memakai produk perawatan kulit unutk moisturizing dan untuk hydrating digunakan secara bersamaan? 

Produk hydrating dan moisturizing dipakai bersamaan? Bisakah?

Mungkin kamu juga bertanya hal yang sama, apakah bisa dan aman bila produk hydrating dan moisturizing dipakai bersamaan? Jawabannya, bisa. Biarpun berbeda tujuan, konsistensi, dan manfaat, keduanya bisa dipakai bersamaan dan cocok bagi jenis kulit apapun, termasuk kulit berminyak. Pasalnya, karena setiap jenis kulit bisa mengalami masalah kulit kering dan kulit kurang terhidrasi. 

Lagipula, masalah kulit kering dan kulit kurang hidrasi ini berkaitan. Kandungan air pada permukaan kulit bisa ikut menguap bersama dengan minyak alami (sebum) karena faktor lingkungan seperti cuaca yang ekstrim. Ini membuat kulit mengalami dehidrasi. Bila kulit kurang hidrasi, itu akan memperburuk produksi minyak di permukaan kulit sehingga kulit akan menjadi kering. 

Tips:
Bila ingin digunakan secara bersaamaan, kamu bisa melakukannya dengan mengaplikasikan produk hydrating lebih dulu, lalu tunggu sampai kering dan benar-benar meresap. Lalu, bisa gunakan produk moisturizing. Jangan lupa untuk menggunakan yang oil-free serta non-comedogenic (untuk kulit wajah yang berminyak) sehingga tidak menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. 

Setelah tahu bahwa produk hydrating dan moisturizing bisa dipakai secara bersamaan, jadi jangan ragu lagi untuk menerapkannya. Semakin beranjak usia, tentunya kondisi kulit tidak seindah sewaktu masih muda, karena itulah kulit pasti memerlukan banyak perawatan agar seraya bertambahnya usia, kulit masih tetap terhidrasi dan lembab. 

Agar bisa merawat kulitmu lebih baik lagi, kamu harus tahu jenis kulitmu. Apakah kulitmu cenderung kering? Ataukah cenderung berminyak? Dengan mengetahui secara pasti tipe kulitmu, kamu bisa memberikan penanganan dan perawatan yang tepat. Tentunya perawatan kulit (skinare), apapun fungsinya, baik untuk menghidrasi ataupun untuk melembabkan, semuanya harus dilakukan secara rutin dan teratur agar memberikan hasil yang maksimal. 

Kesimpulan

Banyak orang memang bingung soal perbedaan dari produk perawatan kulit yang berfungsi sebagai hydrating dengan produk perawatan kulit (skincare) yang bersifat moisturizing. Memang keduannya mirip dan kondisi yang ditangani pun juga nampak serupa. 

Kalau kamu memiliki kulit yang dehidrasi gunakanlah produk hydrating. Di Indonesia, produk hydrating untuk kulit tubuh biasanya dikemas dalam bentuk aqua lotion, dan dalam bentuk toner atau serum bila untuk kulit wajah. Sedangkan untuk kulit kering, kamu bisa gunakan produk moisturizing atau pelembab. Bila untuk kulit wajah berminyak, gunakan yang oil-free dan non-comedogenic sehingga tidak menyumbat pori-pori dan malah membuat kulit wajah berjerawat dan berkomedo.

Namun bila untuk kulit tubuh, kamu bisa menggunakan body lotion setelah mandi. Jika kulit keringmu termasuk parah atau kamu tinggal di lingkungan yang cuaca dan suhunya ekstrim, kamu bisa menggunakan body butter yang memiliki konsistensi lebih pekat dan kental daripada body lotion.

Bila masih belum cukup, bisa menggunakan kombinasi body lotion dan body butter. Gunakan body lotion dulu setelah mandi dan tunggu sampai kering dan meresap. Setelah itu, baru aplikasikan body butter. Jika masih kering, kamu bisa menemui ahli dermatologis untuk penanganan lebih lanjut. 

Seiring bertambahnya usia, kulit pasti akan kehilangan kelembapan dan kadar air di dalamnya, apalagi bila kamu tinggal di daerah yang memang iklim dan suhunya yang dingin atau kurang kelembapan. Karena itulah, perawatan kulit (skincare), baik untuk menghidrasi ataupun untuk melembabkan, hendaknya dilakukan secara rutin dan dijadikan kebiasaan. Pasalnya, bila kamu berhenti setelah kondisi membaik, kulitmu akan menjadi kering dan dehidrasi lagi. 

Referensi:

  1. https://www.researchgate.net/publication/230893591
  2. https://www.researchgate.net/publication/272175669
  3. https://www.researchgate.net/publication/272175669
  4. https://www.researchgate.net/publication/7498985
  5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3970829/

About the author

Viona Villarica

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.