Toner yang Aman Untuk Remaja: Bebas Alkohol dan Bebas Parfum

T

Katanya, skincare satu ini dapat membuat kulit cerah dan melawan jerawat. Tetapi amankah toner untuk kulit remaja? Toner seperti apa yang bagus untuk remaja? Produk skincare untuk merawat kulit tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi kulit remaja pun perlu untuk dirawat agar tetap sehat. Pada usia remaja, kulit sebenarnya sudah rawan mengalami masalah seperti komedo dan jerawat. Karena pada masa inilah mulai terjadi perubahan hormon pada tubuh yang mempengaruhi produksi minyak pada kulit.

Salah satu bagian dari skincare routine bagi kulit remaja adalah memakai toner. Memilih toner yang tepat untuk kulit remaja sangat penting, karena umumnya saat inilah kulit mengenal toner untuk pertama kali. Berbeda dengan kulit dewasa yang umumnya sudah memiliki banyak pengalaman mencoba beberapa merk produk. Agar perawatan kulitmu lebih optimal, yuk kita simak bagaimana memilih toner yang aman untuk kulit remaja.

Toner Itu Apa, sih?

Mendengar kata toner mungkin yang hal yang pertama kali kamu bayangkan adalah bahwa toner itu salah satu skincare andalannya boyband K-Pop BTS. Jungkook BTS memang mengatakan bahwa toner dan moisturizer adalah skincare harian yang paling penting baginya. Tetapi jangan terburu-buru ikut-ikutan memakai toner sebelum tahu lebih dalam mengenai produk skincare ini.

Toner merupakan produk skincare yang umumnya berbahan dasar air yang dipakai setelah membersihkan wajah, dengan tujuan untuk membersihkan kulit lebih sempurna, dan menyiapkan kondisi kulit untuk memakai produk treatment selanjutnya.

Toner dapat memiliki kandungan bahan aktif yang dikhususkan untuk mengatasi masalah kulit. Jadi, jenis toner yang tepat untuk dipakai adalah yang sesuai dengan masalah kulitmu. Ada toner yang dikhususkan untuk kulit berminyak, untuk kulit kusam, kulit berjerawat, atau kulit yang kering.

Dulu, formulasi toner umumnya mengandung alkohol dalam kadar yang tinggi sehingga dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Namun sekarang banyak formula toner yang lembut dan aman digunakan untuk kulit remaja.

Masalah Kulit pada Remaja

Sebelum kita kupas lebih dalam tentang toner untuk kulit remaja, mari kita simak dulu masalah kulit apa yang umumnya dialami remaja. Masa remaja merupakan masa terjadinya perubahan fisik dan psikis yang signifikan dalam hidup kita. Salah satu perubahan fisik yang terjadi adalah adanya peningkatan hormon dalam tubuh remaja yang menyebabkan kelenjar sebasea memproduksi lebih banyak minyak.

Seorang dermatologis, Dr. Jessica Wu, menjelaskan perubahan kondisi kulit yang dialami remaja. “Perubahan hormonal yang tiba-tiba pada remaja menyebabkan membesarnya kelenjar minyak, sehingga membuat kulit remaja tampak berminyak, pori-pori menjadi besar, dan timbul komedo,” jelasnya.

Sebuah riset menyebutkan bahwa selain karena perubahan hormonal, masalah kulit pada remaja juga dipengaruhi oleh kondisi psikologisnya. Pada studi tersebut ditemukan bahwa remaja yang memiliki masalah kulit umumnya memiliki kondisi stres atau kecemasan yang tinggi. Menurut studi Global Burden of Disease, 85% dari remaja dan dewasa muda berusia 12 hingga 25 tahun mengalami masalah jerawat.

Apakah Kulit Remaja Memerlukan Toner?

Setelah mengetahui lebih dalam tentang kondisi kulit remaja di atas, tentunya kamu setuju ‘kan kalau kulit remaja memerlukan produk perawatan kulit yang dapat mengontrol minyak yang berlebihan. Salah satu cara untuk membantu mengatasi minyak berlebih pada wajah adalah dengan memakai toner.

Apalagi dengan produksi minyak yang tinggi pada kulit, kulit remaja umumnya rawan untuk mengalami jerawat. Memakai toner akan membantu mencegah timbulnya masalah kulit pada remaja. Namun, untuk kulit remaja sebaiknya pilihlah toner yang ringan dan aman bagi kulit.

Manfaat Memakai Toner untuk Kulit Remaja

Mengapa kulit remaja perlu memakai toner? Apakah membersihkan muka dengan pembersih saja tidak cukup? Membersihkan wajah dengan satu langkah memang praktis. Apalagi untuk para remaja yang memiliki banyak aktivitas. Tetapi, dengan menyempatkan 1 menit saja untuk memakai toner, banyak manfaat yang akan kamu dapatkan. Inilah beberapa manfaat toner bagi kulit remaja.

  1. Kulit lebih bersih

“Menjaga kebersihan kulit adalah hal yang paling penting dalam merawat kulit remaja.”

Seorang dermatologis dari Munich, Dr. Timm Golüeke, mengatakan

Kadang membersihkan kulit hanya dengan cleanser saja tidak cukup. Kadang pembersih wajah tidak cukup kuat untuk mengangkat semua minyak dan kotoran yang dapat menyumbat pori. Memakai toner akan membuat kulitmu lebih bersih, karena toner akan mengangkat sisa kotoran dan minyak belum terangkat sempurna setelah membersihkan wajah. Toner juga dapat mengangkat sisa pembersih wajah yang belum terbilas atau belum sempurna dibersihkan. Hasilnya kulit menjadi lebih bersih maksimal, dan bebas dari sisa kotoran yang berpotensi untuk menyumbat pori.

  1. Mengontrol minyak pada wajah

Telah dijelaskan bahwa kulit remaja dapat menjadi lebih berminyak karena adanya perubahan hormonal. Toner umumnya mengandung bahan aktif yang dapat mengontrol kelebihan minyak pada wajah. Dengan memakai toner, minyak yang berlebih pada kulit remaja dapat menjadi berkurang.

  1. Mencegah jerawat

Masalah jerawat lebih banyak dialami oleh remaja jika dibandingkan dengan orang dewasa. Menurut sebuah riset, sebuah database pasien jerawat menunjukkan bahwa 58,7% pasien yang mengalami jerawat berusia 12 hingga 25 tahun. Dalam riset yang lain juga disebutkan bahwa jerawat adalah masalah umum bagi remaja, dan dialami oleh 85% remaja.

Toner dapat mengandung bahan aktif yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya jerawat. Sebuah riset juga menunjukkan bahwa penggunaan toner pada skincare routine kulit berjerawat memberikan hasil yang lebih maksimal pada penyembuhan jerawat. Jadi, memakai toner juga memiliki manfaat untuk mencegah dan mengatasi masalah jerawat pada kulit remaja.

  1. Menyeimbangkan pH kulit

Menyeimbangkan pH kulit artinya mengembalikan pH atau tingkat keasaman kulit pada kondisi alaminya. Mengapa pH kulit harus seimbang? Kulit akan dapat menyerap bahan aktif dengan lebih baik saat berada pada kondisi pH alaminya, yaitu sekitar 4,7. Dengan begitu, serum atau krim yang kamu pakai akan dapat diserap dengan lebih maksimal oleh kulit.

Selain itu, kulit kadang mengalami kenaikan pH setelah dibersihkan dengan cleanser. Apalagi jika cleanser mengandung SLS atau bahan lain yang memiliki pH tinggi. Kondisi pH yang tinggi dapat membuat kulit kering dan sulit menyerap bahan aktif. Dengan memakai toner, kulit akan kembali berada pada kondisi pH alaminya.

  1. Mengecilkan pori-pori

Salah satu masalah umum yang dialami kulit remaja adalah pori-pori kulit yang membesar. Perubahan hormon pada remaja menyebabkan membesarnya kelenjar minyak pada kulit. Kelenjar minyak yang membesar membuat ukuran pori-pori membesar pula. Memakai toner dengan kandungan bahan aktif tertentu dapat membantu mengecilkan ukuran pori kulit, sehingga kulit remaja tampak lebih halus dan minyak wajah lebih terkontrol.

Toner yang Aman Untuk Remaja: Bebas Alkohol

Setelah menyimak berbagai manfaat memakai toner di atas, tentunya sekarang kamu segera ingin mencoba memasukkan toner dalam urutan skincare routine harianmu. Namun, ingatlah untuk hanya menggunakan toner yang aman bagi kulit remaja.

Toner yang aman untuk kulit remaja adalah yang tidak mengandung alkohol, atau yang berlabel ‘alcohol free’. Berikut adalah beberapa kelebihan toner bebas alkohol jika dibandingkan toner yang memiliki kandungan alkohol:

  • Lebih lembut untuk kulit

Alkohol dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Apalagi pada kulit remaja yang baru saja mengenal produk skincare. Toner yang bebas alkohol umumnya menggunakan air sebagai bahan dasarnya, sehingga lebih lembut untuk kulit remaja dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

  • Menghidrasi kulit

Alkohol dapat membuat kulit menjadi kering atau kehilangan kelembaban alaminya. Kulit yang tiba-tiba menjadi kering juga sebaiknya dihindari, karena hal ini akan memicu kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak pada kulit wajah.

Toner yang bebas alkohol tidak akan membuat kulit kering, sebaliknya toner yang bebas alkohol akan menghidrasi atau memberi ‘minum’ pada kulit kita sehingga lebih lembab dan segar.

  • Membersihkan sisa klorin pada wajah

Saat membilas pembersih wajah dengan air kran, sisa klorin dan mineral lainnya yang terdapat dalam air kran dapat menempel pada kulit wajah dan dapat menyebabkan iritasi. Dengan memakai toner berbahan dasar air, klorin yang larut dalam air akan dapat dihilangkan dari kulit wajah.

Selain itu, toner yang bebas alkohol memiliki pH yang seimbang dengan pH alami kulit, sehingga dapat lebih mudah menyeimbangkan pH kulit agar bahan aktif pada skincare dapat diserap dengan lebih optimal.

Toner yang Aman Itu Bebas Pewangi

Memang sih toner yang mengandung parfum atau pewangi itu lebih menarik dan baunya lebih segar. Pewangi memang menjadi salah satu daya tarik yang digunakan produsen toner untuk menarik perhatian konsumen. Tetapi, bahan pewangi atau parfum yang ditambahkan pada toner ternyata dapat menimbulkan iritasi kulit. Proses iritasi ini terjadi pada semua jenis kulit, tidak hanya pada kulit yang super sensitif saja.

Kalau kamu tidak merasakan efek iritasi segera setelah memakai toner, bukan berarti proses iritasi ini tidak terjadi. Iritasi kulit dapat terjadi perlahan-lahan yang akhirnya dapat menimbulkan masalah kulit lainnya, misalnya timbul jerawat karena kulit yang teriritasi mudah mengalami peradangan dan terinfeksi bakteri.

Pewangi dalam toner dapat berupa parfum dari bahan kimia sintetis atau essential oil yang alami. Keduanya sama-sama dapat menimbulkan iritasi pada kulit wajah dan harus dihindari. Contoh pewangi dan minyak esensial yang sebaiknya dihindari untuk dipakai oleh kulit remaja diantaranya citronellol, geraniol, limonene, minyak lemon, lavender oil, bergamot oil, ekstrak mawar, peppermint, cinnamon, dan sebagainya.

Bahan Aktif yang Dicari pada Toner Untuk Kulit Remaja

Selain lembut dan aman, carilah toner yang mengandung bahan aktif yang efektif untuk mengatasi masalah umum kulit remaja seperti komedo, jerawat, dan kulit yang berminyak. Berikut adalah bahan aktif yang baik untuk kulit remaja:

  • Glycolic acid

Toner yang mengandung glycolic acid atau AHA akan dapat membersihkan pori-pori kulit dengan lebih mendalam dan menghilangkan sel kulit mati yang dapat menyebabkan kulit kusam. Glycolic acid dapat mengatasi kotoran dan minyak yang menyumbat pori kulit yang dapat menyebabkan jerawat. Glycolic acid dalam toner umumnya memiliki kadar 2 – 7%.

  • Salicylic acid

Salicylic acid atau BHA merupakan salah satu bahan aktif yang banyak digunakan untuk mengatasi komedo dan jerawat. Salicylic acid dapat menghilangkan minyak dan sel kulit mati pada lapisan terluar kulit, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bersih, serta bebas komedo. Kadar salicylic acid dalam toner umumnya adalah 1 – 2%.

  • Niacinamide

Niacinamide atau vitamin B3 banyak ditambahkan sebagai bahan aktif toner, karena memiliki efek mengecilkan pori-pori, mencerahkan kulit, mengontrol kelebihan minyak pada wajah, dan dapat meredakan peradangan pada jerawat. Niacinamide umumnya terdapat dalam toner dengan kadar 5%.

  • Hyaluronic acid

Salah satu fungsi toner bagi kulit remaja adalah untuk menghidrasi kulit. Hyaluronic acid adalah bahan aktif yang sangat baik untuk membuat kulit tetap terhidrasi. Kulit yang terjaga kelembabannya akan terlihat lebih sehat dan lebih mudah menyerap bahan aktif lainnya.

  • Tea tree oil

Tea tree oil merupakan bahan alami yang tidak hanya aman untuk kulit remaja, tetapi juga memiliki berbagai manfaat. Kegunaan tea tree oil dalam toner diantaranya dapat meredakan iritasi atau peradangan, dan memiliki efek anti bakteri sehingga baik digunakan untuk mencegah dan mengatasi jerawat.

Cara Menggunakan Toner Untuk Kulit Remaja

Awali skincare routine harianmu dengan memakai pembersih yang lembut bagi kulit dan memiliki pH yang seimbang. Basahi kapas dengan toner, lalu oleskan sambil ditepuk lembut pada kulit yang telah bersih dan kering. Lanjutkan dengan memakai moisturizer dan produk perawatan lainnya seperti serum atau obat jerawat. Toner digunakan dua kali setiap hari pada pagi dan malam hari. Jangan lupa untuk selalu memakai sunscreen minimal SPF 30 pada pagi atau siang hari. 

Kesimpulan

Kulit remaja mungkin belum berpengalaman dalam memakai toner seperti halnya kulit dewasa. Tetapi kulit remaja lebih rawan terhadap masalah kulit seperti minyak berlebih, komedo, dan jerawat yang disebabkan oleh perubahan hormonal dan perkembangan psikologis. Karena itu kulit remaja juga memerlukan toner dalam skincare routine setiap hari.

Untuk kulit remaja pastikan memakai produk toner yang lembut, bebas alkohol, dan bebas pewangi atau parfum. Carilah toner yang mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi komedo dan jerawat serta mengontrol minyak seperti glycolic acid, salicylic acid, niacinamide, hyaluronic acid, dan tea tree oil.

Referensi:

  1. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/ced.14021
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5788264/
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5221538/
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5903042/

About the author

Tuty Alawiyah (BS Chemistry)

Add comment

Tentang Minimalist

Minimalist adalah satu tempat untuk menemukan semua informasi yang jelas, singkat, dan tidak memihak tentang solusi perawatan kecantikan kulit dan rambut yang perlu Anda ketahui.